Menu ✖

Mode Gelap
Lamine Coffee & Bakery Hadir di Pangandaran, Tawarkan 50 Menu dan Konsep Kuliner Terpadu Cerita Sarkam, Tukang Bangunan Asal Pangandaran yang Tergiur Gaji Tinggi, Pulang dari Batam Tanpa Hasil JPKP Dorong BBWS Citanduy Segera Tangani Banjir yang Rendam 700 Hektare Sawah di Pangandaran ASN Kemensos di Kabupaten Pangandaran Dorong Digitalisasi Bansos Lewat Agen Perlinsos Razia Gabungan Pajak Kendaraan di Pangandaran Musim Kemarau Jadi Berkah, Pengrajin Layangan Sawangan di Pangandaran Kebanjiran Order

Daerah

Literasi Digital di Desa Pamotan, Pahami Teknologi dengan Bijak

badge-check


					Literasi Digital di Desa Pamotan, Pahami Teknologi dengan Bijak Perbesar

LENSAPRIANGAN.COM – Kegiatan Literisasi Digital melalui program Pamotan Safety Center (PSC) digelar di Aula Desa Pamotan, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Selasa (2/12/2025).

Acara ini dihadiri Kepala Diskominfo Pangandaran Tonton Guntari Kepala Dinsos Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Pangandaran Yuningsih, serta perangkat desa dan perwakilan berbagai lembaga desa.

Program Literisasi Digital ini bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengakses, memahami, dan memanfaatkan teknologi secara bijak, aman, dan produktif demi meningkatkan kesejahteraan bersama.

Kepala Desa Pamotan, Andi Suwandi, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Program Pamotan Safety Center (PSC) di bidang digitalisasi desa ini bertujuan memudahkan masyarakat, khususnya warga Pamotan, dalam mengakses internet.

“Masih ada beberapa blok wilayah di Pamotan yang belum terjangkau jaringan internet. Materi kegiatan lebih menekankan pada teknis penggunaan teknologi yang harus selaras dengan program pemerintah,” ujarnya.

Kepala Diskominfo Kabupaten Pangandaran Tonton Guntari menyoroti pentingnya kewaspadaan masyarakat dalam memasuki periode Natal dan Tahun Baru (Nataru).

“Jelang Nataru sering muncul informasi hoaks. Warga dihimbau untuk lebih waspada, berhati-hati, dan bijak dalam menggunakan media sosial.”

“Selain itu, banyak modus penipuan online dan aplikasi pinjaman ilegal yang beredar di medsos, ujung-ujungnya penipuan,” tegasnya.

Tonton pun mengajak masyarakat memanfaatkan teknologi untuk hal positif.

“Gunakan teknologi untuk kebaikan. Manfaatkan internet untuk kegiatan produktif seperti promosi wisata desa, pemasaran produk UMKM, serta akses layanan administrasi desa yang lebih cepat.”

“Jika internet aman, warga nyaman, dan desa bisa maju,” tambahnya. (Wwn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Penanaman Pohon TMMD ke-130 Kodim 0625/Pangandaran   

8 November 2026 - 18:20 WIB

TMMD ke-130 Pangandaran Bangun Gorong-gorong, Jalan Penghubung Dua Desa Diperkuat

8 November 2026 - 18:16 WIB

Kapolres Pangandaran Bangun Komunikasi dan Kepedulian Kamtibmas di Pondok Pesantren

7 November 2026 - 17:28 WIB

Prajurit Satgas TMMD ke-130 Kodim 0625 Pangandaran Kebut Pembangunan Rutilahu

7 November 2026 - 17:23 WIB

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0625/Pangandaran Bersama Warga Gotong Royong Bangun Sumur Bor di Masjid Nurul Iman

7 November 2026 - 10:55 WIB

Trending di Daerah