Menu

Mode Gelap
Angin Kencang Terjang Padaherang, Warung Didi Ambruk dan Rugi Rp 10 Juta KUA Cimerak Pangandaran Gencarkan Edukasi Keagamaan di Bulan Ramadan 2026 Pelaksanaan Program MBG di Pangandaran Disorot, Mulai Kualitas dan Nominal Anggaran Menu Tak Sesuai Harapan saat Ramadan 2026, Menu MBG di Pangandaran Diprotes Warga Asyik!!! Camat di Pangandaran Panen Raya Jagung Angin Kencang Terjang Kalipucang Pangandaran, 9 Rumah Warga Terdampak

Daerah

Wisatawan Ke Pangandaran Akan Dijemput Pakai Damri

badge-check


					Bus Damri by web Perbesar

Bus Damri by web

Pangandaran, LENSAPRIANGAN.COM – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) kabupaten Pangandaran Jawa Barat menyebut dalam waktu dekat ini akan ada shuttle Damri dari stasiun Banjar ke Pangandaran.

Hal itu untuk memudahkan para pengunjung atau wisatawan dari luar kota yang ingin berkunjung ke Pangandaran.

“Rencananya bulan depan. Tapi nanti dikaji dulu dengan PT KAI – Damri dan Pemda,” kata Sekretaris Bappeda Pangandaran, Asep Suhendar melalui pesan WhatsApp Kamis, (12/9/2024) malam.

Untuk tiketnya, Asep mengatakan sudah langsung dari KAI Access. Artinya penumpang bisa membeli tiket langsung Gambir – Pangandaran begitupun sebaliknya.

 

Nantinya, para penumpang menyambung menggunakan bis Damri dari stasiun Banjar ke Pangandaran. Namun, masalah tarif belum diketahui.

Sementara, untuk jadwal pemberangkatan kata dia, akan di sesuaikan dengan jadwal Kereta Api (KA) Pangandaran.

 

“Tarifnya belum dihitung. Tapi untuk bus stop di Pangandaran sudah disediakan satu ruko di Grand Carita dekat KFC,” terangnya.

 

Kata Asep, Rencana Shuttle KA Pangandaran sudah dilakukan rapat bersama. Menurutnya, hanya tinggal survei. “Rencana (survei) Selasa depan,” ujarnya.

Dengan demikian, ia berharap permasalahan – permasalahan di Pangandaran terkait wisata bisa teratasi, salah satunya masalah aksesibilitas.

Sebab ia menilai, Okupansi hotel di hari kerja rendah karena rendahnya aksesibilitas.

 

Maka dari itu, Shuttle Damri difokuskan untuk meningkatkan aksesibilitas unsur wisata 4A. Yaitu, Attraction (Daya Tarik), Amenity (Fasilitas), Accessibility (Aksesibilitas) dan Anciliary (Lembaga pelayanan)

 

“Saya berharap bisa meningkatkan pariwisata, okupansi hotel dan kesejahteraan masyarakat. Kemudian PAD bisa meningkat dan masa tinggal wisatawan juga meningkat,” ungkapnya. (art).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

21 Rumah Rusak Diterjang Angin Kencang, Kades Paledah Salurkan Bantuan dari BPBD Pangandaran

5 Maret 2026 - 17:06 WIB

Kejutan Ramadan Bagi Nenek Dinem di Ciganjeng, Dapat Rumah Baru dari Polres Pangandaran

4 Maret 2026 - 17:04 WIB

Angin Kencang Terjang Padaherang, Warung Didi Ambruk dan Rugi Rp 10 Juta

2 Maret 2026 - 17:59 WIB

DPRD Pangandaran Soroti Dugaan Keuntungan dalam Menu MBG, Minta Masyarakat Berani Speak Up

28 Februari 2026 - 17:09 WIB

KUA Cimerak Pangandaran Gencarkan Edukasi Keagamaan di Bulan Ramadan 2026

27 Februari 2026 - 22:03 WIB

Trending di Daerah