Menu

Mode Gelap
Bersama Polisi Militer, Mutiara Sunah Padaherang Bagikan Ribuan Takjil, 1.045 Al-Qur’an, dan 2.000 Nasi Box Ramadan 2026, IJTI Galuh Raya Kembali Gelar Program IJTI Berbagi, Salurkan Bansos bagi Jompo dan Anak Yatim di Ciamis dan Pangandaran Angin Kencang Terjang Padaherang, Warung Didi Ambruk dan Rugi Rp 10 Juta KUA Cimerak Pangandaran Gencarkan Edukasi Keagamaan di Bulan Ramadan 2026 Pelaksanaan Program MBG di Pangandaran Disorot, Mulai Kualitas dan Nominal Anggaran Menu Tak Sesuai Harapan saat Ramadan 2026, Menu MBG di Pangandaran Diprotes Warga

Daerah

Upaya Penurunkan Angka Stunting, Polres Banjar Gelar Rakor bersama IDI, Dinkes, serta Stakeholder

badge-check


					Upaya Penurunkan Angka Stunting, Polres Banjar Gelar Rakor bersama IDI, Dinkes, serta Stakeholder Perbesar

LENSAPRIANGAN.COM – Kapolres Banjar AKBP Danny Yulianto melalui Wakapolres Banjar Kompol Dani Prasetya menggelar rapat koordinasi (rakor) penyamaan persepsi dalam menurunkan angka stunting di Kota Banjar. (14/05/2024)

Rakor yang digelar di Aula Vicon Mapolred Banjar tersebut membahas dan memaparkan kondisi terkini stunting di Kota Banjar.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kadinkes Kota Banjar H. Saifuddin, A.KS., M.Kes., Ketua IDI Kota Banjar dr. Fuad Hanif, Sp.S.M.Kes., Kadis Sosial dan Pemberdayaan Kota Banjar Hani SupartiniI, A.Ks.,M.Si., Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Banjar Ismawati, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kota Banjar Ramdan.

Lalu, Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Banjar, Krisdianto, Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Banjar Dede Kusumawati.

Terkait hal tersebut Kapolres Banjar melalui Wakapolres Banjar mengatakan kegiatan tersebut pemetaan lokasi dan wilayah yang dianggap masih banyak angka stuntingnya, serta menyampaikam rencana kegiatan dalam upaya menurunkan angka stunting di Kota Banjar.

“Kegiatab ini juga menindaklanjuti MUO antara Polda Jabar dan IDI Provinsi Jawa Barat dalam upaya menurunkan angka stunting di wilayah hukum Polda Jabar termasuk di wilayah Polres Banjar,” Ucap Wakapolres Banjar.

Sementara itu Kadinkes Kota Banjar menyampaikan Alur penanganan stunting dilakukan dari Posyandu ke Puskesmas. Kemudian dilakukan validasi pengukuran TB,BB,LILA dan apabila diperlukan tindakan lebih lanjut maka dirujuk ke Rumah Sakit untuk ditangani oleh dokter spesialis Anak.

Ketua Idi menyampaikan Metode yang digunakan yaitu Deteksi dan Intervensi, perlunya sosialisasi oleh dokter kandungan dan dokter anak, perlunya sosialisasi kepada calon pengantin.

“Deteksi dini sejak dalam kandungan melalui pemeriksaan USG apabila ditemukan kasus Resiko stunting agar segera dilakukan rujukan ke Rumah Sakit,” Ucapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sedih! Mau Lebaran, Sepeda Motor Milik Paijan di Pangandaran Diambil Orang

18 Maret 2026 - 15:46 WIB

Coko Run 100 Meter Meriahkan Malam di Banjar, Polres Dorong Energi Positif Generasi Muda

18 Maret 2026 - 11:39 WIB

Kapolres Cek Pospam Operasi Ketupat Lodaya 2026, di Jalur Wisata Pangandaran

17 Maret 2026 - 14:11 WIB

Antisipasi Lonjakan Wisatawan Lebaran 2026, Pemkab Pangandaran Siapkan 12 Shuttle Gratis 

17 Maret 2026 - 13:49 WIB

Ram Cek Jelang Lebaran, Petugas Gabungan Periksa Bus Umum di Terminal Pangandaran

16 Maret 2026 - 21:22 WIB

Trending di Daerah