Menu

Mode Gelap
Polemik Menjual BBM Eceran di Warung, Antara Kebutuhan dan Pelanggaran Aturan Antusiasme Pemuda Menguatkan Aksi Iklim Lewat RYCAM Short Video Contest 2025 Perjalanan Khoenunisa Bantu Nenek Jualan Sate Totok di SDN 2 Kalipucang Pangandaran Casabadia Villas & Hotel Pangandaran by Horison Hadirkan Konsep Villa dan Hotel Tropical Lifestyle Budidaya Lobster Modern di Pangandaran Bangkit, Indonesia Berpeluang Kuasai Pasar Global Korban Banjir di Maruyungsari Pangandaran Alami Gejala Sakit, Puskesmas Padaherang Turun ke Lapangan

Daerah

Suami Wafat, Ibu 3 Anak Kembar di Pangandaran Bingung Hidupi Anaknya  

badge-check


					Wakil bupati Pangandaran Ujang Endin menyambangi keluarga Tasiah Perbesar

Wakil bupati Pangandaran Ujang Endin menyambangi keluarga Tasiah

LENSAPRIANGAN.COM – Seorang ibu rumah tangga, Tasiah (36) mengaku bingung menghidupi kelima anaknya yang masih kecil pasca sang suami meninggal dunia beberapa hari lalu.

Terlebih, Tasiah memiliki tiga anak kembar berjenis kelamin perempuan yang usianya belum genap 3 tahun. Usia anak pertamanya baru menginjak 9 tahun dan anak kedua sekitar 4 tahun.

 

“Suami sudah engga ada (meninggal) untuk kedepanya bingung mau gimana lagi,” ucap Tasiah saat ditemui di kediamanya Sabtu, (25/5/2024).

Namun, ia tidak tega bila meninggalkan kelima anaknya untuk bekerja. Mengingat anak-anaknya masil kecil.

 

Tasiah tinggal bersama keluarganya dirumah sederhana di dusun Mekarasih Rt 10/4, Desa Paledah, Kecamatan Padaherang Kabupaten Pangandaran.

 

Untuk biaya hidup sehari-hari, Tasiah mengandalkan bantuan dari pemerintah.

 

“Setiap tiga bulan sekali ada bantuan Rp 600 ribu melalui kantor pos. Terakhir dapat kemarin mau lebaran,” katanya.

Sebelum meninggal, almarhum suami bekerja sebagai pedagang cilok di Jakarta. Penghasilanya pun tak menentu.

 

“Seminggu sekali suami ngirim Rp 200 – 300 ribu,” ungkapnya.

 

Oleh karena itu, sang suami jarang pulang kerumah. Ia menyebut sekitar 6 bulan bahkan satu tahun sekali pulang ke rumah.

Wakil bupati Pangandaran, Ujang Endin Indrawan mengaku prihatin dengan kondisi keluarga Tasiah.

“Saya turut berduka cita kepada keluarga almarhum, semoga diberi ketabahan” kata Wabup saat bertajiah ke rumah Tasiah.

 

Ia mengatakan, terkait anak-anak Tasiah, dirinya akan membantu di bidang pendidikanya.

“Untuk anak-anak almarhum, saya secara pribadi nanti akan ikut membantu agar mereka bisa menempuh pendidikan sebagaimana mestinya,” katanya.

 

Wabup juga menyebut, secara pribadi akan menjadi pengganti orang tua dari anak-anak almarhum.

“Anak-anak itu kan masih lecil. Ibunya juga tidak bekerja. Insya Alloh Saya akan jadi salah satu anak asuh dari anak-anak,” pungkasnya. (art)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Guru MTs di Padaherang Pangandaran Laporkan MBG Bermasalah

4 Februari 2026 - 14:44 WIB

VIRAL! Guru Mts di Pangandaran Geger ada Ulat Belatung pada Hidangan MBG

4 Februari 2026 - 14:32 WIB

Dukung Program MBG, Petani di Ciganjeng Pangandaran Tanam Sayuran Selada

4 Februari 2026 - 13:37 WIB

Polemik Menjual BBM Eceran di Warung, Antara Kebutuhan dan Pelanggaran Aturan

3 Februari 2026 - 20:31 WIB

Antusiasme Pemuda Menguatkan Aksi Iklim Lewat RYCAM Short Video Contest 2025

3 Februari 2026 - 15:26 WIB

Trending di Bisnis