Menu

Mode Gelap
Cegah Anak Kecanduan Gadget Saat Liburan, Yayasan Dangiang Galuh Pajajaran Luncurkan Program ULAS di Langkaplancar Warga Sekitar SPPG Pananjung Dua Pangandaran, Keluhkan Pola Pengadaan Bahan Baku MBG Ribuan Warga Meriahkan Jalan Sehat Bulan Bung Karno 2026 di Pangandaran, Edukasi Pancasila hingga Doorprize Rp 60 Juta Big Mike Fighting Series Guncang Pangandaran, Ajang Tinju Siap Lahirkan Petarung Muda  Tebar Hewan Kurban, Ratusan Kambing Dibagikan ke Sejumlah DKM di Kabupaten Pangandaran  Pangandaran Berduka, Cawabup 2024 Dikabarkan Meninggal Dunia

Bisnis

Satgas Percepatan MBG Pangandaran Evaluasi Kelayakan Makanan Setiap SPPG

badge-check


					Satgas Percepatan MBG Pangandaran Evaluasi Kelayakan Makanan Setiap SPPG Perbesar

LENSAPRIANGAN.COM – Ketua Satgas Percepatan MBG Kabupaten Pangandaran, Untung Saeful Rohman, menegaskan pentingnya evaluasi ketat terhadap kualitas makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Hal itu menyusul temuan adanya makanan yang dinilai tidak layak untuk dikonsumsi.

Dalam evaluasi yang dilakukan Satgas Percepatan MBG Kabupaten Pangandaran, ditemukan makanan yang bahkan sudah tidak layak sejak dikirim.

“Bahkan tidak layak untuk dikonsumsi, dikirim saja sudah tidak layak,” kata Untung, Jumat (6/3/2026).

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi perhatian serius sehingga pengawasan terhadap SPPG maupun SPPI atau kepala dapur, harus diperketat.

Pengawasan dilakukan agar makanan yang didistribusikan benar-benar memenuhi standar kelayakan bagi para siswa.

Tentu, ke depan seluruh pihak yang terlibat diharapkan lebih berhati-hati dan cermat dalam memeriksa makanan sebelum didistribusikan.

“Agar ke depan lebih berhati-hati atau lebih cermat melihat dan mengawasi makanan- makanan yang layak didistribusikan untuk anak-anak didik kita,” ungkapnya.

Selain itu, Satgas pun akan terus melakukan monitoring bersama sejumlah instansi terkait, di antaranya dinas lingkungan hidup, dinas pendidikan, dan dinas kesehatan.

Ketiga instansi itu dinilai memiliki peran penting sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya dalam memastikan kualitas makanan program MBG.

Sementara itu, pihak SPPG juga sudah diberikan arahan terkait perencanaan menu MBG dalam satu minggu.

Melalui perencanaan tersebut, menu makanan yang akan disajikan setiap hari diharapkan bisa ditentukan, mulai dari hari Senin hingga hari-hari berikutnya.

Perencanaan menu tersebut bertujuan untuk mengukur kebutuhan bahan pokok yang tersedia di lingkungan sekitar, termasuk menyesuaikan kemampuan penyediaan bahan serta harga yang berlaku di pasaran.

“Jadi ketika hari ini membutuhkan bahan baku makanan tertentu, itu sudah terukur dengan komposisi harga dan sebagainya,” ungkap Untung. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Wisatawan Asal Bandung yang Terseret Arus di Pantai Pangandaran Ditemukan Meninggal Dunia

20 Juli 2026 - 11:36 WIB

Kornologis Tiga Wisatawan Terseret Arus di Pantai Barat Pangandaran, Dua Selamat Satu Masih Dicari

18 Juli 2026 - 10:41 WIB

Tiga Wisatawan Terseret Arus di Pantai Barat Pangandaran, Satu Masih Dalam Pencarian

17 Juli 2026 - 21:22 WIB

Dua Penyandang Disabilitas Wakili Polres Pangandaran pada Lomba Melukis

17 Juli 2026 - 17:05 WIB

JPKP Pangandaran Jalin Sinergi dengan Kodim 0625, Siapkan Kolaborasi Program untuk Masyarakat

16 Juli 2026 - 18:19 WIB

Trending di Daerah