Menu

Mode Gelap
Pangandaran Berduka, Cawabup 2024 Dikabarkan Meninggal Dunia Pemotor RX KING Asal Cilacap Nyaris Jadi Korban Pembacokan di Pangandaran, Sempat Ditangkis Saat Diserang Rakor dan Evaluasi SPPG  di Pangandaran, BGN: Jurnalis Tak Boleh Meliput BUMDes Masawah Soroti Krisis Sampah di Pantai Madasari, Desak Pemkab Pangandaran Bertindak Tegas Overload, Truk Bermuatan Kayu di Pangandaran Terguling Kecelakaan Mobil Wisatawan asal Tasikmalaya di Pangandaran, 1 Orang MD dan 17 Luka-Luka

Daerah

FRDB Minta Kejari Gaspoll Usut Kasus Tunjangan Perumahan dan Kendaraan Anggota DPRD Kota Banjar 

badge-check


					Poto: Forum Reformasi Dinasti Banjar (FRDB) Perbesar

Poto: Forum Reformasi Dinasti Banjar (FRDB)

Banjar, LENSAPRIANGAN.COM – Forum Reformasi Dinasti Banjar (FRDB) selaku salah satu forum pengiat anti korupsi di Kota Banjar mendukung sepenuhnya penegakan hukum yang dilakukan Kejaksaan Negeri Kota Banjar terutama dalam mengusut dugaan kasus tunjangan perumahan dan kendaraan anggota DPRD Kota Banjar.

Kordinator FRDB Ir Soedradjat Argadiredja yang akrab disapa Ajat Doglo, didampingi jajaran pengurus Ujang Solihin dan Teteng Kusjiadi BA, SH selaku penasihat hukum di FRDB dalam sebuah pertemuan internal yang dihadiri beberapa anggotanya secara eksplisit menyambut baik dan menyatakan sikap untuk mendukung sepenuhnya penegakan anti korupsi yang dilakukan oleh jajaran APH di Kota Banjar.

“Gasspooll aja jangan kasih kendor. Jangan ada keraguan terhadap permasalahan dugaan penyimpangan ini,” kata Ajat Selasa (01/10/2024)

Kata Ajat, dalam pengusutan kasus ini, diharapkan dapat dilakukan seobyektif dan transparan. Sehingga masyarakat Banjar juga akan mengetahui secara pasti polah dan tingkah serta tingkat kepedulian para wakilnya di parlemen selama masa pandemi serta pasca covid – 19 terjadi.

“Memaksimalkan anggaran untuk tunjangan pribadinya dengan berdalih mengedepankan haknya, akan tetapi sayangnya mereka tidak memperhatikan azas kepatutan dan kelayakan serta standar harga daerah yang ada,” ungkapnya

Lanjut Ajat, saat itu dimana disatu sisi masyarakat dan unsur birokrasi pemerintah kota lainnya prihatin dengan kondisi ekonomi, keuangan dan refocusing anggaran, akan tetapi disisi lainnya ada sebuah lembaga yang notabene merupakan wakil rakyat justru menaikan tunjangan.

“Mana ada harga sewa rumah di Banjar dengan nilai 32,5 juta/bulan? Tolong tunjukin pada kami kalo memang ada harga sewa rumah di Banjar senilai itu,” tanyanya

 

Ajat mengaku mendengar, bahwa tunjangan perumahan dan kendaraan bagi pimpinan serta anggota DPRD Kota Banjar periode 2024 – 2029 tidak diberikan.

Padahal tunjangan itu kata Ajat, merupakan hak bagi pimpinan dan anggota DPRD.

“Saya mendapat info dewan yang sekarang itu belum dapat tunjangan. Menurut saya justru itu memperlihatkan ada kesalahan. Padahal itu hak mereka kenapa tidak diberikan saja,” katanya

 

Ajat meminta Kejaksaan mengusut kasus ini sampai tuntas siapa – siapa saja oknum yang bermain dalam menentukan nilai fantastis sewa rumah dan kendaraan DPRD.

“Tolong pak Kajari kasus tunjangan dewan ini diusut sampai tuntas agar ada efek jera. Kedepannya agar tidak lagi ada yang berani main – main dengan uang rakyat,” pintanya (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Momen Perpisahan Sekda Kusdiana, Disdikpora Pangandaran Datang Koboy Lengkap dengan Kudanya

6 Mei 2026 - 10:23 WIB

Purna Tugas, Kominfo Pangandaran Siarkan Langsung Perpisahan Sekda Kusdiana

6 Mei 2026 - 10:01 WIB

IJTI: Jangan Korbankan Jurnalis, Selamatkan Pilar Keempat Demokrasi

2 Mei 2026 - 18:04 WIB

Lapas Kelas IIB Ciamis Dorong Kreativitas Warga Binaan Lewat Pojok Musik

30 April 2026 - 20:48 WIB

Baksos Anggota DPR Ida Nurlaela Bersama Hesti Mulyati Bangun Kembali Rumah Terdampak Bencana di Pangandaran

30 April 2026 - 18:27 WIB

Trending di Daerah