Menu

Mode Gelap
Bersama Polisi Militer, Mutiara Sunah Padaherang Bagikan Ribuan Takjil, 1.045 Al-Qur’an, dan 2.000 Nasi Box Ramadan 2026, IJTI Galuh Raya Kembali Gelar Program IJTI Berbagi, Salurkan Bansos bagi Jompo dan Anak Yatim di Ciamis dan Pangandaran Angin Kencang Terjang Padaherang, Warung Didi Ambruk dan Rugi Rp 10 Juta KUA Cimerak Pangandaran Gencarkan Edukasi Keagamaan di Bulan Ramadan 2026 Pelaksanaan Program MBG di Pangandaran Disorot, Mulai Kualitas dan Nominal Anggaran Menu Tak Sesuai Harapan saat Ramadan 2026, Menu MBG di Pangandaran Diprotes Warga

Bisnis

Hari Tani, Ida Nurlaela Sambangi Kelompok Tani di Ciganjeng Pangandaran, Petani adalah Ruh Bangsa

badge-check


					Hari Tani, Ida Nurlaela Sambangi Kelompok Tani di Ciganjeng Pangandaran, Petani adalah Ruh Bangsa Perbesar

LENSAPRIANGAN.COM – Dalam rangka memperingati Hari Tani Nasional, Anggota Komisi VI DPR RI Hj. Ida Nurlaela Wiradinata melakukan kunjungan kerja ke Kelompok Tani Mekar Bayu yang berada di Desa Ciganjeng, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, Rabu (15/10/2025).

Dalam kunjungan tersebut, Hj. Ida menyampaikan harapannya agar arah kebijakan politik dan anggaran negara lebih berpihak kepada petani.

Menurutnya, pertanian bukan sekadar sektor ekonomi, tetapi menyangkut hak dasar manusia yang berkaitan langsung dengan ketahanan pangan nasional.

“Jika sebuah negara kekurangan pangan, maka akan timbul persoalan besar, bahkan bisa mengarah pada bencana kelaparan.”

“Pangandaran ini punya potensi alam luar biasa, dan sudah seharusnya anggaran negara dialokasikan lebih banyak untuk mendukung kebijakan pertanian,” ujar Ida.

Ia menegaskan bahwa petani merupakan tulang punggung bangsa sejak dahulu, dan tetap menjadi kekuatan utama dalam pembangunan nasional, terutama dalam bidang ketahanan pangan.

Ida pun menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi dan pengembangan agroindustri sebagai solusi dalam menghadapi tantangan zaman.

“Sekarang kita hidup di era digital. Petani harus didorong untuk melek teknologi dan terlibat dalam agroindustri. Dengan begitu, hasil pertanian bisa meningkat, dan nilai tambahnya pun lebih besar,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Ida juga menyampaikan dukungannya terhadap program sertifikasi pangan untuk menjamin kualitas produk pertanian.

Ia mendorong para petani untuk tidak lelah dalam berjuang menghasilkan pangan yang berkualitas bagi bangsa.

Namun demikian, Ia juga menyoroti kekhawatiran terkait semakin berkurangnya jumlah petani muda. Banyak petani saat ini yang sudah berusia lanjut dan minim regenerasi.

“Petani kita hampir punah. Banyak yang sudah tua, dan generasi mudanya enggan melanjutkan.”

“Padahal, bertani bukan pekerjaan yang melelahkan jika dilakukan dengan cara yang modern. Justru ini adalah sumber kehidupan, terutama di daerah,” ungkap Ida.

Ida berharap ke depan lebih banyak anak muda tertarik untuk menekuni dunia pertanian, khususnya di tengah kemajuan teknologi yang dapat membantu mereka dalam meningkatkan efisiensi dan produktivitas.

“Dengan semangat dan dukungan yang tepat, para petani muda bisa menjadi ujung tombak penguatan pangan Indonesia,” ungkapnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Hotel Grand Palma Pangandaran by Horison Hadirkan Pengalaman Menginap Nyaman

14 Maret 2026 - 19:27 WIB

Bersama Polisi Militer, Mutiara Sunah Padaherang Bagikan Ribuan Takjil, 1.045 Al-Qur’an, dan 2.000 Nasi Box

13 Maret 2026 - 13:18 WIB

Jelang Operasi Ketupat 2026, Polres Banjar Salurkan Sembako dan Perlengkapan Lalulintas

13 Maret 2026 - 13:10 WIB

Penyegaran Organisasi, Bupati Pangandaran Lantik Pejabat Eselon III

12 Maret 2026 - 23:05 WIB

Jelang Lebaran 2026, Bupati Pangandaran Siagakan Layanan Kesehatan

12 Maret 2026 - 10:51 WIB

Trending di Daerah