Menu

Mode Gelap
Pangandaran Berduka, Cawabup 2024 Dikabarkan Meninggal Dunia Pemotor RX KING Asal Cilacap Nyaris Jadi Korban Pembacokan di Pangandaran, Sempat Ditangkis Saat Diserang Rakor dan Evaluasi SPPGĀ  di Pangandaran, BGN: Jurnalis Tak Boleh Meliput BUMDes Masawah Soroti Krisis Sampah di Pantai Madasari, Desak Pemkab Pangandaran Bertindak Tegas Overload, Truk Bermuatan Kayu di Pangandaran Terguling Kecelakaan Mobil Wisatawan asal Tasikmalaya di Pangandaran, 1 Orang MD dan 17 Luka-Luka

Bisnis

Saat Barang Langka, Harga Kelapa Tua di Pangandaran Melesat

badge-check


					Saat Barang Langka, Harga Kelapa Tua di Pangandaran Melesat Perbesar

LENSAPRIANGAN.COM – Saat ini, harga kelapa tua di Kabupaten Pangandaran masih meroket. Di para petani harga buah kelapa tua mencapai di harga Rp 7000 per butir.

Hal itu disampaikanĀ  sejumlah petani kebun di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Petani di Kecamatan Parigi, Hendra (40) menyebut, harga kelapa tua sekarang jauh berbeda dari sebelumnya.

“Sekarang, kalau kita punya 100 butir saja bisa dapat uang sekitar Rp 700 ribu. Kan, harganya sudah Rp 7000 per butir,” katanya, Kamis (15/5/2025).

Harga kelapa tua sekarang mengalami kenaikan yang cukup signifikan ini dibandingkan dengan tahun 2024 lalu.

“Kalau tahun kemarin paling tinggi itu di harga Rp 3 ribu per butir. Sekarang, harganya sudah dua kali lipat,” ungkap Hendra.

Bahkan, bulan April 2025 kemarin harga kelapa tua sempat menyentuh harga hingga Rp 8 ribu per butir.

Tentu, harga itu menjadi rekor tertinggi bagi petani di Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran.

Meskipun harga tinggi, kini keberadaan buah kelapa tua di kebun mengalami kelangkaan. Biasanya memanen 1000 butir, sekarang paling banyak dapat sekitar 600 butir.

“Jadi ketika harga tinggi, buah kelapa di kebun malah berkurang. Ya, mungkin harus dipupuk lagi,” jelasnya.

Bakul kelapa di Pangandaran, Sahidin mengaku, membeli buah kelapa tua hasil dari petani lokal di Pangandaran.

“Kita beli kelapa tua dari Pangandaran dan dijual ke luar daerah. Tapi, sekarang buahnya langka,” tegasnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Penguatan Kapasitas, KPID Jabar Gelar Pelatihan Khusus Jurnalis di Priangan Timur

23 April 2026 - 07:41 WIB

Disdikpora Pangandaran Evaluasi Program Pendidikan Karakter Melesat, Salat Jumat Tunggu Fatwa MUI

21 April 2026 - 12:09 WIB

Pangandaran Berduka, Cawabup 2024 Dikabarkan Meninggal Dunia

18 April 2026 - 16:50 WIB

Muscab PKB di Pangandaran, Siap Hijaukan Bumi Pesisir

18 April 2026 - 14:15 WIB

Nasib Sahril Belasan Tahun Menderita Penyakit Jantung, Disdikpora Pangandaran Beri Semangat

18 April 2026 - 10:37 WIB

Trending di Daerah