Menu

Mode Gelap
Bersama Polisi Militer, Mutiara Sunah Padaherang Bagikan Ribuan Takjil, 1.045 Al-Qur’an, dan 2.000 Nasi Box Ramadan 2026, IJTI Galuh Raya Kembali Gelar Program IJTI Berbagi, Salurkan Bansos bagi Jompo dan Anak Yatim di Ciamis dan Pangandaran Angin Kencang Terjang Padaherang, Warung Didi Ambruk dan Rugi Rp 10 Juta KUA Cimerak Pangandaran Gencarkan Edukasi Keagamaan di Bulan Ramadan 2026 Pelaksanaan Program MBG di Pangandaran Disorot, Mulai Kualitas dan Nominal Anggaran Menu Tak Sesuai Harapan saat Ramadan 2026, Menu MBG di Pangandaran Diprotes Warga

Daerah

Literasi Digital di Desa Pamotan, Pahami Teknologi dengan Bijak

badge-check


					Literasi Digital di Desa Pamotan, Pahami Teknologi dengan Bijak Perbesar

LENSAPRIANGAN.COM – Kegiatan Literisasi Digital melalui program Pamotan Safety Center (PSC) digelar di Aula Desa Pamotan, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Selasa (2/12/2025).

Acara ini dihadiri Kepala Diskominfo Pangandaran Tonton Guntari Kepala Dinsos Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Pangandaran Yuningsih, serta perangkat desa dan perwakilan berbagai lembaga desa.

Program Literisasi Digital ini bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengakses, memahami, dan memanfaatkan teknologi secara bijak, aman, dan produktif demi meningkatkan kesejahteraan bersama.

Kepala Desa Pamotan, Andi Suwandi, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Program Pamotan Safety Center (PSC) di bidang digitalisasi desa ini bertujuan memudahkan masyarakat, khususnya warga Pamotan, dalam mengakses internet.

“Masih ada beberapa blok wilayah di Pamotan yang belum terjangkau jaringan internet. Materi kegiatan lebih menekankan pada teknis penggunaan teknologi yang harus selaras dengan program pemerintah,” ujarnya.

Kepala Diskominfo Kabupaten Pangandaran Tonton Guntari menyoroti pentingnya kewaspadaan masyarakat dalam memasuki periode Natal dan Tahun Baru (Nataru).

“Jelang Nataru sering muncul informasi hoaks. Warga dihimbau untuk lebih waspada, berhati-hati, dan bijak dalam menggunakan media sosial.”

“Selain itu, banyak modus penipuan online dan aplikasi pinjaman ilegal yang beredar di medsos, ujung-ujungnya penipuan,” tegasnya.

Tonton pun mengajak masyarakat memanfaatkan teknologi untuk hal positif.

“Gunakan teknologi untuk kebaikan. Manfaatkan internet untuk kegiatan produktif seperti promosi wisata desa, pemasaran produk UMKM, serta akses layanan administrasi desa yang lebih cepat.”

“Jika internet aman, warga nyaman, dan desa bisa maju,” tambahnya. (Wwn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sedih! Mau Lebaran, Sepeda Motor Milik Paijan di Pangandaran Diambil Orang

18 Maret 2026 - 15:46 WIB

Coko Run 100 Meter Meriahkan Malam di Banjar, Polres Dorong Energi Positif Generasi Muda

18 Maret 2026 - 11:39 WIB

Kapolres Cek Pospam Operasi Ketupat Lodaya 2026, di Jalur Wisata Pangandaran

17 Maret 2026 - 14:11 WIB

Antisipasi Lonjakan Wisatawan Lebaran 2026, Pemkab Pangandaran Siapkan 12 Shuttle Gratis 

17 Maret 2026 - 13:49 WIB

Ram Cek Jelang Lebaran, Petugas Gabungan Periksa Bus Umum di Terminal Pangandaran

16 Maret 2026 - 21:22 WIB

Trending di Daerah