Menu

Mode Gelap
Pangandaran Berduka, Cawabup 2024 Dikabarkan Meninggal Dunia Pemotor RX KING Asal Cilacap Nyaris Jadi Korban Pembacokan di Pangandaran, Sempat Ditangkis Saat Diserang Rakor dan Evaluasi SPPGĀ  di Pangandaran, BGN: Jurnalis Tak Boleh Meliput BUMDes Masawah Soroti Krisis Sampah di Pantai Madasari, Desak Pemkab Pangandaran Bertindak Tegas Overload, Truk Bermuatan Kayu di Pangandaran Terguling Kecelakaan Mobil Wisatawan asal Tasikmalaya di Pangandaran, 1 Orang MD dan 17 Luka-Luka

Daerah

Korban Banjir di Maruyungsari Pangandaran Alami Gejala Sakit, Puskesmas Padaherang Turun ke Lapangan

badge-check


					Korban Banjir di Maruyungsari Pangandaran Alami Gejala Sakit, Puskesmas Padaherang Turun ke Lapangan Perbesar

LENSAPRIANGAN.COM – Itensitas hujan tinggi, wilayah Dusun Anggaraksan, Desa Maruyungsari, Kecamatan Padaherang Kabupaten Pangandaran kembali dilanda banjir.

Banjir di Dusun Anggaraksan disebabkan meluapnya anak sungai Citanduy yakni, sungai Ciseel dan kiriman air dari sejumlah daerah.

Selain merendam lahan pertanian yang belum layak dipanen, banjir juga merendam pemukiman di Dusun Anggaraksan.

Di pemukiman warga, sudah ada sekitar seminggu terendam banjir dengan ketinggian air 10 hingga 40 sentimeter.

Akibat terdampak banjir, kini sejumlah warga mengalami gejala sakit berupa gatal-gatal, demam, dan batuk pilek, Kamis (20/11/2025).

Kepala Desa Maruyungsari, Tusiman, mengatakan, dampak banjir di Anggaraksan Desa Maruyungsari ini memang banyak warga yang mengalami gejala sakit.

“Di Anggaraksan, ada empat RT terdampak banjir hingga pekarangan rumah. Saat ini, banyak warga yang mengalami gejala sakit seperti gatal-gatal,” katanya.

Dia bersyukur ada pengecekan gratis dari Puskesmas Padaherang dengan turun langsung ke lingkungan Anggaraksan.

“Alhamdulillah langsung direspon oleh ibu Kepala Puskesmas. Hari ini, dilaksanakan pengobatan gratis oleh tenaga medis bagi warga yang mengalami sakit – sakit,” ungkap Tusiman.

Karena berhubungan dengan air, banyak keluhan warga yang mengalami gatal-gatal, demam yang disebabkan oleh sumur-sumur air warga banyak yang terendam.

“Sekarang ini, ada sekitar 20 warga yang mengalami sakit dari total sekitar 200 kepala keluarga (KK),” jelasnya.

Kepala Puskesmas Padaherang, Suryati menyampaikan, kegiatan turun langsung ke lapangan ini merupakan satu program cek kesehatan gratis.

“Maka, kami mengadakan pemeriksaan bagi masyarakat yang terdampak banjir dan kami langsung memberikan obat. Dan melakukan kaporitasi sehingga sumur – sumur yang terendam banjir diberikan kaporit,” paparnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

STISIP BP Banjar Lantik Pengurus Baru DPM, BEM, Himpunan IP dan AB Periode 2025/2026

23 April 2026 - 16:07 WIB

Penguatan Kapasitas, KPID Jabar Gelar Pelatihan Khusus Jurnalis di Priangan Timur

23 April 2026 - 07:41 WIB

Disdikpora Pangandaran Evaluasi Program Pendidikan Karakter Melesat, Salat Jumat Tunggu Fatwa MUI

21 April 2026 - 12:09 WIB

Pangandaran Berduka, Cawabup 2024 Dikabarkan Meninggal Dunia

18 April 2026 - 16:50 WIB

Muscab PKB di Pangandaran, Siap Hijaukan Bumi Pesisir

18 April 2026 - 14:15 WIB

Trending di Daerah