LENSAPRIANGAN.COM – Kabar duka menyelimuti keluarga besar Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Korps Alumni HMI (KAHMI).
Kordinator Majelis Daerah (MD) KAHMI Kabupaten Pangandaran, Maman Suherman dikabarkan telah meninggal dunia, bertepatan dengan peringatan Dies Natalis HMI ke-79, Kamis (5/2/2026).
Kepergian almarhum menjadi pukulan tersendiri bagi keluarga besar KAHMI dan HMI di Kabupaten Pangandaran.
Di tengah momentum perayaan hari lahir organisasi HMI yang ke-79, suasana duka justru mengiringi para kader dan alumni yang selama ini mengenal almarhum sebagai sosok yang aktif, berdedikasi, dan konsisten dalam mengabdi untuk organisasi serta masyarakat.
Ucapan belasungkawa pun mengalir dari berbagai kalangan, baik dari internal HMI-KAHMI maupun tokoh masyarakat di Pangandaran.
Banyak yang mengenang almarhum sebagai figur yang memiliki komitmen kuat terhadap nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan sebagaimana yang menjadi ruh perjuangan HMI.
“Kepergian beliau bertepatan dengan Dies Natalis HMI ke-79 menjadi pengingat bagi kita semua bahwa perjuangan kader tidak berhenti, dan estafet pengabdian harus terus dilanjutkan,” ujar Handri Aprian (30) saat di komfirmasi melalui chat whatsapp, Kamis (5/2/2026).
Keluarga besar MD KAHMI Kabupaten Pangandaran sekaligus Mantan Ketua Umum Komisariat Pangandaran Periode pertama Tahun 2017 Handri Aprian (30), menyampaikan doa agar almarhum husnul khatimah, diampuni segala dosanya, serta ditempatkan di sisi terbaik Allah SWT.
Ia berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan.
Peristiwa ini menjadi refleksi mendalam di tengah peringatan Dies Natalis HMI ke-79, bahwa nilai-nilai perjuangan, pengabdian, dan keikhlasan harus terus hidup dalam setiap kader dan alumni HMI di manapun berada. (Efull)






