Menu

Mode Gelap
JPKP Dorong BBWS Citanduy Segera Tangani Banjir yang Rendam 700 Hektare Sawah di Pangandaran ASN Kemensos di Kabupaten Pangandaran Dorong Digitalisasi Bansos Lewat Agen Perlinsos Razia Gabungan Pajak Kendaraan di Pangandaran Musim Kemarau Jadi Berkah, Pengrajin Layangan Sawangan di Pangandaran Kebanjiran Order Festival & Expo KKN Berakhir, 30 Desa di Pangandaran-Tasikmalaya Pamer Karya Seni dan UMKM Diduga Akibat Faktor Ekonomi, Ibu Muda di Pangandaran Dipukul Suami Pakai Palu

Daerah

Kunjungi Rumah Zaki, Komisi IV DPRD Pangandaran Berikan Bantuan dan Dengar Keluhannya 

badge-check


					Poto: Komisi IV DPRD Pangandaran Husni Mubarak sedang mendengarkan keluhan-keluhan Zaki Perbesar

Poto: Komisi IV DPRD Pangandaran Husni Mubarak sedang mendengarkan keluhan-keluhan Zaki

Pangandaran,LENSAPriangan.com -Bantuan sosial terus mengalir kepada Zaki anak penderita hirschsprung disease yang kerap di bully oleh teman-temannya karena penyakit yang dideritanya Minggu, (12/1/2025).

Beragam bantuan yang Zaki terima mulai bantuan materi hingga non materi dari pemerintah setempat maupun luar daerah.

Kali ini, kunjungan datangnya dari komisi IV Anggota DPRD Pangandaran Husni Mubarak. ia menyalurkan bantuan untuk meringankan beban keluarga Zaki.

Disana, Husni pun mengucapkan terimakasih kepada pemerintah daerah maupun luar daerah yang telah membantu Zaki.

 

Kemudian dia melakukan bincang-bincang dengan keluarga Zaki, dia mendengarkan apa yang menjadi keluhan keluarga Zaki selama ini.

Dalam keluhannya, Husni menyoroti soal faskes kesehatan BPJS milik Zaki, pasalnya faskes BPJS milik Zaki berlokasi di luar wilayah.

 

Hal tersebut menurut anggota DPRD yang membidangi kesehatan itu merasa prihatin, mengingat kondisi Zaki yang membutuhkan pelayanan medis secara intensif.

“Ya, seharusnya di puskesmas Sindangwangi, karena kan lebih dekat dengan rumahnya. Apalagi adek Zaki butuh pelayanan yang cepat,” kata Husni kepada.

 

Meski demikian, Husni pun tak menampik dengan alasan keluarga Zaki yang memilih faskes kesehatan di luar wilayah. Sebab, di puskesmas Sindangwangi belum ada rawat inap.

“Memang sih di sini (puskesmas Sindangwangi) belum ada rawat inap,” ujarnya.

 

Menyikapi masalah tersebut, Husni mengaku akan mendorong puskesmas Sindangwangi menjadikan puskesmas rawat inap.

“Insya Alloh saya akan berusaha mengupgrade status puskesmas Sindangwangi menjadi rawat inap. Karena kalau di lihat dari infrastruktur sudah mumpuni. Dan di wilayah Padaherang pun sangat padat penduduk. Jadi memang butuh ada 2 puskesmas yang bisa rawat inap,” katanya.

 

“Minta doa-nya saja kepada masyarakat, mudah-mudahan ikhtiar saya bisa mewujudkan apa yang menjadi keinginan masyarakat,” ungkapnya. (art)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Doa dan Lilin di Pantai Pangandaran, Solidaritas Jurnalis untuk Lima Rekan yang Hilang di Anak Krakatau

21 September 2026 - 10:22 WIB

Pemdes Limusgede Gelar Pendidikan Jurnalistik, Tingkatkan SDM Perangkat dan Lembaga 

19 September 2026 - 15:34 WIB

Harhubnas 2026 di Nusawiru, Pemkot Banjar Dorong Transportasi yang Mudahkan Mobilitas Warga

19 September 2026 - 15:12 WIB

JPKP Dorong BBWS Citanduy Segera Tangani Banjir yang Rendam 700 Hektare Sawah di Pangandaran

19 September 2026 - 10:55 WIB

ASN Kemensos di Kabupaten Pangandaran Dorong Digitalisasi Bansos Lewat Agen Perlinsos

17 September 2026 - 18:39 WIB

Trending di Daerah