Menu

Mode Gelap
JPKP Dorong BBWS Citanduy Segera Tangani Banjir yang Rendam 700 Hektare Sawah di Pangandaran ASN Kemensos di Kabupaten Pangandaran Dorong Digitalisasi Bansos Lewat Agen Perlinsos Razia Gabungan Pajak Kendaraan di Pangandaran Musim Kemarau Jadi Berkah, Pengrajin Layangan Sawangan di Pangandaran Kebanjiran Order Festival & Expo KKN Berakhir, 30 Desa di Pangandaran-Tasikmalaya Pamer Karya Seni dan UMKM Diduga Akibat Faktor Ekonomi, Ibu Muda di Pangandaran Dipukul Suami Pakai Palu

Daerah

SPPG di Pangandaran Kembali Normal, Operasional Libur Sementara Ikuti Kalender Sekolah

badge-check


					SPPG di Pangandaran Kembali Normal, Operasional Libur Sementara Ikuti Kalender Sekolah Perbesar

LENSAPRIANGAN.COM – Operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, dipastikan berjalan normal setelah sebelumnya sempat menghadapi sejumlah penyesuaian dalam pelaksanaan program.

Koordinator Wilayah (Korwil) SPPG Kabupaten Pangandaran, Gugun Wiguna, mengatakan bahwa bantuan pemerintah (banper) untuk mendukung operasional SPPG saat ini telah berjalan tanpa kendala.

“Sekarang mah tidak ada kendala,” ungkap Gugun, Sabtu (20/6/2026).

Meski demikian, aktivitas operasional SPPG di Kabupaten Pangandaran akan dihentikan sementara selama masa libur sekolah.

Kebijakan tersebut mengacu pada Surat Edaran Nomor 12 Tahun 2026 yang mengatur penghentian sementara operasional mulai 22 Juni hingga 13 Juli 2026.

Menurut Gugun, kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan pimpinan di Badan Gizi Nasional (BGN), menyesuaikan dengan kalender libur pendidikan.

“Operasional diliburkan karena mengikuti hari libur sekolah. Itu sesuai arahan pimpinan di BGN,” jelasnya.

Ia menegaskan, seluruh SPPG di Kabupaten Pangandaran akan mengikuti ketentuan itu karena pelaksana di daerah bertugas menjalankan kebijakan yang telah ditetapkan secara nasional.

“Respon teman-teman di SPPG tentu mengikuti arahan wakil kepala badan. Kepala SPPG di daerah hanya sebatas pelaksana, sehingga mau tidak mau harus mengikuti aturan,” ungkapnya.

Meski terdapat jeda operasional, penghentian sementara ini disebut bukan bentuk hambatan dalam pelaksanaan program, melainkan bagian dari proses evaluasi dan penguatan sistem agar Program Makan Bergizi Gratis (MBG) ke depan semakin efektif, akuntabel, dan tepat sasaran bagi penerima manfaat.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Disdikpora Kabupaten Pangandaran, Soleh Supriadi, mengaku terus melakukan komunikasi dengan pihak sekolah untuk memastikan pelaksanaan program berjalan baik.

“Alhamdulillah, koordinasi antara sekolah dan pihak SPPG saat ini mulaiada perbaikan,” ungkapnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Doa dan Lilin di Pantai Pangandaran, Solidaritas Jurnalis untuk Lima Rekan yang Hilang di Anak Krakatau

21 September 2026 - 10:22 WIB

Pemdes Limusgede Gelar Pendidikan Jurnalistik, Tingkatkan SDM Perangkat dan Lembaga 

19 September 2026 - 15:34 WIB

Harhubnas 2026 di Nusawiru, Pemkot Banjar Dorong Transportasi yang Mudahkan Mobilitas Warga

19 September 2026 - 15:12 WIB

JPKP Dorong BBWS Citanduy Segera Tangani Banjir yang Rendam 700 Hektare Sawah di Pangandaran

19 September 2026 - 10:55 WIB

ASN Kemensos di Kabupaten Pangandaran Dorong Digitalisasi Bansos Lewat Agen Perlinsos

17 September 2026 - 18:39 WIB

Trending di Daerah