Menu

Mode Gelap
Pangandaran Berduka, Cawabup 2024 Dikabarkan Meninggal Dunia Pemotor RX KING Asal Cilacap Nyaris Jadi Korban Pembacokan di Pangandaran, Sempat Ditangkis Saat Diserang Rakor dan Evaluasi SPPG  di Pangandaran, BGN: Jurnalis Tak Boleh Meliput BUMDes Masawah Soroti Krisis Sampah di Pantai Madasari, Desak Pemkab Pangandaran Bertindak Tegas Overload, Truk Bermuatan Kayu di Pangandaran Terguling Kecelakaan Mobil Wisatawan asal Tasikmalaya di Pangandaran, 1 Orang MD dan 17 Luka-Luka

Daerah

Literasi Digital di Desa Pamotan, Pahami Teknologi dengan Bijak

badge-check


					Literasi Digital di Desa Pamotan, Pahami Teknologi dengan Bijak Perbesar

LENSAPRIANGAN.COM – Kegiatan Literisasi Digital melalui program Pamotan Safety Center (PSC) digelar di Aula Desa Pamotan, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Selasa (2/12/2025).

Acara ini dihadiri Kepala Diskominfo Pangandaran Tonton Guntari Kepala Dinsos Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Pangandaran Yuningsih, serta perangkat desa dan perwakilan berbagai lembaga desa.

Program Literisasi Digital ini bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengakses, memahami, dan memanfaatkan teknologi secara bijak, aman, dan produktif demi meningkatkan kesejahteraan bersama.

Kepala Desa Pamotan, Andi Suwandi, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Program Pamotan Safety Center (PSC) di bidang digitalisasi desa ini bertujuan memudahkan masyarakat, khususnya warga Pamotan, dalam mengakses internet.

“Masih ada beberapa blok wilayah di Pamotan yang belum terjangkau jaringan internet. Materi kegiatan lebih menekankan pada teknis penggunaan teknologi yang harus selaras dengan program pemerintah,” ujarnya.

Kepala Diskominfo Kabupaten Pangandaran Tonton Guntari menyoroti pentingnya kewaspadaan masyarakat dalam memasuki periode Natal dan Tahun Baru (Nataru).

“Jelang Nataru sering muncul informasi hoaks. Warga dihimbau untuk lebih waspada, berhati-hati, dan bijak dalam menggunakan media sosial.”

“Selain itu, banyak modus penipuan online dan aplikasi pinjaman ilegal yang beredar di medsos, ujung-ujungnya penipuan,” tegasnya.

Tonton pun mengajak masyarakat memanfaatkan teknologi untuk hal positif.

“Gunakan teknologi untuk kebaikan. Manfaatkan internet untuk kegiatan produktif seperti promosi wisata desa, pemasaran produk UMKM, serta akses layanan administrasi desa yang lebih cepat.”

“Jika internet aman, warga nyaman, dan desa bisa maju,” tambahnya. (Wwn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Disdikpora Pangandaran Evaluasi Program Pendidikan Karakter Melesat, Salat Jumat Tunggu Fatwa MUI

21 April 2026 - 12:09 WIB

Pangandaran Berduka, Cawabup 2024 Dikabarkan Meninggal Dunia

18 April 2026 - 16:50 WIB

Muscab PKB di Pangandaran, Siap Hijaukan Bumi Pesisir

18 April 2026 - 14:15 WIB

Nasib Sahril Belasan Tahun Menderita Penyakit Jantung, Disdikpora Pangandaran Beri Semangat

18 April 2026 - 10:37 WIB

Warsun: Jangan Giring Opini, Kunjungan Menhan Adalah Langkah Strategis, Bukan Ancaman Kedaulatan

17 April 2026 - 20:28 WIB

Trending di Headline