LENSAPRIANGAN.COM – Pemerintah Kabupaten Pangandaran yang di pimpin langsung oleh Bupati Pangandaran, menggelar rapat koordinasi (Rakor) terkait dukungan layanan kesehatan dalam menghadapi libur Idulfitri 1447 Hijriah atau tahun 2026 Masehi.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Setda Cintakarya, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Kamis 12 Maret 2026.
Kemudian dihadiri juga dari berbagai unsur intansi terkait, serta TNI, Polri, tenaga kesehatan, serta unsur pemerintah daerah.
Dalam rapat tersebut dipaparkan kesiapan fasilitas kesehatan yang akan disiagakan selama periode arus mudik dan libur Lebaran.
Berdasarkan pemaparan Kepala Dinas Kesehatan, Yadi Sukmayadi terdapat sejumlah fasilitas kesehatan tingkat pertama yang disiapkan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung ke Pangandaran.
Disebutkan bahwa terdapat 9 fasilitas kesehatan di jalur protokol, di antaranya Puskesmas Padaherang, Sidamulih, Kalipucang, Pangandaran, Cikembulan, Parigi, Cijulang, Cimerak, dan Langkaplancar.
Selain itu, terdapat pula 6 fasilitas kesehatan di jalur non-protokol, yakni Puskesmas Mangunjaya, Sidamulih, Selasari, Langkaplancar, Jadikarya, serta Cigugur.
Selain kesiapan fasilitas kesehatan, rapat tersebut juga memaparkan tenaga medis yang akan bertugas selama masa libur Lebaran.
Tenaga kesehatan yang disiagakan di RSUD Pandega, puskesmas, serta PSC 119 meliputi dokter spesialis, dokter umum, perawat, bidan, tenaga administrasi kesehatan, serta sopir ambulans.
“Untuk menunjang pelayanan kesehatan darurat, pemerintah daerah juga menyiapkan armada ambulans dan motor ambulans yang akan siaga selama 24 jam guna memberikan respon cepat terhadap kondisi darurat di lapangan”, ujar Yadi, dari penyampaian rakor, Kamis (12/3/2026).
Ia berharap seluruh layanan kesehatan di Kabupaten Pangandaran dapat berjalan optimal selama masa libur Idulfitri, terutama mengingat Pangandaran merupakan salah satu daerah tujuan wisata yang diperkirakan akan mengalami peningkatan pengunjung.
Dengan kesiapan fasilitas, tenaga kesehatan, serta sarana penunjang yang memadai, masyarakat dan wisatawan dapat merasakan pelayanan kesehatan yang cepat dan maksimal selama merayakan Idulfitri. (Efull)






