Menu ✖

Mode Gelap
Lamine Coffee & Bakery Hadir di Pangandaran, Tawarkan 50 Menu dan Konsep Kuliner Terpadu Cerita Sarkam, Tukang Bangunan Asal Pangandaran yang Tergiur Gaji Tinggi, Pulang dari Batam Tanpa Hasil JPKP Dorong BBWS Citanduy Segera Tangani Banjir yang Rendam 700 Hektare Sawah di Pangandaran ASN Kemensos di Kabupaten Pangandaran Dorong Digitalisasi Bansos Lewat Agen Perlinsos Razia Gabungan Pajak Kendaraan di Pangandaran Musim Kemarau Jadi Berkah, Pengrajin Layangan Sawangan di Pangandaran Kebanjiran Order

Daerah

Dugaan Penipuan di Pangandaran Berakhir Islah, Uang Rp 12 Juta Sudah Dikembalikan

badge-check


					Dugaan Penipuan di Pangandaran Berakhir Islah, Uang Rp 12 Juta Sudah Dikembalikan Perbesar

LENSAPRIANGAN.COM – Permasalahan dugaan penipuan yang menimpa Maryati (42), seorang ibu rumah tangga di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, akhirnya berakhir islah.

Oknum pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) berinisial E mengembalikan uang sebesar Rp 12 juta kepada Maryati pada Rabu (26/8/2026) sore.

E menyebut persoalan tersebut terjadi karena kesalahpahaman. Ia pun membantah adanya niat untuk melakukan penipuan terhadap Maryati.

“Saya hanya sebagai pengantar saja. Dan Alhamdulillah permasalahan itu sudah beres. Itu hanya kesalahpahaman,” ucapnya.

E mengatakan kronologi yang sebelumnya disampaikan Maryati pada dasarnya benar. Namun, menurutnya, persoalan tersebut hanya berkaitan dengan waktu pengembalian uang.

“Iya betul, cuma kesalahpahaman saja. Jadi, hanya urusan waktu (bayar dan tidak ada niat untuk menipu),” kata E.

E pun menyampaikan permohonan maaf kepada instansi yang merasa dirugikan akibat munculnya persoalan tersebut.

“Ya mohon maaf, bahwa keterlibatan aset dinas itu bukan sebagai jaminan. Tapi kebetulan waktu itu dipakai nganter ke sana,” ungkapnya.

Ia mengakui uang Rp 12 juta itu dipinjam untuk memenuhi kebutuhan keluarga, termasuk keperluan anaknya yang akan masuk sekolah.

“Waktu itu kan anak mau sekolah, butuh anggaran. Dan sebenarnya sebelum jatuh tempo dua bulan sudah ada itikad baik untuk dikembalikan,” jelasnya.

Sebelumnya, Maryati mengaku mengalami kerugian Rp 12 juta setelah menerima tawaran terkait gadai satu unit mobil.

Persoalan kemudian mencuat dan mendapat perhatian setelah Maryati menyampaikan dugaan penipuan yang dialaminya.

Setelah uang dikembalikan, Maryati memastikan persoalan dengan E sudah selesai.”Sudah, sudah selesai, Alhamdulillah uang sudah dikembalikan,” ungkapnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Operasi Patuh Lodaya 2026 Dimulai, Satlantas Polres Pangandaran Turun ke Jalan Raya 

26 Oktober 2026 - 11:30 WIB

Dermawan Misterius Bagikan Beras dan Uang ke Warga Kurang Mampu di Kalipucang Pangandaran

26 Oktober 2026 - 07:33 WIB

Renovasi Dapur Tak Dikerjakan, Warga Padaherang Pangandaran Mengaku Rugi Rp 10 Juta

25 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Momen Puncak Milangkala ke-14 Pangandaran Sepi, Banyak Anggota DPRD Absen

25 Oktober 2026 - 12:51 WIB

Pakai Bus Dishub, Rombongan Bupati Pangandaran Silaturahmi ke Tokoh Presidium Dalam Milangkala ke14

20 Oktober 2026 - 13:36 WIB

Trending di Daerah