LENSAPRIANGAN.COM – Setelah lama menunggu, roda perekonomian masyarakat akhirnya kembali menggeliat.
Hal ini dirasakan langsung oleh warga Desa Sindangwangi, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, seiring hadirnya Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sindangwangi yang dikelola Yayasan Adlan Sehat Sejahtera.
Keberadaan SPPG itu disambut positif berbagai pihak, salah satunya Karang Taruna Bina Remaja Desa Sindangwangi.
Organisasi kepemudaan ini menilai program itu membawa dampak nyata terhadap peningkatan ekonomi masyarakat lokal.
Ketua Karang Taruna Bina Remaja Desa Sindangwangi, Padna, mengucapkan rasa terima kasihnya atas hadirnya SPPG MBG yang merupakan bagian dari program Presiden Prabowo Subianto.
Menurutnya, program ini tidak hanya fokus pada pemenuhan gizi, tetapi juga membuka ruang pemberdayaan masyarakat.
“SPPG ini merekrut relawan dari warga lokal, khususnya pemuda. Itu sangat membantu, karena membuka lapangan aktivitas dan peluang kerja,” ujar Padna, Kamis (5/2/2026).
Selain melibatkan tenaga lokal, SPPG Sindangwangi juga memberdayakan lembaga desa dalam pengadaan bahan baku.
Hal ini dinilai menjadi langkah strategis dalam menggerakkan ekonomi desa secara berkelanjutan.
“Di desa kami ada BUMDes. Alhamdulillah, BUMDes diberi kesempatan menjadi penyuplai bahan baku seperti, beras dan komoditas lain termasuk pengelolaan limbah. Ini tentu sangat kami syukuri,” ungkapnya.
Meski demikian, Padna berharap agar ke depan kesempatan berkarya dan berusaha terus diberikan kepada putra daerah.
Menurutnya, kemajuan ekonomi desa seharusnya dapat dirasakan secara merata, bukan hanya oleh segelintir pihak.
“Kami berharap warga lokal terus dilibatkan, agar perekonomian desa benar-benar maju dan dirasakan oleh masyarakat luas, bukan hanya pengusaha saja,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Ketua BUMDes Sindangwangi, Roby Anggara.
Ia mengaku sangat terbantu dengan kepercayaan yang diberikan SPPG Sindangwangi kepada BUMDes dalam penyediaan kebutuhan bahan baku.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada SPPG Sindangwangi karena telah memberikan kesempatan kepada BUMDes. Ini menjadi peluang besar untuk menggali Pendapatan Asli Desa (PADes),” kata Roby. ***






