Menu

Mode Gelap
KUA Cimerak Pangandaran Gencarkan Edukasi Keagamaan di Bulan Ramadan 2026 Pelaksanaan Program MBG di Pangandaran Disorot, Mulai Kualitas dan Nominal Anggaran Menu Tak Sesuai Harapan saat Ramadan 2026, Menu MBG di Pangandaran Diprotes Warga Asyik!!! Camat di Pangandaran Panen Raya Jagung Angin Kencang Terjang Kalipucang Pangandaran, 9 Rumah Warga Terdampak Ribuan Warga di Pangandaran Diduga Jadi Korban Investasi Bodong, Ini Klarifikasi MBA

Daerah

Korban Banjir di Maruyungsari Pangandaran Alami Gejala Sakit, Puskesmas Padaherang Turun ke Lapangan

badge-check


					Korban Banjir di Maruyungsari Pangandaran Alami Gejala Sakit, Puskesmas Padaherang Turun ke Lapangan Perbesar

LENSAPRIANGAN.COM – Itensitas hujan tinggi, wilayah Dusun Anggaraksan, Desa Maruyungsari, Kecamatan Padaherang Kabupaten Pangandaran kembali dilanda banjir.

Banjir di Dusun Anggaraksan disebabkan meluapnya anak sungai Citanduy yakni, sungai Ciseel dan kiriman air dari sejumlah daerah.

Selain merendam lahan pertanian yang belum layak dipanen, banjir juga merendam pemukiman di Dusun Anggaraksan.

Di pemukiman warga, sudah ada sekitar seminggu terendam banjir dengan ketinggian air 10 hingga 40 sentimeter.

Akibat terdampak banjir, kini sejumlah warga mengalami gejala sakit berupa gatal-gatal, demam, dan batuk pilek, Kamis (20/11/2025).

Kepala Desa Maruyungsari, Tusiman, mengatakan, dampak banjir di Anggaraksan Desa Maruyungsari ini memang banyak warga yang mengalami gejala sakit.

“Di Anggaraksan, ada empat RT terdampak banjir hingga pekarangan rumah. Saat ini, banyak warga yang mengalami gejala sakit seperti gatal-gatal,” katanya.

Dia bersyukur ada pengecekan gratis dari Puskesmas Padaherang dengan turun langsung ke lingkungan Anggaraksan.

“Alhamdulillah langsung direspon oleh ibu Kepala Puskesmas. Hari ini, dilaksanakan pengobatan gratis oleh tenaga medis bagi warga yang mengalami sakit – sakit,” ungkap Tusiman.

Karena berhubungan dengan air, banyak keluhan warga yang mengalami gatal-gatal, demam yang disebabkan oleh sumur-sumur air warga banyak yang terendam.

“Sekarang ini, ada sekitar 20 warga yang mengalami sakit dari total sekitar 200 kepala keluarga (KK),” jelasnya.

Kepala Puskesmas Padaherang, Suryati menyampaikan, kegiatan turun langsung ke lapangan ini merupakan satu program cek kesehatan gratis.

“Maka, kami mengadakan pemeriksaan bagi masyarakat yang terdampak banjir dan kami langsung memberikan obat. Dan melakukan kaporitasi sehingga sumur – sumur yang terendam banjir diberikan kaporit,” paparnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

DPRD Pangandaran Soroti Dugaan Keuntungan dalam Menu MBG, Minta Masyarakat Berani Speak Up

28 Februari 2026 - 17:09 WIB

KUA Cimerak Pangandaran Gencarkan Edukasi Keagamaan di Bulan Ramadan 2026

27 Februari 2026 - 22:03 WIB

Pengurus Kwarcab Gerakan Pramuka Pangandaran Periode 2026-2031 Resmi Dilantik

27 Februari 2026 - 14:59 WIB

Pelaksanaan Program MBG di Pangandaran Disorot, Mulai Kualitas dan Nominal Anggaran Menu

26 Februari 2026 - 19:06 WIB

KUA Cimerak Gelar BRUS di SMK Miftahul Ulum, Bentengi Remaja dari Pergaulan Bebas dan Pernikahan Dini

26 Februari 2026 - 15:02 WIB

Trending di Daerah