Menu

Mode Gelap
Polemik Menjual BBM Eceran di Warung, Antara Kebutuhan dan Pelanggaran Aturan Antusiasme Pemuda Menguatkan Aksi Iklim Lewat RYCAM Short Video Contest 2025 Perjalanan Khoenunisa Bantu Nenek Jualan Sate Totok di SDN 2 Kalipucang Pangandaran Casabadia Villas & Hotel Pangandaran by Horison Hadirkan Konsep Villa dan Hotel Tropical Lifestyle Budidaya Lobster Modern di Pangandaran Bangkit, Indonesia Berpeluang Kuasai Pasar Global Korban Banjir di Maruyungsari Pangandaran Alami Gejala Sakit, Puskesmas Padaherang Turun ke Lapangan

News

70% Lulusan SMKN 1 Kalipucang Terserap di Dunia Kerja 

badge-check


					Poto: Penampakan bangunan SMKN 1 Kalipucang Perbesar

Poto: Penampakan bangunan SMKN 1 Kalipucang

LENSAPRIANGAN.COM – SMKN 1 Kalipucang, Kabupaten Pangandaran memiliki tiga program keahlian, Yakni desain pemodelan dan informasi bangunan (DPIB), desain komunikasi visual (DKV) dan Kuliner.

 

Menurut Kepala Sekolah SMKN 1 Kalipucang, Tina Nurhayati melalui staf Humas, Heri menyebut, Ketiganya sudah bekerjasama dengan perusahaan industri

 

“Sehingga, selepas lulus sekolah untuk mencari pekerjaan bisa lebih mudah,” katanya Senin, (20/5/2024).

 

Menurutnya, peserta didik di tehnik DPIB akan dibekali berbagai keterampilan diantaranya, menggambar dan mendesain bangunan.

 

“Jadi, begitu lulus mereka (peserta didik) sudah mahir,” katanya.

 

Tekhnik lainnya desain komunikasi visual (DKV). Dkv mempelajari tentang teknik vidio graphy dan foto graphy serta desainya seperti desain banner, kemasan dan player.

 

“DKV ini kedepanya menjadi desainer digital. Misalnya poto grafis jadi poto grafer dan vidio grafis jadi kameramen. Termasuk desain baner,” katanya.

 

DKV juga sudah bekerjasama dengan berbagai perusahaan. Sehingga mudah untuk mencari pekerjaan.

 

Senada dengan Tekhnik Kuliner atau tata boga. Tekhnik ini menjadi jurusan unggulan di SMKN 1 Kalipucang.

 

Tekhnik Kuliner mempelajari mengolah masakan dari mulai pemilihan, pengolahan hingga penyajian bahan makanan.

 

“Yang diolahnya itu makanan tradisional, oriental dan internasional. Kita juga sudah kerjasama dengan berbagai perusahaan industri bahkan sudah MoU dengan perusahaan,” kata Heri.

Ia menjelaskan, untuk tahun ini saja peserta didik lulusan SMK Kalipucang sekitar 70% dari Tekhnik kuliner yang sudah terserap di dunia kerja.

“Yang lainya ada yang melanjutkan pendidikan ada juga yang sedang menunggu panggilan,” pungkasnya. (art)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Guru MTs di Padaherang Pangandaran Laporkan MBG Bermasalah

4 Februari 2026 - 14:44 WIB

Dukung Program MBG, Petani di Ciganjeng Pangandaran Tanam Sayuran Selada

4 Februari 2026 - 13:37 WIB

Polemik Menjual BBM Eceran di Warung, Antara Kebutuhan dan Pelanggaran Aturan

3 Februari 2026 - 20:31 WIB

Antusiasme Pemuda Menguatkan Aksi Iklim Lewat RYCAM Short Video Contest 2025

3 Februari 2026 - 15:26 WIB

Bau Menyengat, PHRI Bantah Limbah di Pantai Pangandaran dari Hotel

3 Februari 2026 - 12:49 WIB

Trending di Daerah