Menu

Mode Gelap
JPKP Dorong BBWS Citanduy Segera Tangani Banjir yang Rendam 700 Hektare Sawah di Pangandaran ASN Kemensos di Kabupaten Pangandaran Dorong Digitalisasi Bansos Lewat Agen Perlinsos Razia Gabungan Pajak Kendaraan di Pangandaran Musim Kemarau Jadi Berkah, Pengrajin Layangan Sawangan di Pangandaran Kebanjiran Order Festival & Expo KKN Berakhir, 30 Desa di Pangandaran-Tasikmalaya Pamer Karya Seni dan UMKM Diduga Akibat Faktor Ekonomi, Ibu Muda di Pangandaran Dipukul Suami Pakai Palu

Daerah

Dugaan Persekusi Terhadap Pengasuh Ponpes Fathurrohman Berujung Islah

badge-check


					Dugaan Persekusi Terhadap Pengasuh Ponpes Fathurrohman Berujung Islah Perbesar

Banjar, LENSAPRIANGAN.COM – Setelah terjadi ketegangan dan nyaris ricuh. Kasus dugaan persekusi terhadap Kyai Ujang Saepudin, pengasuh Pondok Pesantren Fathurrohman yang dilakukan Ade Yusuf berakhir ishlah (Damai).

Sebelumnya, Kasus tersebut sempat di mediasi oleh pemerintahan desa Binangun dan para ulama Kota Banjar. Senin (19/8/2024). Namun kasus dugaan persekusi tersebut akhirnya di mediasi oleh Mapolres Banjar.

 

Dengan disaksikan langsung oleh Kapolres Banjar, AKBP Danny Yulianto dan Dandim 0613 Ciamis, Letkol Inf Afiid Cahyono, Ade Yusuf pelaku dugaan persekusi pengasuh Pondok Pesantren Fathurrohman menyatakan permohonan maafnya kepada pihak Pondok Pesantren Fathurrohman Assaefiyah atas sikap dan juga tindakan nya yang terjadi pada hari jum’at tanggal 16 Agustus 2024 pukul 04.30 WIB.

 

Dalam kesempatan itu Kapolres Banjar AKBP Danny Yulianto menyampaikan bahwa Polres Banjar bersama Kodim 0613/ Ciamis mencoba memfasilitasi untuk mediasi antara kedua belah pihak, sehingga permasalahannya bisa diselesaikan dan berakhir dengan damai.

 

” Alhamdulillah kedua belah pihak bisa saling memahami, mengerti dan saling memaafkan.

Dan ini adalah keberhasilan warga Kota Banjar. Biar orang tahu, bahwa Kota Banjar itu Kota yang kondusif, ” ucapnya.

 

AKBP Danny pun menambahkan, setiap ada permasalahan hendaknya bisa diselesaikan dengan diskusi dan berdialog, sehingga permasalahan tidak harus membesar.

Terkait kerugian yang dialami Ade Yusuf atas rusaknya beberapa bagian rumah miliknya, Kapolres Banjar mengatakan akan membantu membereskannya.

 

” Dengan ishlah ini dianggap sudah tidak ada permasalahan. Dan untuk masalah yang ada, kita akan sama-sama membantu membereskannya, ” tutup Kapolres Banjar.

Sebelumnya dikabaran,  Di picu adanya dugaan tindakan persekusi terhadap Kyai Ujang Saepudin, pengasuh pondok pesantren Fathurrohman, Ratusan masa dari berbagai daerah mendatangi kantor Desa Binangun, kota Banjar, Jawa Barat, Senin (19/8/2024).

 

Massa yang datang memaksa masuk kedalam aula dengan cara mendobrak pintu aula untuk menemui Ade Yusuf (60) yang diduga telah melakukan persekusi terhadap Kyai Ujang Saepudin, pengasuh pondok pesantren Fathurrohman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Doa dan Lilin di Pantai Pangandaran, Solidaritas Jurnalis untuk Lima Rekan yang Hilang di Anak Krakatau

21 September 2026 - 10:22 WIB

Pemdes Limusgede Gelar Pendidikan Jurnalistik, Tingkatkan SDM Perangkat dan Lembaga 

19 September 2026 - 15:34 WIB

Harhubnas 2026 di Nusawiru, Pemkot Banjar Dorong Transportasi yang Mudahkan Mobilitas Warga

19 September 2026 - 15:12 WIB

JPKP Dorong BBWS Citanduy Segera Tangani Banjir yang Rendam 700 Hektare Sawah di Pangandaran

19 September 2026 - 10:55 WIB

ASN Kemensos di Kabupaten Pangandaran Dorong Digitalisasi Bansos Lewat Agen Perlinsos

17 September 2026 - 18:39 WIB

Trending di Daerah