Menu

Mode Gelap
Ribuan Warga Meriahkan Jalan Sehat Bulan Bung Karno 2026 di Pangandaran, Edukasi Pancasila hingga Doorprize Rp 60 Juta Big Mike Fighting Series Guncang Pangandaran, Ajang Tinju Siap Lahirkan Petarung Muda  Tebar Hewan Kurban, Ratusan Kambing Dibagikan ke Sejumlah DKM di Kabupaten Pangandaran  Pangandaran Berduka, Cawabup 2024 Dikabarkan Meninggal Dunia Pemotor RX KING Asal Cilacap Nyaris Jadi Korban Pembacokan di Pangandaran, Sempat Ditangkis Saat Diserang Rakor dan Evaluasi SPPG  di Pangandaran, BGN: Jurnalis Tak Boleh Meliput

Bisnis

Antusiasme Pemuda Menguatkan Aksi Iklim Lewat RYCAM Short Video Contest 2025

badge-check


					Antusiasme Pemuda Menguatkan Aksi Iklim Lewat RYCAM Short Video Contest 2025 Perbesar

LENSAPRIANGAN.COM – Generasi muda dari berbagai wilayah di Indonesia menunjukkan komitmen kuat terhadap isu perubahan iklim melalui RYCAM Short Video Contest 2025.

Kompetisi yang diinisiasi oleh Rural Youth Climate Action Movement (RYCAM) ini mengusung tema Youth for Climate Action: Muda, Beraksi untuk Masa Depan Iklim dan menjadi ruang partisipatif bagi pemuda untuk menyuarakan dampak perubahan iklim melalui medium video pendek.

Kompetisi ini mendapat sambutan yang sangat positif dengan total 105 peserta, terdiri dari 80 peserta dari wilayah Indonesia Barat dan 25 peserta dari wilayah Indonesia Timur.

Tingginya partisipasi itu mencerminkan meningkatnya kesadaran pemuda terhadap krisis iklim serta peran strategis mereka sebagai agen perubahan, baik di tingkat lokal maupun nasional.

Melalui pendekatan visual dan narasi kreatif, para peserta mengangkat beragam isu yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Mulai dari ketahanan pangan, pengelolaan sampah, praktik pertanian ramah iklim, hingga aksi-aksi sederhana yang dapat dilakukan pemuda untuk menekan emisi gas rumah kaca.

Fokus isu tersebut selaras dengan sektor pertanian, kehutanan, dan peternakan yang memiliki kontribusi signifikan terhadap emisi.

Project Lead Jaringan Masyarakat Tani Indonesia (JAMTANI), Kustiwa, menyebut bahwa antusiasme peserta menunjukkan besarnya potensi pemuda, khususnya di pedesaan, dalam mendorong perubahan nyata.

“RYCAM Short Video Contest 2025 membuktikan bahwa pemuda memiliki kepedulian dan kapasitas besar untuk berbicara tentang isu iklim melalui cara yang kreatif dan membumi.”

“Video-video yang dihasilkan tidak hanya menyuarakan masalah, tetapi juga menghadirkan harapan dan solusi nyata dari tingkat lokal,” ujarnya, Selasa (3/2/2026).

Hal senada disampaikan oleh Tandu Ramba, Project Lead Motivator Pembangunan Masyarakat (MPM) Toraja.

Menurutnya, kompetisi ini menjadi ruang belajar sekaligus ruang aksi bagi generasi muda.

“Melalui kompetisi ini, pemuda diajak memahami perubahan iklim dari konteks kehidupan mereka sendiri. Dengan pendekatan visual dan cerita yang kuat, pesan iklim diharapkan dapat menjangkau masyarakat luas dan mendorong aksi kolektif yang berkelanjutan,” kata Tandu.

Berdasarkan proses penjurian independen dan tertutup oleh dewan juri yang terdiri dari videografer profesional, influencer media sosial, serta tim internal RYCAM, terpilih para pemenang utama RYCAM Short Video Contest 2025.

Untuk wilayah Indonesia Timur, pemenang utama diraih oleh:

Akbar Fernando Ndabung yaitu, Pilah dan Olah Supaya Climate Change Tidak Semakin Parah.

