Menu ✖

Mode Gelap
Lamine Coffee & Bakery Hadir di Pangandaran, Tawarkan 50 Menu dan Konsep Kuliner Terpadu Cerita Sarkam, Tukang Bangunan Asal Pangandaran yang Tergiur Gaji Tinggi, Pulang dari Batam Tanpa Hasil JPKP Dorong BBWS Citanduy Segera Tangani Banjir yang Rendam 700 Hektare Sawah di Pangandaran ASN Kemensos di Kabupaten Pangandaran Dorong Digitalisasi Bansos Lewat Agen Perlinsos Razia Gabungan Pajak Kendaraan di Pangandaran Musim Kemarau Jadi Berkah, Pengrajin Layangan Sawangan di Pangandaran Kebanjiran Order

Daerah

PKL di Kawasan Pantai Pangandaran Ditertibkan Jaga Satpa Pesona 

badge-check


					Saat penertiban PKL di area pantai Pangandaran Perbesar

Saat penertiban PKL di area pantai Pangandaran

LENSAPRIANGAN.COM – Menghadapi libur natal dan tahun (Nataru), Pedagang kaki lima (PKL) di area pinggir pantai Pangandaran di tertibkan oleh Tim gabungan jaga Sapta Pesona Jumat, (27/12/2024).

Ketua Tim Jaga Pesona, Dedih mengatakan PKL dari pantai timur hingga PKL di pantai Barat sudah di tertibkan.

“PKL yang ditertibkan dari mulai landasan Susi sampe Cagar Alam. Pantai Timur juga sama. Itu sudah dilaksanakan beberapa hari kemarin,” kata Dedih di lokasi dekat pangandaran Sunset.

 

Dalam penertiban ia mengaku tidak merasa kesulitan, karena pada dasarnya pihaknya tidak melarang berjualan, akan tetapi lebih cenderung penertiban.

Adapun saat penertiban kedapati pedagang dari luar Pangandaran, pihaknya mengaku telah melakukan edukasi dan pemahaman kepada pedagang untuk meninggalkan lapak tersebut.

“Setelah dilakukan edukasi dan pembinaan mereka langsung meninggalkan tempat berdagangnya,” ucapnya.

 

Sementara itu, untuk kedepan nantinya akan ada regulasi kaitan dengan pemetaan dan penataan bagi para pedagang di Pantai pangandaran.

 

Dalam aturannya, para pedagang yang boleh berjualan di area tersebut harus warga pangandaran dan memiliki kartu tanda anggota (KTA) yang di keluarkan oleh dinas perdagangan setempat.

“Dan itu mematuhi ketentuan bahwa mereka tidak boleh tenda, tapi menggunakan payung. Dan itu gratis tidak di pungut biaya,” katanya.

 

Hingga saat ini kata dia, para pedagang yang telah resmi tercatat di dinas perdagangan kabupaten Pangandaran mencapai 1.200 pedagang. (art)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tak Hanya Bangun Infrastruktur, Satgas TMMD ke-130 Kodim Pangandaran Pererat Kebersamaan Lewat Makan Bersama Warga

5 November 2026 - 12:46 WIB

Brigjen TNI Raja Beni Arifin Tinjau Langsung Progres TMMD ke-130 di Pangandaran

4 November 2026 - 19:12 WIB

Puluhan Tahun Tinggal di Rumah Reyot, Maspuah di Langkaplancar Pangandaran Kini Miliki Rumah Permanen 

4 November 2026 - 16:42 WIB

Solar Subsidi Bersubsidi Diduga untuk Alat Berat di Pangandaran, Pengawasan Jangan Tutup Mata

2 November 2026 - 16:04 WIB

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0625/Pangandaran Perkuat Pondasi Rutilahu Milik Siti di Desa Mekarwangi

2 November 2026 - 13:58 WIB

Trending di Daerah