Menu

Mode Gelap
Polemik Menjual BBM Eceran di Warung, Antara Kebutuhan dan Pelanggaran Aturan Antusiasme Pemuda Menguatkan Aksi Iklim Lewat RYCAM Short Video Contest 2025 Perjalanan Khoenunisa Bantu Nenek Jualan Sate Totok di SDN 2 Kalipucang Pangandaran Casabadia Villas & Hotel Pangandaran by Horison Hadirkan Konsep Villa dan Hotel Tropical Lifestyle Budidaya Lobster Modern di Pangandaran Bangkit, Indonesia Berpeluang Kuasai Pasar Global Korban Banjir di Maruyungsari Pangandaran Alami Gejala Sakit, Puskesmas Padaherang Turun ke Lapangan

Daerah

Sudah Satu Semester, Pelajar SMPN 1 Padaherang Pangandaran Masih Menanti MBG 

badge-check


					Sudah Satu Semester, Pelajar SMPN 1 Padaherang Pangandaran Masih Menanti MBG  Perbesar

LENSAPRIANGAN.COM – Sudah satu semester berlalu, ratusan pelajar SMP Negeri 1 Padaherang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat menanti hidangan Makan Bergizi Gratis (MBG).

Hingga kini, mereka belum juga merasakan manfaat program yang sebelumnya sempat dijanjikan akan berjalan sejak awal tahun pelajaran.

Kepala SMP Negeri 1 Padaherang, Nurul Badri, M.Pd, menyampaikan, wacana pelaksanaan MBG sebenarnya sudah disampaikan kepada siswa sejak awal tahun ajaran, tepatnya pada Juli 2025.

Bahkan, pihak sekolah pun sudah menyampaikan bahwa kerja sama atau nota kesepahaman (MoU) sudah dilakukan.

“Wacananya dulu di awal tahun pelajaran, bulan Juli 2025, MBG sudah mulai berjalan. Itu sudah saya sampaikan ke anak-anak, bahkan saya bilang kita sudah MoU,” katanya, Senin (26/1/2026).

Keterlambatan pendistribusian MBG disebabkan oleh beberapa kendala teknis. Satu di antaranya, pengaturan penerima manfaat.

Termasuk keterbatasan jumlah dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Kecamatan Padaherang.

“Awalnya dapur MBG di Padaherang baru ada dua. Sekarang sudah ada tiga dapur atau SPPG MBG. Bahkan akan bertambah lagi, ada dapur baru yang rencananya buka di Desa Sindangwangi dan Desa Maruyungsari,” ungkap Nurul.

Selama MBG belum terealisasi, memang banyak pertanyaan dari para siswa dan pertanyaan itu terus bermunculan.

Hampir setiap waktu, pihak sekolah harus menjelaskan ulang alasan keterlambatan program tersebut.

“Karena dulu saya sudah menyampaikan ke anak-anak, jadi ya mereka terus bertanya. Apalagi sudah satu semester belum ada MBG. Sedangkan dapur yang dulu ditunjuk memang belum siap,” ungkapnya.

Meskipun demikian, Nurul mengaku bersyukur karena saat ini sudah ada kepastian soal pendistribusian MBG.

Dan SPPG Kedungwuluh akan segera mendistribusikan MBG ke SMP Negeri 1 Padaherang. Sedikitnya, 821 siswa siswi di sekolah itu akan menjadi penerima manfaat.

“Setelah menerima MBG, mudah-mudahan anak-anak jadi lebih semangat belajar,” kata Nurul. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Polemik Menjual BBM Eceran di Warung, Antara Kebutuhan dan Pelanggaran Aturan

3 Februari 2026 - 20:31 WIB

Antusiasme Pemuda Menguatkan Aksi Iklim Lewat RYCAM Short Video Contest 2025

3 Februari 2026 - 15:26 WIB

Bau Menyengat, PHRI Bantah Limbah di Pantai Pangandaran dari Hotel

3 Februari 2026 - 12:49 WIB

Polres Banjar Gelar Apel Pasukan Operasi Keselamatan Lodaya 2026, Wujudkan Lalu Lintas Tertib

2 Februari 2026 - 20:34 WIB

Perjalanan Khoenunisa Bantu Nenek Jualan Sate Totok di SDN 2 Kalipucang Pangandaran

2 Februari 2026 - 12:36 WIB

Trending di Bisnis