Anugra Putri Ramdani yaitu, Ketika Iklim Mengubah Pangan: Saatnya Generasi Muda Bergerak.

Muh. Sabir yaitu, Dari Sampah Makanan Menuju Pahlawan Iklim.

Sementara itu, dari wilayah Indonesia Barat, pemenang utama diraih oleh Yahya Nur Rohman dengan Petani Muda Beraksi Lewat Langkah Kecil Lawan Perubahan Iklim.

Ultra Green Team dengan Generasi Muda untuk Pertanian dan Iklim. Arya Seta Yudayana dengan Menanam Harapan di Langit Jakarta.

Selain pemenang utama, RYCAM juga memberikan apresiasi melalui kategori Best Visual, Best Narrative, dan Best Concept.

Untuk wilayah Timur, Best Visual diraih M. Faqih Azmi Risay (Bumi Bukan Keranjang Sampah Raksasa), Best Narrative oleh Deyucreative (Sampah, Polusi, Solusi), dan Best Concept oleh Angel, Lian, dan Ina (Mengapa Aku Kembali ke Tanah).

Di wilayah Barat, Best Visual diraih Ihsan & Fahri (Satu Langkah Kecil), Best Narrative oleh Tim Rawid (Pertanian Organik: Praktik Baik untuk Solusi Perubahan Iklim), serta Best Concept oleh Aditia Pratama (Asap yang Tak Kami Nyalakan).

RYCAM juga menetapkan pemenang favorit berdasarkan jumlah likes terbanyak di unggahan Reels Instagram.

Dari wilayah Timur, pemenang favorit adalah Rifki Amanda (Sistem yang Rusak), Sitti Nurhalissa & Andi Israel (Beradaptasi pada Perubahan Iklim bagi Petani Kecil), serta Gaung Tapa Wisyah (Aksi untuk Iklim: Dongeng Keliling Desa Kenal Iklim, Jaga Bumi).

Adapun dari wilayah Barat, pemenang favorit diraih oleh Duo Cangkul (Akankah Tanah Kelahiran Kalah oleh Perubahan Iklim), BnCinema (Dari Tunas ke Harapan), dan Muti’ah Nuha Mumtazah (Menjaga Tanaman di Tengah Perubahan Iklim).

Seluruh karya pemenang dapat diakses melalui akun Instagram resmi @rycam.id.

Para pemenang akan menerima sertifikat penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka dalam memperkuat gerakan aksi iklim pemuda.

Lebih dari sekadar kompetisi, RYCAM Short Video Contest 2025 menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem pembelajaran dan gerakan pemuda yang berkelanjutan dalam menghadapi tantangan perubahan iklim, khususnya di wilayah pedesaan.

Melalui ide, kreativitas, dan aksi nyata, generasi muda diharapkan semakin berani mengambil peran dalam mendorong praktik ramah iklim dan memperkuat ketahanan pangan di masa depan.

Informasi lebih lanjut mengenai program dan kegiatan RYCAM dapat diakses melalui laman resmi dan media sosial rycam.id. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ribuan Warga Meriahkan Jalan Sehat Bulan Bung Karno 2026 di Pangandaran, Edukasi Pancasila hingga Doorprize Rp 60 Juta

20 Juni 2026 - 14:24 WIB

SPPG di Pangandaran Kembali Normal, Operasional Libur Sementara Ikuti Kalender Sekolah

20 Juni 2026 - 14:11 WIB

LBH Ansor Pangandaran Desak Investigasi Tumpahan Batu Bara, Harus Ada Pemulihan dan Penegakan Hukum

19 Juni 2026 - 16:52 WIB

Resmikan Jalan Jembatan Cantilan, Ida Nurlaela Dorong Konektivitas Pangandaran–Tasikmalaya dan Akses Ekonomi Warga

16 Juni 2026 - 14:11 WIB

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Satlantas Polres Banjar Bagikan 150 Paket Sembako untuk Pengemudi Becak

15 Juni 2026 - 19:00 WIB

Trending di Daerah