Menu

Mode Gelap
Pangandaran Berduka, Cawabup 2024 Dikabarkan Meninggal Dunia Pemotor RX KING Asal Cilacap Nyaris Jadi Korban Pembacokan di Pangandaran, Sempat Ditangkis Saat Diserang Rakor dan Evaluasi SPPGĀ  di Pangandaran, BGN: Jurnalis Tak Boleh Meliput BUMDes Masawah Soroti Krisis Sampah di Pantai Madasari, Desak Pemkab Pangandaran Bertindak Tegas Overload, Truk Bermuatan Kayu di Pangandaran Terguling Kecelakaan Mobil Wisatawan asal Tasikmalaya di Pangandaran, 1 Orang MD dan 17 Luka-Luka

Daerah

50 Ekor Sapi di Pangandaran Terjual di H-10 Idul Adha

badge-check


					Sapi milik Rasim Perbesar

Sapi milik Rasim

LENSAPRIANGAN.COM – Menjelang Idul Adha 2024, peternak sapi di Desa Emplak, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran ludes terjual.

Peternak Sapi, Rasim mengaku sudah menjual Sebanyak 50 ekor dari 70 ekor sapi kurban di H -10 idul Adha.

“Idul Adha tahun ini, Alhamdulilah kondisi penjualan tetap stabil,” kata Rasim kepada wartawan, Kamis (6/6/2024) pagi.

Untuk harga sapi di tempatnya, ia mematok harga dari Rp 16 juta hingga Rp 45 juta per ekor.

“Harga tertinggi itu Rp 45 juta. Barusan juga ada orang Parigi datang ke sini. Mudah-mudahan sapinya laku semua,” ungkapnya.

Rasim mengatakan, menjual sapi kurban tidak hanya di Pangandaran, akan tetapi hingga luar kota.

Rasim juga mengaku menyediakan jasa siap antar untuk pembelian di luar kota.

“Paling jauh itu kita ke Bandung, kita antar sampai alamatnya. Si pembeli tinggal menerima di halaman rumah saja,” kata Rasim.

Oleh karena itu, banyak pembeli yang merasa puas membeli sapi ditempatnya. Sebab, mereka tidak perlu menyewa kendaraan.

“Untuk membawa sapi tersebut, kita yang antar sampai rumah,” ucapnya.

Meski demikian, ia pun pernah terkendala dengan penyakit mulut dan kuku (PMK) yang menyerang peliharaannya itu.

Akibatnya, satu ekor terpaksa harus disembelih paksa di kandang.

Untuk menangani wabah tersebut, Rasim punya cara dengan menggunakan rempah – rempah tradisional.

“paling pakai jahe, kunyit dan herbal lainnya. Soalnya, kalau disuntik terus-terusan, kan kita harus mengeluarkan biaya banyak,” ucap Rasim. (art).

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Momen Perpisahan Sekda Kusdiana, Disdikpora Pangandaran Datang Koboy Lengkap dengan Kudanya

6 Mei 2026 - 10:23 WIB

Purna Tugas, Kominfo Pangandaran Siarkan Langsung Perpisahan Sekda Kusdiana

6 Mei 2026 - 10:01 WIB

IJTI: Jangan Korbankan Jurnalis, Selamatkan Pilar Keempat Demokrasi

2 Mei 2026 - 18:04 WIB

Lapas Kelas IIB Ciamis Dorong Kreativitas Warga Binaan Lewat Pojok Musik

30 April 2026 - 20:48 WIB

Baksos Anggota DPR Ida Nurlaela Bersama Hesti Mulyati Bangun Kembali Rumah Terdampak Bencana di Pangandaran

30 April 2026 - 18:27 WIB

Trending di Daerah