Menu

Mode Gelap
Pangandaran Berduka, Cawabup 2024 Dikabarkan Meninggal Dunia Pemotor RX KING Asal Cilacap Nyaris Jadi Korban Pembacokan di Pangandaran, Sempat Ditangkis Saat Diserang Rakor dan Evaluasi SPPG  di Pangandaran, BGN: Jurnalis Tak Boleh Meliput BUMDes Masawah Soroti Krisis Sampah di Pantai Madasari, Desak Pemkab Pangandaran Bertindak Tegas Overload, Truk Bermuatan Kayu di Pangandaran Terguling Kecelakaan Mobil Wisatawan asal Tasikmalaya di Pangandaran, 1 Orang MD dan 17 Luka-Luka

Daerah

Kunjungi Rumah Zaki, Komisi IV DPRD Pangandaran Berikan Bantuan dan Dengar Keluhannya 

badge-check


					Poto: Komisi IV DPRD Pangandaran Husni Mubarak sedang mendengarkan keluhan-keluhan Zaki Perbesar

Poto: Komisi IV DPRD Pangandaran Husni Mubarak sedang mendengarkan keluhan-keluhan Zaki

Pangandaran,LENSAPriangan.com -Bantuan sosial terus mengalir kepada Zaki anak penderita hirschsprung disease yang kerap di bully oleh teman-temannya karena penyakit yang dideritanya Minggu, (12/1/2025).

Beragam bantuan yang Zaki terima mulai bantuan materi hingga non materi dari pemerintah setempat maupun luar daerah.

Kali ini, kunjungan datangnya dari komisi IV Anggota DPRD Pangandaran Husni Mubarak. ia menyalurkan bantuan untuk meringankan beban keluarga Zaki.

Disana, Husni pun mengucapkan terimakasih kepada pemerintah daerah maupun luar daerah yang telah membantu Zaki.

 

Kemudian dia melakukan bincang-bincang dengan keluarga Zaki, dia mendengarkan apa yang menjadi keluhan keluarga Zaki selama ini.

Dalam keluhannya, Husni menyoroti soal faskes kesehatan BPJS milik Zaki, pasalnya faskes BPJS milik Zaki berlokasi di luar wilayah.

 

Hal tersebut menurut anggota DPRD yang membidangi kesehatan itu merasa prihatin, mengingat kondisi Zaki yang membutuhkan pelayanan medis secara intensif.

“Ya, seharusnya di puskesmas Sindangwangi, karena kan lebih dekat dengan rumahnya. Apalagi adek Zaki butuh pelayanan yang cepat,” kata Husni kepada.

 

Meski demikian, Husni pun tak menampik dengan alasan keluarga Zaki yang memilih faskes kesehatan di luar wilayah. Sebab, di puskesmas Sindangwangi belum ada rawat inap.

“Memang sih di sini (puskesmas Sindangwangi) belum ada rawat inap,” ujarnya.

 

Menyikapi masalah tersebut, Husni mengaku akan mendorong puskesmas Sindangwangi menjadikan puskesmas rawat inap.

“Insya Alloh saya akan berusaha mengupgrade status puskesmas Sindangwangi menjadi rawat inap. Karena kalau di lihat dari infrastruktur sudah mumpuni. Dan di wilayah Padaherang pun sangat padat penduduk. Jadi memang butuh ada 2 puskesmas yang bisa rawat inap,” katanya.

 

“Minta doa-nya saja kepada masyarakat, mudah-mudahan ikhtiar saya bisa mewujudkan apa yang menjadi keinginan masyarakat,” ungkapnya. (art)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Momen Perpisahan Sekda Kusdiana, Disdikpora Pangandaran Datang Koboy Lengkap dengan Kudanya

6 Mei 2026 - 10:23 WIB

Purna Tugas, Kominfo Pangandaran Siarkan Langsung Perpisahan Sekda Kusdiana

6 Mei 2026 - 10:01 WIB

IJTI: Jangan Korbankan Jurnalis, Selamatkan Pilar Keempat Demokrasi

2 Mei 2026 - 18:04 WIB

Lapas Kelas IIB Ciamis Dorong Kreativitas Warga Binaan Lewat Pojok Musik

30 April 2026 - 20:48 WIB

Baksos Anggota DPR Ida Nurlaela Bersama Hesti Mulyati Bangun Kembali Rumah Terdampak Bencana di Pangandaran

30 April 2026 - 18:27 WIB

Trending di Daerah