Menu

Mode Gelap
Bersama Polisi Militer, Mutiara Sunah Padaherang Bagikan Ribuan Takjil, 1.045 Al-Qur’an, dan 2.000 Nasi Box Ramadan 2026, IJTI Galuh Raya Kembali Gelar Program IJTI Berbagi, Salurkan Bansos bagi Jompo dan Anak Yatim di Ciamis dan Pangandaran Angin Kencang Terjang Padaherang, Warung Didi Ambruk dan Rugi Rp 10 Juta KUA Cimerak Pangandaran Gencarkan Edukasi Keagamaan di Bulan Ramadan 2026 Pelaksanaan Program MBG di Pangandaran Disorot, Mulai Kualitas dan Nominal Anggaran Menu Tak Sesuai Harapan saat Ramadan 2026, Menu MBG di Pangandaran Diprotes Warga

Daerah

Perjuangan Nelayan Pangandaran Bertahan di Tengah Cuaca Buruk dan Hasil Tangkapan Minim

badge-check


					Perjuangan Nelayan Pangandaran Bertahan di Tengah Cuaca Buruk dan Hasil Tangkapan Minim Perbesar

LENSAPRIANGAN.COM – Panasnya terik matahari siang hari tak menyurutkan semangat para nelayan di Pantai Timur Pangandaran, Jawa Barat.

Meski hasil laut tidak lagi seperti yang diharapkan, mereka tetap bertahan menggantungkan hidup dari laut yang saat ini tidak bersahabat.

Di Pantai Timur Pangandaran pada Sabtu (24/1/2026) siang, belasan nelayan tampak berjibaku menarik jaring arad yang sudah dipasang sejak pagi di tengah laut.

Di tengah terpaan angin kencang dan ombak besar, para nelayan yang sebagian besar sudah berusia di atas 50 tahun mengandalkan tenaga dan alat mesin seadanya untuk menarik tali jaring agar tidak berceceran.

Tentu, proses penarikan jaring arad bukan perkara mudah. Dalam sekali tarikan, mereka membutuhkan waktu sekitar satu jam hingga jaring akhirnya tiba di daratan.

Keringat nelayan pun bercucuran, melawan derasnya ombak laut, namun harapan tetap ada di setiap tarikan tali.

Sayangnya, kondisi cuaca yang belum bersahabat membuat hasil tangkapan kali ini jauh dari kata memuaskan.

Dari satu kali penarikan jaring, para nelayan hanya mendapatkan sekitar lima kilogram ikan yang sudah bercampur dengan banyak sampah laut.

Beragam jenis ikan memang masih didapat, seperti ikan teri, pepetek, dan layur dengan ukuran kecil hingga sedang.

Tapi, jumlahnya tak sebanding dengan tenaga dan waktu yang sudah dikeluarkan.

Satu nelayan jaring arad di Pantai Timur Pangandaran, Harum (47), mengakui hasil tangkapan saat ini menurun drastis yang ada satu di antaranya akibat faktor cuaca.

“Sekarang memang lagi sepi hasilnya karena cuaca. Biasanya sekali tarik bisa dapat 15 sampai 20 kilogram, sekarang paling lima kilogram,” ungkapnya.

Menurut Harum, cuaca buruk sangat berpengaruh terhadap nelayan jaring arad, berbeda dengan nelayan pemancing yang masih bisa melaut tanpa terlalu terdampak.

“Kalau yang mancing enggak terlalu berpengaruh, yang kena itu kita. Tapi, ya mudah-mudahan cuaca bisa cepat normal lagi,” ungkap Harum. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sedih! Mau Lebaran, Sepeda Motor Milik Paijan di Pangandaran Diambil Orang

18 Maret 2026 - 15:46 WIB

Coko Run 100 Meter Meriahkan Malam di Banjar, Polres Dorong Energi Positif Generasi Muda

18 Maret 2026 - 11:39 WIB

Kapolres Cek Pospam Operasi Ketupat Lodaya 2026, di Jalur Wisata Pangandaran

17 Maret 2026 - 14:11 WIB

Antisipasi Lonjakan Wisatawan Lebaran 2026, Pemkab Pangandaran Siapkan 12 Shuttle Gratis 

17 Maret 2026 - 13:49 WIB

Ram Cek Jelang Lebaran, Petugas Gabungan Periksa Bus Umum di Terminal Pangandaran

16 Maret 2026 - 21:22 WIB

Trending di Daerah