Menu

Mode Gelap
Bersama Polisi Militer, Mutiara Sunah Padaherang Bagikan Ribuan Takjil, 1.045 Al-Qur’an, dan 2.000 Nasi Box Ramadan 2026, IJTI Galuh Raya Kembali Gelar Program IJTI Berbagi, Salurkan Bansos bagi Jompo dan Anak Yatim di Ciamis dan Pangandaran Angin Kencang Terjang Padaherang, Warung Didi Ambruk dan Rugi Rp 10 Juta KUA Cimerak Pangandaran Gencarkan Edukasi Keagamaan di Bulan Ramadan 2026 Pelaksanaan Program MBG di Pangandaran Disorot, Mulai Kualitas dan Nominal Anggaran Menu Tak Sesuai Harapan saat Ramadan 2026, Menu MBG di Pangandaran Diprotes Warga

Headline

Bikin Takut Masyarakat, Pemda Pangandaran Bentuk Satgas Pemberantasan Premanisme

badge-check


					Bikin Takut Masyarakat, Pemda Pangandaran Bentuk Satgas Pemberantasan Premanisme Perbesar

LENSAPRIANGAN.COM – Brantas praktek premanisme, Pemda Kabupaten Pangandaran menggelar apel kesiapsiagaan pemberantasan premanisme di halaman pendopo Bupati di Parigi, Kamis (27/3/2025).

Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami menyatakan, bahwa pembangunan tidak bisa berjalan dengan baik tanpa kondisi aman dan stabil.

Keamanan ini adalah syarat utama agar masyarakat bisa beraktivitas dengan tenang dan roda perekonomian pun bisa berputar dengan lancar.

“Tentu, premanisme adalah ancaman serius terhadap aktivitas masyarakat,” kata Citra dalam sambutannya.

Premanisme tidak hanya menimbulkan rasa takut dan gelisah masyarakat, tapi juga menyebabkan tingginya biaya sosial dan ekonomi.

Akibat praktek premanisme, kenyamanan masyarakat terganggu, ekonomi melemah, dan tatanan kehidupan sosial masyarakat juga ikut gelisah.

“Untuk itu, melalui apel kesiapsiagaan ini saya ingin menegaskan bahwa kita semua, saya sebagai pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat harus bersatu serta bergerak bersama dalam mencegah dan memberantas premanisme di Kabupaten Pangandaran,” ungkapnya.

Jelang Lebaran, Dinkes Pangandaran Cek Kesehatan Pengemudi dan Kondektur

Tentu, terkait hal ini ada beberapa langkah yang harus dilakukan yakni, memperkuat koordinasi dengan tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh masyarakat.

“Kita juga harus meningkatkan kerjasama yang solid dengan aparat kepolisian dan unsur lainnya,” paparnya.

Kemudian yang tidak kalah penting, harus memberikan pemahaman yang benar kepada masyarakat agar tidak takut dan harus berani melapor jika melihat praktek premanisme.

Berkah Ramadhan, Majelis Ngopi Desa Tunggilis Pangandaran Gelar Baksos

Dia pun mengimbau kepada kepala SKPD dan ASN di Kabupaten Pangandaran agar tidak takut kepada premanisme.

“Jangan takut, kita punya kewajiban menjaga keamanan, kenyamanan, dan ketertiban di lingkungan kita. Mari kita bahu membahu menjadikan Pangandaran sebagai daerah aman, damai, dan layak untuk dihuni serta dikunjungi,” ungkap Citra.

Menikmati Ikan Bakar Cobek Honje di Saung Lesehan Agus Kucir Pangandaran

Kapolres Pangandaran AKBP Mujianto menyampaikan, Satgas pemberantasan premanisme ini harus koordinasi dengan Pemda dan stakeholder terkait.

“Tentunya dengan adanya Satgas ini, kita berkomitmen bersama memberantas tindakan – tindakan yang mengarah ke premanisme,” tegasnya. [®]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sedih! Mau Lebaran, Sepeda Motor Milik Paijan di Pangandaran Diambil Orang

18 Maret 2026 - 15:46 WIB

Coko Run 100 Meter Meriahkan Malam di Banjar, Polres Dorong Energi Positif Generasi Muda

18 Maret 2026 - 11:39 WIB

Kapolres Cek Pospam Operasi Ketupat Lodaya 2026, di Jalur Wisata Pangandaran

17 Maret 2026 - 14:11 WIB

Antisipasi Lonjakan Wisatawan Lebaran 2026, Pemkab Pangandaran Siapkan 12 Shuttle Gratis 

17 Maret 2026 - 13:49 WIB

Ram Cek Jelang Lebaran, Petugas Gabungan Periksa Bus Umum di Terminal Pangandaran

16 Maret 2026 - 21:22 WIB

Trending di Daerah