Menu

Mode Gelap
JPKP Dorong BBWS Citanduy Segera Tangani Banjir yang Rendam 700 Hektare Sawah di Pangandaran ASN Kemensos di Kabupaten Pangandaran Dorong Digitalisasi Bansos Lewat Agen Perlinsos Razia Gabungan Pajak Kendaraan di Pangandaran Musim Kemarau Jadi Berkah, Pengrajin Layangan Sawangan di Pangandaran Kebanjiran Order Festival & Expo KKN Berakhir, 30 Desa di Pangandaran-Tasikmalaya Pamer Karya Seni dan UMKM Diduga Akibat Faktor Ekonomi, Ibu Muda di Pangandaran Dipukul Suami Pakai Palu

Headline

Bikin Takut Masyarakat, Pemda Pangandaran Bentuk Satgas Pemberantasan Premanisme

badge-check


					Bikin Takut Masyarakat, Pemda Pangandaran Bentuk Satgas Pemberantasan Premanisme Perbesar

LENSAPRIANGAN.COM – Brantas praktek premanisme, Pemda Kabupaten Pangandaran menggelar apel kesiapsiagaan pemberantasan premanisme di halaman pendopo Bupati di Parigi, Kamis (27/3/2025).

Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami menyatakan, bahwa pembangunan tidak bisa berjalan dengan baik tanpa kondisi aman dan stabil.

Keamanan ini adalah syarat utama agar masyarakat bisa beraktivitas dengan tenang dan roda perekonomian pun bisa berputar dengan lancar.

“Tentu, premanisme adalah ancaman serius terhadap aktivitas masyarakat,” kata Citra dalam sambutannya.

Premanisme tidak hanya menimbulkan rasa takut dan gelisah masyarakat, tapi juga menyebabkan tingginya biaya sosial dan ekonomi.

Akibat praktek premanisme, kenyamanan masyarakat terganggu, ekonomi melemah, dan tatanan kehidupan sosial masyarakat juga ikut gelisah.

“Untuk itu, melalui apel kesiapsiagaan ini saya ingin menegaskan bahwa kita semua, saya sebagai pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat harus bersatu serta bergerak bersama dalam mencegah dan memberantas premanisme di Kabupaten Pangandaran,” ungkapnya.

Jelang Lebaran, Dinkes Pangandaran Cek Kesehatan Pengemudi dan Kondektur

Tentu, terkait hal ini ada beberapa langkah yang harus dilakukan yakni, memperkuat koordinasi dengan tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh masyarakat.

“Kita juga harus meningkatkan kerjasama yang solid dengan aparat kepolisian dan unsur lainnya,” paparnya.

Kemudian yang tidak kalah penting, harus memberikan pemahaman yang benar kepada masyarakat agar tidak takut dan harus berani melapor jika melihat praktek premanisme.

Berkah Ramadhan, Majelis Ngopi Desa Tunggilis Pangandaran Gelar Baksos

Dia pun mengimbau kepada kepala SKPD dan ASN di Kabupaten Pangandaran agar tidak takut kepada premanisme.

“Jangan takut, kita punya kewajiban menjaga keamanan, kenyamanan, dan ketertiban di lingkungan kita. Mari kita bahu membahu menjadikan Pangandaran sebagai daerah aman, damai, dan layak untuk dihuni serta dikunjungi,” ungkap Citra.

Menikmati Ikan Bakar Cobek Honje di Saung Lesehan Agus Kucir Pangandaran

Kapolres Pangandaran AKBP Mujianto menyampaikan, Satgas pemberantasan premanisme ini harus koordinasi dengan Pemda dan stakeholder terkait.

“Tentunya dengan adanya Satgas ini, kita berkomitmen bersama memberantas tindakan – tindakan yang mengarah ke premanisme,” tegasnya. [®]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Doa dan Lilin di Pantai Pangandaran, Solidaritas Jurnalis untuk Lima Rekan yang Hilang di Anak Krakatau

21 September 2026 - 10:22 WIB

Pemdes Limusgede Gelar Pendidikan Jurnalistik, Tingkatkan SDM Perangkat dan Lembaga 

19 September 2026 - 15:34 WIB

Harhubnas 2026 di Nusawiru, Pemkot Banjar Dorong Transportasi yang Mudahkan Mobilitas Warga

19 September 2026 - 15:12 WIB

JPKP Dorong BBWS Citanduy Segera Tangani Banjir yang Rendam 700 Hektare Sawah di Pangandaran

19 September 2026 - 10:55 WIB

ASN Kemensos di Kabupaten Pangandaran Dorong Digitalisasi Bansos Lewat Agen Perlinsos

17 September 2026 - 18:39 WIB

Trending di Daerah