Menu

Mode Gelap
Ribuan Warga Meriahkan Jalan Sehat Bulan Bung Karno 2026 di Pangandaran, Edukasi Pancasila hingga Doorprize Rp 60 Juta Big Mike Fighting Series Guncang Pangandaran, Ajang Tinju Siap Lahirkan Petarung Muda  Tebar Hewan Kurban, Ratusan Kambing Dibagikan ke Sejumlah DKM di Kabupaten Pangandaran  Pangandaran Berduka, Cawabup 2024 Dikabarkan Meninggal Dunia Pemotor RX KING Asal Cilacap Nyaris Jadi Korban Pembacokan di Pangandaran, Sempat Ditangkis Saat Diserang Rakor dan Evaluasi SPPG  di Pangandaran, BGN: Jurnalis Tak Boleh Meliput

Daerah

Respon KPU Pangandaran soal Vidio Viral Pernyataan Dukungan di Sekolah

badge-check


					Ketua KPU Pangandaran saat diwawancarai wartawan Perbesar

Ketua KPU Pangandaran saat diwawancarai wartawan

Pangandaran, LENSAPRIANGAN.COM – Ketua KPU Pangandaran, Muhtadin merespon soal beredarnya video yang memperlihatkan pernyataan dukungan ke salah satu Paslon bupati di lingkungan sekolah SMA di Pangandaran.

Dia menyebut, proses kampanye belum di mulai. Menurutnya, proses kampanye baru akan dimulai pada tanggal 25 September sampai dengan 24 November 2024 nanti.

“Jadi KPU kalau di tanya soal A B C dan lain sebagainya tentang mekanisme. Kampanye itu baru di mulai jadwalnya tanggal 25. Dan calonya aja juga baru ditetapkan sekarang,” kata Muhtadin di kantor KPU Minggu, (22/9/2024).

 

Sebelumnya jagat media sosial di hebohkan dengan video surat pernyataan dukungan di salah satu sekolah SMA di Pangandaran.

Dalam vidio itu, memperlihatkan selembar surat pernyataan dukungan kepada salah satu Paslon bupati dan wakil bupati Pangandaran.

Di vidio itu juga terdengar suara perempuan yang menyebutkan “tingali melibatkan anak sekolah. Mantap” sambil mengacungkan jempol.

 

Postingan tersebut di unggah oleh akun @Ato Suyanto di aplikasi Facebook dengan menandai 34 akun lebih dengan keterangan “luar biasa”.

Postingan tersebut dibanjiri beragam komentar dari netizen, seperti akun @Abas Rosadi, ia menyebutkan Paslon tersebut sudah kehabisan tempat untuk berkampanye.

 

“Kehabisan lapak kah bapak sehingga harus masuk sekolahan,” cutinya.

Selain itu akun @Tata S juga merasa geram dengan unggahan tersebut, ia menilai hal itu sudah menyalahi aturan.

“Menghalalkan segala cara,” tulisnya. (art)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ribuan Warga Meriahkan Jalan Sehat Bulan Bung Karno 2026 di Pangandaran, Edukasi Pancasila hingga Doorprize Rp 60 Juta

20 Juni 2026 - 14:24 WIB

SPPG di Pangandaran Kembali Normal, Operasional Libur Sementara Ikuti Kalender Sekolah

20 Juni 2026 - 14:11 WIB

LBH Ansor Pangandaran Desak Investigasi Tumpahan Batu Bara, Harus Ada Pemulihan dan Penegakan Hukum

19 Juni 2026 - 16:52 WIB

Resmikan Jalan Jembatan Cantilan, Ida Nurlaela Dorong Konektivitas Pangandaran–Tasikmalaya dan Akses Ekonomi Warga

16 Juni 2026 - 14:11 WIB

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Satlantas Polres Banjar Bagikan 150 Paket Sembako untuk Pengemudi Becak

15 Juni 2026 - 19:00 WIB

Trending di Daerah