Menu

Mode Gelap
Musim Kemarau Jadi Berkah, Pengrajin Layangan Sawangan di Pangandaran Kebanjiran Order Festival & Expo KKN Berakhir, 30 Desa di Pangandaran-Tasikmalaya Pamer Karya Seni dan UMKM Diduga Akibat Faktor Ekonomi, Ibu Muda di Pangandaran Dipukul Suami Pakai Palu Aquarium Indonesia Pangandaran Semarakkan HUT ke-81 RI dengan Pesta Rakyat Bawah Laut Ratusan Anggota PKTMPP di Pangandaran Perkuat Silaturahmi, Siap Pasang Banner di Lahan Garapan Cegah Anak Kecanduan Gadget Saat Liburan, Yayasan Dangiang Galuh Pajajaran Luncurkan Program ULAS di Langkaplancar

Politik

Hj. Ida Nurlaela Sosialisasikan 4 Pilar MPR RI di Desa Maruyungsari: Pancasila Jadi Pedoman Hidup Bangsa

badge-check


					Anggota Komisi IV DPR RI Hj Ida Nuralela saat sosialisasi 4 Pilar MPR RI di Desa Maruyungsari Jumat (12/12/2025) Perbesar

Anggota Komisi IV DPR RI Hj Ida Nuralela saat sosialisasi 4 Pilar MPR RI di Desa Maruyungsari Jumat (12/12/2025)

 

LENSAPRIANGAN.COM – Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Hj. Ida Nurlaela Wiradinata, menggelar sosialisasi 4 Pilar MPR RI di Desa Maruyungsari Kecamatan Padaherang Kabupaten Padaherang Jumat (12/12/2025).

Kegiatan yang diikuti ratusan warga ini bertempat di Balai Desa Maruyungsari, menjadi momen penting untuk memperkuat pemahaman masyarakat terhadap dasar negara.

Hj. Ida Nurlaela, yang dikenal dekat dengan isu pemberdayaan masyarakat pedesaan, membuka acara dengan menyampaikan pesan krusial.

“Pemahaman mendalam terhadap Pancasila sebagai dasar negara adalah kewajiban setiap bangsa Indonesia. Pancasila bukan sekadar sila-sila, melainkan pedoman hidup yang menyatukan kita dalam keberagaman,” ujarnya di hadapan warga yang hadir.

Baca Juga : Reuni Lintas Angkatan SMPN 1 Pangandaran, Pererat Silaturahmi Antar Alumni

Hj Ida Jelaskan 4 Pilar Sebagai Ketahanan Bangsa

Sosialisasi ini menyoroti 4 Pilar MPR RI, yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Hj. Ida menjelaskan bahwa keempat pilar ini menjadi fondasi ketahanan bangsa di tengah tantangan global seperti radikalisme, hoaks, dan disintegrasi sosial. “Di era digital saat ini, ancaman terhadap persatuan semakin nyata. Oleh karena itu, kita harus menginternalisasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari keluarga hingga masyarakat,” tambahnya.

Kegiatan ini tidak hanya berupa ceramah, tetapi juga melibatkan diskusi interaktif dan pembagian materi edukasi. Warga Desa Maruyungsari yang mayoritas petani dan pedagang kecil, antusias berpartisipasi. Salah satu peserta, Siti (45), menyatakan bahwa mereka belajar bagaimana Pancasila bisa jadi solusi untuk gotong royong.

Hj. Ida juga menyinggung peran perempuan dalam memperkuat pilar kebangsaan. Sebagai legislator perempuan, ia mendorong warga untuk aktif dalam pengamalan Bhinneka Tunggal Ika melalui kegiatan keagamaan dan budaya lokal. “Mari jadikan Desa Maruyungsari sebagai contoh desa pancasilais yang mandiri dan berkeadilan,” pesannya.

Baca Juga : Ratusan Anak Ikuti Khitanan Massal Gratis di Ponpes Manba’ul Huda Padaherang Pangandaran

Kegiatan ini sejalan dengan program MPR RI untuk memperkuat literasi kebangsaan di tingkat grassroot. Hj. Ida berjanji akan terus menjangkau desa-desa lain di Jawa Barat guna membangun generasi muda yang cinta tanah air.

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari Kepala Desa Maruyungsari, ia berharap menjadi pemicu peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa berbasis nilai Pancasila.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kapolda Jabar Datang ke Banjar, Soroti Pelayanan Publik dan Apresiasi Kinerja Polres

5 September 2026 - 10:23 WIB

PMII Soroti Hibah 30 Hektare Lahan ISBI, SKPD Pangandaran Menjerit, Defisit dan IPM Masih PR

27 Agustus 2026 - 18:56 WIB

Fraksi PDIP Minta Pemda Pangandaran Kaji Ulang Hibah 30 Hektare untuk ISBI Bandung

27 Agustus 2026 - 13:05 WIB

Perkuat Swasembada Pangan Nasional, Polres Banjar Gerakkan Petani Tanam 200 Kg Bawang Putih

19 Agustus 2026 - 18:50 WIB

Milad ke 51, MUI Pangandaran Soroti Isu Keagamaan Sensitif, Lakukan Identifikasi dan Antisipasi Gesekan

27 Juli 2026 - 14:43 WIB

Trending di Daerah