Menu

Mode Gelap
Bersama Polisi Militer, Mutiara Sunah Padaherang Bagikan Ribuan Takjil, 1.045 Al-Qur’an, dan 2.000 Nasi Box Ramadan 2026, IJTI Galuh Raya Kembali Gelar Program IJTI Berbagi, Salurkan Bansos bagi Jompo dan Anak Yatim di Ciamis dan Pangandaran Angin Kencang Terjang Padaherang, Warung Didi Ambruk dan Rugi Rp 10 Juta KUA Cimerak Pangandaran Gencarkan Edukasi Keagamaan di Bulan Ramadan 2026 Pelaksanaan Program MBG di Pangandaran Disorot, Mulai Kualitas dan Nominal Anggaran Menu Tak Sesuai Harapan saat Ramadan 2026, Menu MBG di Pangandaran Diprotes Warga

Headline

Eks Bupati Dua Periode Minta Masyarakat Pangandaran Jaga Kondusifitas Daerah

badge-check


					Eks Bupati Dua Periode Minta Masyarakat Pangandaran Jaga Kondusifitas Daerah Perbesar

LENSAPANGANDARAN.COM – Bupati Pangandaran pertama yang sempat menjabat dua periode, Jeje Wiradinata, meminta masyarakat untuk menjaga kondusifitas dan stabilitas keamanan di daerah, khususnya di tengah meningkatnya aksi unjuk rasa di sejumlah wilayah.

Jeje, yang kini menjabat sebagai Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Pangandaran, menyoroti adanya demonstrasi yang kerap berujung pada tindakan anarkis, seperti perusakan fasilitas umum dan ruang publik.

“Dalam demokrasi, penyampaian aspirasi dijamin oleh undang-undang. Namun, aspirasi sekecil apapun harus disampaikan dengan cara yang santun dan tetap menjaga ketertiban,” katanya, Minggu (31/8/2025).

Menurutnya, dinamika politik dan sosial yang berkembang saat ini yakni bentuk keinginan masyarakat untuk melihat adanya perbaikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Namun, Ia menekankan agar aksi unjuk rasa maupun demonstrasi itu tidak melampaui batas dan merugikan kepentingan umum.

“Saya melihat ada dinamika yang kebablasan. Ini yang sangat disayangkan,” ungkap Jeje.

Sementara di Pangandaran sendiri, adalah satu daerah yang terkenal dengan tempat wisata dan tentu sangat bergantung pada kenyamanan dan keamanan pengunjung.

“Untuk itu, saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga citra Pangandaran sebagai destinasi wisata yang aman dan nyaman, baik untuk wisatawan lokal maupun mancanegara,” ucap Jeje.

Meskipun demikian, kata Jeje, siapapun yang ingin menyampaikan aspirasi, itu dipersilakan, tapi harus memperhatikan kondisi Pangandaran sebagai kawasan wisata.

“Jangan sampai aksi yang dilakukan merusak ketertiban umum,” tegasnya.

Ia pun menekankan pentingnya persatuan masyarakat untuk menjaga Pangandaran untuk tetap aman dan kondusif.

“Kita hormati yang menyampaikan aspirasi, tapi kita juga harus tangkal segala bentuk anarkisme. Ini saatnya kita bersatu demi Pangandaran yang lebih baik,” ungkapnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sedih! Mau Lebaran, Sepeda Motor Milik Paijan di Pangandaran Diambil Orang

18 Maret 2026 - 15:46 WIB

Coko Run 100 Meter Meriahkan Malam di Banjar, Polres Dorong Energi Positif Generasi Muda

18 Maret 2026 - 11:39 WIB

Kapolres Cek Pospam Operasi Ketupat Lodaya 2026, di Jalur Wisata Pangandaran

17 Maret 2026 - 14:11 WIB

Antisipasi Lonjakan Wisatawan Lebaran 2026, Pemkab Pangandaran Siapkan 12 Shuttle Gratis 

17 Maret 2026 - 13:49 WIB

Ram Cek Jelang Lebaran, Petugas Gabungan Periksa Bus Umum di Terminal Pangandaran

16 Maret 2026 - 21:22 WIB

Trending di Daerah