Menu

Mode Gelap
Bersama Polisi Militer, Mutiara Sunah Padaherang Bagikan Ribuan Takjil, 1.045 Al-Qur’an, dan 2.000 Nasi Box Ramadan 2026, IJTI Galuh Raya Kembali Gelar Program IJTI Berbagi, Salurkan Bansos bagi Jompo dan Anak Yatim di Ciamis dan Pangandaran Angin Kencang Terjang Padaherang, Warung Didi Ambruk dan Rugi Rp 10 Juta KUA Cimerak Pangandaran Gencarkan Edukasi Keagamaan di Bulan Ramadan 2026 Pelaksanaan Program MBG di Pangandaran Disorot, Mulai Kualitas dan Nominal Anggaran Menu Tak Sesuai Harapan saat Ramadan 2026, Menu MBG di Pangandaran Diprotes Warga

Daerah

Dugaan Persekusi Terhadap Pengasuh Ponpes Fathurrohman Berujung Islah

badge-check


					Dugaan Persekusi Terhadap Pengasuh Ponpes Fathurrohman Berujung Islah Perbesar

Banjar, LENSAPRIANGAN.COM – Setelah terjadi ketegangan dan nyaris ricuh. Kasus dugaan persekusi terhadap Kyai Ujang Saepudin, pengasuh Pondok Pesantren Fathurrohman yang dilakukan Ade Yusuf berakhir ishlah (Damai).

Sebelumnya, Kasus tersebut sempat di mediasi oleh pemerintahan desa Binangun dan para ulama Kota Banjar. Senin (19/8/2024). Namun kasus dugaan persekusi tersebut akhirnya di mediasi oleh Mapolres Banjar.

 

Dengan disaksikan langsung oleh Kapolres Banjar, AKBP Danny Yulianto dan Dandim 0613 Ciamis, Letkol Inf Afiid Cahyono, Ade Yusuf pelaku dugaan persekusi pengasuh Pondok Pesantren Fathurrohman menyatakan permohonan maafnya kepada pihak Pondok Pesantren Fathurrohman Assaefiyah atas sikap dan juga tindakan nya yang terjadi pada hari jum’at tanggal 16 Agustus 2024 pukul 04.30 WIB.

 

Dalam kesempatan itu Kapolres Banjar AKBP Danny Yulianto menyampaikan bahwa Polres Banjar bersama Kodim 0613/ Ciamis mencoba memfasilitasi untuk mediasi antara kedua belah pihak, sehingga permasalahannya bisa diselesaikan dan berakhir dengan damai.

 

” Alhamdulillah kedua belah pihak bisa saling memahami, mengerti dan saling memaafkan.

Dan ini adalah keberhasilan warga Kota Banjar. Biar orang tahu, bahwa Kota Banjar itu Kota yang kondusif, ” ucapnya.

 

AKBP Danny pun menambahkan, setiap ada permasalahan hendaknya bisa diselesaikan dengan diskusi dan berdialog, sehingga permasalahan tidak harus membesar.

Terkait kerugian yang dialami Ade Yusuf atas rusaknya beberapa bagian rumah miliknya, Kapolres Banjar mengatakan akan membantu membereskannya.

 

” Dengan ishlah ini dianggap sudah tidak ada permasalahan. Dan untuk masalah yang ada, kita akan sama-sama membantu membereskannya, ” tutup Kapolres Banjar.

Sebelumnya dikabaran,  Di picu adanya dugaan tindakan persekusi terhadap Kyai Ujang Saepudin, pengasuh pondok pesantren Fathurrohman, Ratusan masa dari berbagai daerah mendatangi kantor Desa Binangun, kota Banjar, Jawa Barat, Senin (19/8/2024).

 

Massa yang datang memaksa masuk kedalam aula dengan cara mendobrak pintu aula untuk menemui Ade Yusuf (60) yang diduga telah melakukan persekusi terhadap Kyai Ujang Saepudin, pengasuh pondok pesantren Fathurrohman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sedih! Mau Lebaran, Sepeda Motor Milik Paijan di Pangandaran Diambil Orang

18 Maret 2026 - 15:46 WIB

Coko Run 100 Meter Meriahkan Malam di Banjar, Polres Dorong Energi Positif Generasi Muda

18 Maret 2026 - 11:39 WIB

Kapolres Cek Pospam Operasi Ketupat Lodaya 2026, di Jalur Wisata Pangandaran

17 Maret 2026 - 14:11 WIB

Antisipasi Lonjakan Wisatawan Lebaran 2026, Pemkab Pangandaran Siapkan 12 Shuttle Gratis 

17 Maret 2026 - 13:49 WIB

Ram Cek Jelang Lebaran, Petugas Gabungan Periksa Bus Umum di Terminal Pangandaran

16 Maret 2026 - 21:22 WIB

Trending di Daerah