Menu ✖

Mode Gelap
Lamine Coffee & Bakery Hadir di Pangandaran, Tawarkan 50 Menu dan Konsep Kuliner Terpadu Cerita Sarkam, Tukang Bangunan Asal Pangandaran yang Tergiur Gaji Tinggi, Pulang dari Batam Tanpa Hasil JPKP Dorong BBWS Citanduy Segera Tangani Banjir yang Rendam 700 Hektare Sawah di Pangandaran ASN Kemensos di Kabupaten Pangandaran Dorong Digitalisasi Bansos Lewat Agen Perlinsos Razia Gabungan Pajak Kendaraan di Pangandaran Musim Kemarau Jadi Berkah, Pengrajin Layangan Sawangan di Pangandaran Kebanjiran Order

Daerah

Suami Wafat, Ibu 3 Anak Kembar di Pangandaran Bingung Hidupi Anaknya  

badge-check


					Wakil bupati Pangandaran Ujang Endin menyambangi keluarga Tasiah Perbesar

Wakil bupati Pangandaran Ujang Endin menyambangi keluarga Tasiah

LENSAPRIANGAN.COM – Seorang ibu rumah tangga, Tasiah (36) mengaku bingung menghidupi kelima anaknya yang masih kecil pasca sang suami meninggal dunia beberapa hari lalu.

Terlebih, Tasiah memiliki tiga anak kembar berjenis kelamin perempuan yang usianya belum genap 3 tahun. Usia anak pertamanya baru menginjak 9 tahun dan anak kedua sekitar 4 tahun.

 

“Suami sudah engga ada (meninggal) untuk kedepanya bingung mau gimana lagi,” ucap Tasiah saat ditemui di kediamanya Sabtu, (25/5/2024).

Namun, ia tidak tega bila meninggalkan kelima anaknya untuk bekerja. Mengingat anak-anaknya masil kecil.

 

Tasiah tinggal bersama keluarganya dirumah sederhana di dusun Mekarasih Rt 10/4, Desa Paledah, Kecamatan Padaherang Kabupaten Pangandaran.

 

Untuk biaya hidup sehari-hari, Tasiah mengandalkan bantuan dari pemerintah.

 

“Setiap tiga bulan sekali ada bantuan Rp 600 ribu melalui kantor pos. Terakhir dapat kemarin mau lebaran,” katanya.

Sebelum meninggal, almarhum suami bekerja sebagai pedagang cilok di Jakarta. Penghasilanya pun tak menentu.

 

“Seminggu sekali suami ngirim Rp 200 – 300 ribu,” ungkapnya.

 

Oleh karena itu, sang suami jarang pulang kerumah. Ia menyebut sekitar 6 bulan bahkan satu tahun sekali pulang ke rumah.

Wakil bupati Pangandaran, Ujang Endin Indrawan mengaku prihatin dengan kondisi keluarga Tasiah.

“Saya turut berduka cita kepada keluarga almarhum, semoga diberi ketabahan” kata Wabup saat bertajiah ke rumah Tasiah.

 

Ia mengatakan, terkait anak-anak Tasiah, dirinya akan membantu di bidang pendidikanya.

“Untuk anak-anak almarhum, saya secara pribadi nanti akan ikut membantu agar mereka bisa menempuh pendidikan sebagaimana mestinya,” katanya.

 

Wabup juga menyebut, secara pribadi akan menjadi pengganti orang tua dari anak-anak almarhum.

“Anak-anak itu kan masih lecil. Ibunya juga tidak bekerja. Insya Alloh Saya akan jadi salah satu anak asuh dari anak-anak,” pungkasnya. (art)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tak Hanya Bangun Infrastruktur, Satgas TMMD ke-130 Kodim Pangandaran Pererat Kebersamaan Lewat Makan Bersama Warga

5 November 2026 - 12:46 WIB

Brigjen TNI Raja Beni Arifin Tinjau Langsung Progres TMMD ke-130 di Pangandaran

4 November 2026 - 19:12 WIB

Puluhan Tahun Tinggal di Rumah Reyot, Maspuah di Langkaplancar Pangandaran Kini Miliki Rumah Permanen 

4 November 2026 - 16:42 WIB

Solar Subsidi Bersubsidi Diduga untuk Alat Berat di Pangandaran, Pengawasan Jangan Tutup Mata

2 November 2026 - 16:04 WIB

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0625/Pangandaran Perkuat Pondasi Rutilahu Milik Siti di Desa Mekarwangi

2 November 2026 - 13:58 WIB

Trending di Daerah