Menu

Mode Gelap
Ribuan Warga Meriahkan Jalan Sehat Bulan Bung Karno 2026 di Pangandaran, Edukasi Pancasila hingga Doorprize Rp 60 Juta Big Mike Fighting Series Guncang Pangandaran, Ajang Tinju Siap Lahirkan Petarung Muda  Tebar Hewan Kurban, Ratusan Kambing Dibagikan ke Sejumlah DKM di Kabupaten Pangandaran  Pangandaran Berduka, Cawabup 2024 Dikabarkan Meninggal Dunia Pemotor RX KING Asal Cilacap Nyaris Jadi Korban Pembacokan di Pangandaran, Sempat Ditangkis Saat Diserang Rakor dan Evaluasi SPPG  di Pangandaran, BGN: Jurnalis Tak Boleh Meliput

Headline

Ramadhan 2024, Dapur Mimi di Pangandaran Banyak Terima Pesanan

badge-check


					Ramadhan 2024, Dapur Mimi di Pangandaran Banyak Terima Pesanan Perbesar

LENSAPRIANGAN.COM  –  Bulan suci ramadhan adalah bulan yang penuh hikmah dan barokah. Meski puasa, tidak sedikit orang yang sengaja mengais rezeki.

Seperti, mulai dari pengolahan buah kolang kaling dan menjual berbagai menu makanan takjil untuk berbuka puasa.

Selain itu, ada juga yang membuat beraneka ragam macam kue untuk hidangkan di momen bulan suci ramadhan.

Seperti yang dikerjakan Diana Mardiana (29) di RT 14/06 Dusun Kawarasan, Desa Sindangwangi, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.

Sudah 3 kali lebaran setiap hari Diana menghabiskan waktunya untuk memproduksi berbagai macam kue mulai dari kue basah hingga kue kering.

Tidak hanya siang hari, perempuan yang memiliki dua anak kembar ini sering membuat kue pesanan hingga larut malam.

Diana mengaku, bulan ramadhan tahun 2024 ini sudah cukup banyak menerima pesanan kue kering untuk lebaran nanti.

Pesanan kue kering yang masuk sudah ada sekitar 700 toples dan itu belum termasuk pesanan baru.

“Ukurannya macem-macem, ada toples yang besar, sedang dan ada yang kecil. Seminggu sebelum puasa, sebenarnya saya sudah produksi,” jelasnya di rumah kecilnya, Jum’at (29/3/2024).

Saat memproduksi kue kering, sehari harinya dia mengaku dibantu oleh kakak dan ibunya.

Ada beberapa kue kering diproduksi Diana yakni kue nastar, putri salju, kastangel, sagu keju, semprit susu, coklat mede, kacang mede, agar kering dan sebagainya.

“Kalau harganya itu variatif tergantung jenis dan beratnya. Seperti kue nastar, satu toples kecilnya Rp 20 ribu, toples ukuran besar Rp 40 ribu sampai Rp 65 ribu,” jelasnya.

Meskipun butuh ketelatenan yang ekstra, Ia bersyukur di bulan ramadhan ini hasil produksinya ramai diminati konsumen.

“Ya, alhamdulilah puasa menjadi bulan yang penuh barokah, rezeki selalu ngalir. Sama seperti bulan puasa di tahun sebelumnya, banyak pesanan kue kering,” ungkap Diana.

Selain kue kering, Dia pun memproduksi berbagai macam kue basah seperti kue brownies, bolu gulung, bolu panggang, bolu santan, kue ulang tahun dan berbagai jenis kue lainnya.

Kalau soal harga, itu tergantung ukuran dan jenisnya. Harga, mulai dari Rp 15 ribu sampai Rp 500 ribu per kuenya.

“Alhamdulillah, selain keu kering, banyak yang pesan kue basah. Ada yang buat buka puasa, ulang tahun dan menu buat lebaran idulfitri nanti,” ungkapnya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ribuan Warga Meriahkan Jalan Sehat Bulan Bung Karno 2026 di Pangandaran, Edukasi Pancasila hingga Doorprize Rp 60 Juta

20 Juni 2026 - 14:24 WIB

SPPG di Pangandaran Kembali Normal, Operasional Libur Sementara Ikuti Kalender Sekolah

20 Juni 2026 - 14:11 WIB

LBH Ansor Pangandaran Desak Investigasi Tumpahan Batu Bara, Harus Ada Pemulihan dan Penegakan Hukum

19 Juni 2026 - 16:52 WIB

Resmikan Jalan Jembatan Cantilan, Ida Nurlaela Dorong Konektivitas Pangandaran–Tasikmalaya dan Akses Ekonomi Warga

16 Juni 2026 - 14:11 WIB

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Satlantas Polres Banjar Bagikan 150 Paket Sembako untuk Pengemudi Becak

15 Juni 2026 - 19:00 WIB

Trending di Daerah