Menu ✖

Mode Gelap
Cerita Sarkam, Tukang Bangunan Asal Pangandaran yang Tergiur Gaji Tinggi, Pulang dari Batam Tanpa Hasil JPKP Dorong BBWS Citanduy Segera Tangani Banjir yang Rendam 700 Hektare Sawah di Pangandaran ASN Kemensos di Kabupaten Pangandaran Dorong Digitalisasi Bansos Lewat Agen Perlinsos Razia Gabungan Pajak Kendaraan di Pangandaran Musim Kemarau Jadi Berkah, Pengrajin Layangan Sawangan di Pangandaran Kebanjiran Order Festival & Expo KKN Berakhir, 30 Desa di Pangandaran-Tasikmalaya Pamer Karya Seni dan UMKM

Daerah

Mahasiswa S2 UBHI dan Puskesmas Kalipucang Gelar GEMAR SANSET di PSM, Sasar 700 Santri Lewat Edukasi dan CKG

badge-check


					Mahasiswa S2 UBHI dan Puskesmas Kalipucang Gelar GEMAR SANSET di PSM, Sasar 700 Santri Lewat Edukasi dan CKG Perbesar

LENSAPRIANGAN.COM – Mahasiswa Program Magister (S2) Universitas Bhakti Husada Indonesia (UBHI) berkolaborasi dengan Puskesmas Kalipucang menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui Gerakan Masyarakat Pesantren Sehat Melalui Edukasi Terpadu (GEMAR SANSET) di Pesantren Sabiel Mutaqien (PSM) Emplak, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, Kamis (11/6/2026).

Kegiatan tersebut diisi dengan edukasi kesehatan bagi para santri serta layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang melibatkan tenaga kesehatan dari Puskesmas Kalipucang.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran, dr. Titi Sutiamah, mengapresiasi sinergi antara mahasiswa UBHI, Puskesmas Kalipucang dan pihak pesantren dalam meningkatkan kesadaran serta derajat kesehatan masyarakat, khususnya di lingkungan pesantren.

Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui penerapan ilmu kesehatan secara langsung di lapangan.

“Melalui edukasi yang diberikan, kami berharap para santri memiliki pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya menjaga kesehatan. Kesehatan merupakan modal utama untuk belajar, beribadah dan meraih cita-cita,” ujar dr. Titi.

Sementara itu, Pelaksana Harian (Plh) Rektor UBHI sekaligus dosen pembimbing kegiatan, Cecep Heryana, mengatakan program GEMAR SANSET menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan sekaligus mengasah kepekaan sosial terhadap persoalan kesehatan di masyarakat.

“Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat serta menjadi pengalaman bagi mahasiswa dalam membantu menyelesaikan berbagai permasalahan kesehatan di lapangan,” katanya.

Selain itu, lanjut Cecep, program tersebut juga bertujuan mendukung peningkatan kualitas kesehatan di lingkungan pesantren, mulai dari penerapan perilaku hidup bersih dan sehat, kesehatan lingkungan hingga pemenuhan gizi yang baik bagi para santri.

Ia berharap edukasi yang diberikan dapat menjadi bekal jangka panjang bagi para santri untuk menerapkan pola hidup sehat hingga dewasa.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Puskesmas Kalipucang, Rizal, menyampaikan bahwa pihaknya mengintegrasikan kegiatan edukasi kesehatan dengan program CKG yang menjadi salah satu layanan unggulan pemerintah di bidang kesehatan masyarakat.

“Puskesmas Kalipucang menerjunkan dua hingga tiga tim tenaga kesehatan untuk melayani pemeriksaan kesehatan seluruh warga pesantren. Kami menargetkan sekitar 600 hingga 700 warga Pesantren Sabiel Mutaqien dapat mengikuti layanan Cek Kesehatan Gratis,” ujarnya.

Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan kesadaran hidup sehat di lingkungan pesantren semakin meningkat sekaligus memperkuat upaya promotif dan preventif kesehatan bagi generasi muda di Kabupaten Pangandaran. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Hari Pangan Sedunia 2026, Jamtani Soroti Petani Muda: Lahan Sempit dan Keuntungan Rendah Jadi Penghambat

16 Oktober 2026 - 11:54 WIB

Kebakaran Hebat Landa Bukit di Karangsari Pangandaran, Lebih 10 Hektare Lahan Terancam

14 Oktober 2026 - 20:28 WIB

Tangani Dampak Kekeringan, Pemkab Pangandaran Siapkan Rp 596 Juta untuk 90 Toren Air

14 Oktober 2026 - 11:29 WIB

Polemik Anggaran Milangkala ke-14, Miftah Mujahid Desak Pemda Pangandaran Buka Rincian Pembiayaan

12 Oktober 2026 - 19:54 WIB

Tak Diketahui Penyebabnya, Huller Gabah Padi di Ciganjeng Pangandaran Kebakaran Hebat

12 Oktober 2026 - 08:52 WIB

Trending di Daerah