Menu

Mode Gelap
Cegah Anak Kecanduan Gadget Saat Liburan, Yayasan Dangiang Galuh Pajajaran Luncurkan Program ULAS di Langkaplancar Warga Sekitar SPPG Pananjung Dua Pangandaran, Keluhkan Pola Pengadaan Bahan Baku MBG Ribuan Warga Meriahkan Jalan Sehat Bulan Bung Karno 2026 di Pangandaran, Edukasi Pancasila hingga Doorprize Rp 60 Juta Big Mike Fighting Series Guncang Pangandaran, Ajang Tinju Siap Lahirkan Petarung Muda  Tebar Hewan Kurban, Ratusan Kambing Dibagikan ke Sejumlah DKM di Kabupaten Pangandaran  Pangandaran Berduka, Cawabup 2024 Dikabarkan Meninggal Dunia

Daerah

Suami Wafat, Ibu 3 Anak Kembar di Pangandaran Bingung Hidupi Anaknya  

badge-check


					Wakil bupati Pangandaran Ujang Endin menyambangi keluarga Tasiah Perbesar

Wakil bupati Pangandaran Ujang Endin menyambangi keluarga Tasiah

LENSAPRIANGAN.COM – Seorang ibu rumah tangga, Tasiah (36) mengaku bingung menghidupi kelima anaknya yang masih kecil pasca sang suami meninggal dunia beberapa hari lalu.

Terlebih, Tasiah memiliki tiga anak kembar berjenis kelamin perempuan yang usianya belum genap 3 tahun. Usia anak pertamanya baru menginjak 9 tahun dan anak kedua sekitar 4 tahun.

 

“Suami sudah engga ada (meninggal) untuk kedepanya bingung mau gimana lagi,” ucap Tasiah saat ditemui di kediamanya Sabtu, (25/5/2024).

Namun, ia tidak tega bila meninggalkan kelima anaknya untuk bekerja. Mengingat anak-anaknya masil kecil.

 

Tasiah tinggal bersama keluarganya dirumah sederhana di dusun Mekarasih Rt 10/4, Desa Paledah, Kecamatan Padaherang Kabupaten Pangandaran.

 

Untuk biaya hidup sehari-hari, Tasiah mengandalkan bantuan dari pemerintah.

 

“Setiap tiga bulan sekali ada bantuan Rp 600 ribu melalui kantor pos. Terakhir dapat kemarin mau lebaran,” katanya.

Sebelum meninggal, almarhum suami bekerja sebagai pedagang cilok di Jakarta. Penghasilanya pun tak menentu.

 

“Seminggu sekali suami ngirim Rp 200 – 300 ribu,” ungkapnya.

 

Oleh karena itu, sang suami jarang pulang kerumah. Ia menyebut sekitar 6 bulan bahkan satu tahun sekali pulang ke rumah.

Wakil bupati Pangandaran, Ujang Endin Indrawan mengaku prihatin dengan kondisi keluarga Tasiah.

“Saya turut berduka cita kepada keluarga almarhum, semoga diberi ketabahan” kata Wabup saat bertajiah ke rumah Tasiah.

 

Ia mengatakan, terkait anak-anak Tasiah, dirinya akan membantu di bidang pendidikanya.

“Untuk anak-anak almarhum, saya secara pribadi nanti akan ikut membantu agar mereka bisa menempuh pendidikan sebagaimana mestinya,” katanya.

 

Wabup juga menyebut, secara pribadi akan menjadi pengganti orang tua dari anak-anak almarhum.

“Anak-anak itu kan masih lecil. Ibunya juga tidak bekerja. Insya Alloh Saya akan jadi salah satu anak asuh dari anak-anak,” pungkasnya. (art)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pengelola Kebun Durian di Kedungwuluh Pangandaran Sulap Lahan Tidak Produktif ‎

5 Agustus 2026 - 11:42 WIB

Grand Palma Pangandaran Rayakan HUT ke-3, Perkuat Konsep Syariah dan Targetkan Ekspansi

31 Juli 2026 - 21:50 WIB

Akhirnya, Tiga Anak Pemulung Asal Bekasi Dapat Perhatian Disdikpora Pangandaran, PGRI, dan BAZNAS

31 Juli 2026 - 18:01 WIB

Antara Guru dan AI: Peran Pendidik Tetap Tak Tergantikan di Era Kecerdasan Artifisial

30 Juli 2026 - 10:07 WIB

Manfaat Aplikasi Pronalin Cek, Bantu Ibu Hamil Kenali Risiko hingga Siapkan Persalinan Lebih Aman

28 Juli 2026 - 16:12 WIB

Trending di Daerah