Menu

Mode Gelap
Cegah Anak Kecanduan Gadget Saat Liburan, Yayasan Dangiang Galuh Pajajaran Luncurkan Program ULAS di Langkaplancar Warga Sekitar SPPG Pananjung Dua Pangandaran, Keluhkan Pola Pengadaan Bahan Baku MBG Ribuan Warga Meriahkan Jalan Sehat Bulan Bung Karno 2026 di Pangandaran, Edukasi Pancasila hingga Doorprize Rp 60 Juta Big Mike Fighting Series Guncang Pangandaran, Ajang Tinju Siap Lahirkan Petarung Muda  Tebar Hewan Kurban, Ratusan Kambing Dibagikan ke Sejumlah DKM di Kabupaten Pangandaran  Pangandaran Berduka, Cawabup 2024 Dikabarkan Meninggal Dunia

Daerah

PKL di Kawasan Pantai Pangandaran Ditertibkan Jaga Satpa Pesona 

badge-check


					Saat penertiban PKL di area pantai Pangandaran Perbesar

Saat penertiban PKL di area pantai Pangandaran

LENSAPRIANGAN.COM – Menghadapi libur natal dan tahun (Nataru), Pedagang kaki lima (PKL) di area pinggir pantai Pangandaran di tertibkan oleh Tim gabungan jaga Sapta Pesona Jumat, (27/12/2024).

Ketua Tim Jaga Pesona, Dedih mengatakan PKL dari pantai timur hingga PKL di pantai Barat sudah di tertibkan.

“PKL yang ditertibkan dari mulai landasan Susi sampe Cagar Alam. Pantai Timur juga sama. Itu sudah dilaksanakan beberapa hari kemarin,” kata Dedih di lokasi dekat pangandaran Sunset.

 

Dalam penertiban ia mengaku tidak merasa kesulitan, karena pada dasarnya pihaknya tidak melarang berjualan, akan tetapi lebih cenderung penertiban.

Adapun saat penertiban kedapati pedagang dari luar Pangandaran, pihaknya mengaku telah melakukan edukasi dan pemahaman kepada pedagang untuk meninggalkan lapak tersebut.

“Setelah dilakukan edukasi dan pembinaan mereka langsung meninggalkan tempat berdagangnya,” ucapnya.

 

Sementara itu, untuk kedepan nantinya akan ada regulasi kaitan dengan pemetaan dan penataan bagi para pedagang di Pantai pangandaran.

 

Dalam aturannya, para pedagang yang boleh berjualan di area tersebut harus warga pangandaran dan memiliki kartu tanda anggota (KTA) yang di keluarkan oleh dinas perdagangan setempat.

“Dan itu mematuhi ketentuan bahwa mereka tidak boleh tenda, tapi menggunakan payung. Dan itu gratis tidak di pungut biaya,” katanya.

 

Hingga saat ini kata dia, para pedagang yang telah resmi tercatat di dinas perdagangan kabupaten Pangandaran mencapai 1.200 pedagang. (art)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Peringati HUT ke-28, IJTI Galuh Raya Tegaskan Komitmen Jaga Marwah Jurnalisme di Tengah Disrupsi Digital

13 Agustus 2026 - 15:22 WIB

Musim Kemarau Panjang, Warga Padaherang Pangandaran Pasang Papan Peringatan Cegah Kebakaran

10 Agustus 2026 - 18:57 WIB

Kemeriahan Kapolsek Padaherang Cup di Pangandaran, Perkuat Silaturahmi Dua Kecamatan

9 Agustus 2026 - 14:27 WIB

Kemarau Picu Krisis Air Bersih, Kapolres Banjar Salurkan 10.000 Liter Air untuk Warga

5 Agustus 2026 - 18:51 WIB

Pengelola Kebun Durian di Kedungwuluh Pangandaran Sulap Lahan Tidak Produktif ‎

5 Agustus 2026 - 11:42 WIB

Trending di Bisnis