Menu

Mode Gelap
Bersama Polisi Militer, Mutiara Sunah Padaherang Bagikan Ribuan Takjil, 1.045 Al-Qur’an, dan 2.000 Nasi Box Ramadan 2026, IJTI Galuh Raya Kembali Gelar Program IJTI Berbagi, Salurkan Bansos bagi Jompo dan Anak Yatim di Ciamis dan Pangandaran Angin Kencang Terjang Padaherang, Warung Didi Ambruk dan Rugi Rp 10 Juta KUA Cimerak Pangandaran Gencarkan Edukasi Keagamaan di Bulan Ramadan 2026 Pelaksanaan Program MBG di Pangandaran Disorot, Mulai Kualitas dan Nominal Anggaran Menu Tak Sesuai Harapan saat Ramadan 2026, Menu MBG di Pangandaran Diprotes Warga

Daerah

Alumni 1979 SMAN 7 Jakarta Tularkan Virus Kebaikan di Pangandaran

badge-check


					Poto; warga sedang diperiksa oleh petugas kesehatan Perbesar

Poto; warga sedang diperiksa oleh petugas kesehatan

Pangandaran,LENSAPriangan – Alumni 1979 SMAN 7 Jakarta menggandeng SMAN 1 Parigi menggelar pengobatan gratis kepada 1.000 masyarakat Pangandaran, Jawa Barat.

Ketua pelaksana alumni SMAN 7 Jakarta Dwi Heryanto mengatakan, targetnya sasarannya yaitu, lansia, ibu hamil, penderita mata minus dan plus serta penyakit umum lainya.

Menurut Dwi, salah satu tujuan dari kegiatan tersebut yakni menularkan virus kebaikan bagi para alumni SMAN di Indonesia.

“SMA Parigi ini kan masyarakat kita juga. Jadi kita hanya menularkan, supaya tertular dan berkembang. Dan itu kami sampaikan juga ke SMA yang lain,” kata dia di SMA Parigi, Pangangandaran Sabtu, (26/10/2024).

 

Dwi mengungkapkan, kegiatan tersebut rutin dilakukan selama satu tahun sekali. Ia mengaku sudah menularkan ke 15 wilayah di Indonesia, salah satunya di Sumatera Utara.

“Sebenernya ini yang ke 18, tapi kemarin kepotong covid-19 selama tiga tahun. Jadi ini yang ke 15,” ungkapnya.

 

Ketua ikatan alumni SMAN 1 Parigi, Dani Hamdani mengatakan, sangat mengapresiasi apa yang sudah dilakukan para alumni SMAN 7 Jakarta. Ia berharap, bisa menginspirasi SMAN 1 Parigi.

“Mudah-mudahan kedepannya alumni SMA Parigi bisa mengadakan kegiatan baksos apapun, mau pengobatan ataupun lingkungan, sehingga bisa membantu pemerintah kabupaten Pangandaran,” ungkapnya.

 

Sementara itu, warga Cintakarya Parigi, Harun mengatakan, sengaja datang di kegiatan lantaran mempunyai keluhan lambung, kolesterol dan penglihatan tidak jelas.

“Saya kesini minta bantuan, ternyata benar-benar serius menanganinya. Apa yang saya rasakan langsung diberi pertolongan,” ucapnya.

 

Untuk informasi, Dalam pengobatan tersebut, warga diperiksa oleh dokter ahli dari jakarta. Mereka di periksa kemudian diberikan obat sesuai keluhannya masing-masing secara gratis. Usai pemeriksaan, mereka diberikan sembako.

Sementara itu, Bagi penderita mata minus maupun plus, mereka diberikan kacamata langsung di lokasi pengobatan. Namun, bagi penderita mata minus di arahkan untuk menunggu kacamata beberapa hari kedepan. (art).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sedih! Mau Lebaran, Sepeda Motor Milik Paijan di Pangandaran Diambil Orang

18 Maret 2026 - 15:46 WIB

Coko Run 100 Meter Meriahkan Malam di Banjar, Polres Dorong Energi Positif Generasi Muda

18 Maret 2026 - 11:39 WIB

Kapolres Cek Pospam Operasi Ketupat Lodaya 2026, di Jalur Wisata Pangandaran

17 Maret 2026 - 14:11 WIB

Antisipasi Lonjakan Wisatawan Lebaran 2026, Pemkab Pangandaran Siapkan 12 Shuttle Gratis 

17 Maret 2026 - 13:49 WIB

Ram Cek Jelang Lebaran, Petugas Gabungan Periksa Bus Umum di Terminal Pangandaran

16 Maret 2026 - 21:22 WIB

Trending di Daerah