LENSAPRIANGAN.COM – Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Ida Nurlaela Wiriadinata, meresmikan infrastruktur Jalan Jembatan Cantilan di Dusun Cantilan, Desa Kertajaya, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Pangandaran.
Infrastruktur tersebut dinilai strategis karena menjadi jalur penghubung utama antara wilayah Kabupaten Pangandaran dan Kabupaten Tasikmalaya.
Peresmian jalan dan jembatan gantung yang telah dibenahi itu disambut antusias masyarakat setempat.
Kehadiran akses yang lebih layak dinilai mampu memperlancar mobilitas warga sekaligus mendukung distribusi hasil pertanian dan perikanan di kawasan perbatasan.

Dalam peninjauan langsung ke lokasi, Ida menyampaikan bahwa pembangunan tersebut merupakan bagian dari realisasi aspirasi masyarakat yang selama ini menginginkan akses jalan yang lebih baik.
“Alhamdulillah, satu per satu aspirasi yang disampaikan warga mulai terealisasi. Salah satunya perbaikan jalan yang menjadi akses masyarakat Dusun Cantilan, Desa Kertajaya, menuju lahan pertanian,” ujar Ida.
Ia menambahkan, kondisi jalan yang kini lebih representatif diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan produktivitas warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Sebelumnya, akses jalan di wilayah perbatasan tersebut kerap menjadi keluhan masyarakat karena kondisi yang dinilai menghambat aktivitas ekonomi.
Dengan selesainya pembangunan, waktu tempuh warga dari Kecamatan Cigugur menuju wilayah Kabupaten Tasikmalaya maupun sebaliknya kini menjadi lebih efisien.
Sejumlah warga menyampaikan apresiasi atas terealisasinya pembangunan tersebut. Mereka berharap keberadaan infrastruktur baru dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Namun demikian, sejumlah tokoh masyarakat juga menitipkan aspirasi lanjutan terkait perlunya langkah antisipasi terhadap potensi luapan air dan banjir di sekitar area jembatan gantung saat musim penghujan.
Menanggapi hal itu, Ida menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur membutuhkan kolaborasi seluruh pihak agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
“Saya selalu menyampaikan bahwa mewujudkan harapan masyarakat membutuhkan semangat gotong royong dan kolaborasi dari seluruh pihak. Tidak ada pembangunan yang berhasil tanpa kebersamaan dan kepedulian bersama,” katanya.
Menurutnya, optimalisasi akses penghubung antara kabupaten itu diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi desa-desa perbatasan melalui peningkatan produktivitas sektor pertanian, perikanan, hingga perdagangan.
Menutup rangkaian kegiatan peresmian, Ida bersama tim turut menyalurkan paket sembako kepada ratusan warga yang telah berkumpul di halaman masjid setempat. ***






