Menu

Mode Gelap
JPKP Dorong BBWS Citanduy Segera Tangani Banjir yang Rendam 700 Hektare Sawah di Pangandaran ASN Kemensos di Kabupaten Pangandaran Dorong Digitalisasi Bansos Lewat Agen Perlinsos Razia Gabungan Pajak Kendaraan di Pangandaran Musim Kemarau Jadi Berkah, Pengrajin Layangan Sawangan di Pangandaran Kebanjiran Order Festival & Expo KKN Berakhir, 30 Desa di Pangandaran-Tasikmalaya Pamer Karya Seni dan UMKM Diduga Akibat Faktor Ekonomi, Ibu Muda di Pangandaran Dipukul Suami Pakai Palu

Daerah

Pasanggiri Mojang Jajaka Pangandaran 2026 Resmi Digelar, Ajang Seleksi Menuju Grand Final

badge-check


					Pasanggiri Mojang Jajaka Pangandaran 2026 Resmi Digelar, Ajang Seleksi Menuju Grand Final Perbesar

LENSAPRIANGAN.COM – Ajang Unjuk Kabisa Pasanggiri Mojang Jajaka Kabupaten Pangandaran 2026 resmi digelar di Hotel Grand Palma, kawasan Pantai Barat Pangandaran, Jumat (24/4/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian seleksi menuju malam grand final yang dijadwalkan pada Sabtu, 25 April 2026.

Dalam ajang ini, para peserta dibekali sejumlah nilai penting, di antaranya kemampuan melestarikan budaya, kebanggaan menggunakan bahasa Sunda, serta pemahaman terhadap kearifan lokal masyarakat Pangandaran.

Selain itu, peserta dituntut memiliki kemampuan dalam promosi wisata serta menjadi teladan di tengah masyarakat.

Dalam sambutannya Ketua Paguyuban Mojang Jajaka Kabupaten Pangandaran, Panji Arum, mengatakan ajang ini kembali digelar sebagai bentuk persiapan menghadapi pemilihan Mojang Jajaka tingkat Jawa Barat.

“Pasanggiri Mojang Jajaka tidak hanya menitikberatkan pada penampilan fisik, tapi juga menjadi wadah pengembangan kapasitas generasi muda, khususnya dalam mempromosikan budaya dan potensi daerah,” paparnya.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pangandaran, Dadan Sugista, menilai ajang ini sebagai panggung pembuktian bagi para peserta.

“Ini bukan hanya soal elok paras, tapi juga luhur budi pekerti, kecintaan terhadap tanah air, serta kemampuan dalam mengenalkan dan mempromosikan potensi daerah,” kata Dadan.

Menurutnya, Kabupaten Pangandaran memiliki kekayaan wisata yang beragam, mulai dari pantai, sungai, hingga kekayaan alam dan kuliner khas seperti pindang gunung yang menjadi identitas daerah.

Tentu, para Mojang Jajaka diharapkan mampu menjadi ujung tombak promosi daerah, tidak hanya memperkenalkan, tapi juga menarik minat wisatawan untuk berkunjung.

“Peran mereka ke depan adalah menjadi duta wisata dan seni, sekaligus ambassador yang mampu meningkatkan daya tarik kunjungan wisatawan,” tegasnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Doa dan Lilin di Pantai Pangandaran, Solidaritas Jurnalis untuk Lima Rekan yang Hilang di Anak Krakatau

21 September 2026 - 10:22 WIB

Pemdes Limusgede Gelar Pendidikan Jurnalistik, Tingkatkan SDM Perangkat dan Lembaga 

19 September 2026 - 15:34 WIB

Harhubnas 2026 di Nusawiru, Pemkot Banjar Dorong Transportasi yang Mudahkan Mobilitas Warga

19 September 2026 - 15:12 WIB

JPKP Dorong BBWS Citanduy Segera Tangani Banjir yang Rendam 700 Hektare Sawah di Pangandaran

19 September 2026 - 10:55 WIB

ASN Kemensos di Kabupaten Pangandaran Dorong Digitalisasi Bansos Lewat Agen Perlinsos

17 September 2026 - 18:39 WIB

Trending di Daerah