Menu

Mode Gelap
Polemik Menjual BBM Eceran di Warung, Antara Kebutuhan dan Pelanggaran Aturan Antusiasme Pemuda Menguatkan Aksi Iklim Lewat RYCAM Short Video Contest 2025 Perjalanan Khoenunisa Bantu Nenek Jualan Sate Totok di SDN 2 Kalipucang Pangandaran Casabadia Villas & Hotel Pangandaran by Horison Hadirkan Konsep Villa dan Hotel Tropical Lifestyle Budidaya Lobster Modern di Pangandaran Bangkit, Indonesia Berpeluang Kuasai Pasar Global Korban Banjir di Maruyungsari Pangandaran Alami Gejala Sakit, Puskesmas Padaherang Turun ke Lapangan

Daerah

Kiyai Habibudin Turun Gunung Daftar di Pilkada Pangandaran

badge-check


					Poto: kiyai Habibudin saat menyerahkan formulir pendaftaran ke DPD PAN Pangandaran Perbesar

Poto: kiyai Habibudin saat menyerahkan formulir pendaftaran ke DPD PAN Pangandaran

LENSAPRIANGAN.COM – Tokoh masyarakat Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran, Kiyai Habibudin turun gunung daftar menjadi bakal calon Bupati dan wakil bupati ke partai PAN di Pilkada 2024.

Dengan tegas ia mengatakan, Konsenya ingin memanusiakan manusia di Kabupaten Pangandaran.

 

“Karena, kalau manusia sudah dijadikan manusia, maka dia akan faham dengan apa yang dia miliki,” kata Habib usai penyerahan formulir pendaftaran di DPD PAN Pangandaran Rabu, (8/5/2024).

 

Sebab, dari mulai akal pikiran yang dimiliki yang diberikan dengan sempurna itu maka akan dipergunakan.

 

“Artinya, manusia itu harus sesuai dengan porsinya sebagai manusia,” tandasnya.

 

Semisal, hak masyarakat dan anggota DPRD di Kabupaten Pangandaran yang tidak diberikan.

 

“Kalau tidak diberikan berarti tidak dimanusiakan,” katanya.

 

Tak hanya itu, ia pun merasa miris ketika mengetahui tunjangan RT/RW dan perangkat desa yang tak kunjung dibayar oleh pemda.

 

“Kenapa alasannya tidak dibayarkan? Kalau alasanya kekurangan anggaran, loh, anggaran itu dibuat di dewan,” katanya.

 

Menurutnya, TPAPD itu dibahas secara resmi yang kemudian dirapatkan di DPRD.

 

“Kenapa anggarannya tidak ada. Pemerintah mengetok palu tentu anggaranya sudah ada,” katanya.

 

Ia menambahkan, ketika sudah diketok kemudian anggarannya menjadi tidak ada “memang masalahnya apa?,” ujarnya.

 

Karena dorongan itu, Habib bertekad mengikuti kontestasi di Pilkada Pangandaran dengan dengan konsep memanusiakan manusia.

 

“Artinya, menempatkan orang dalam porsinya masing-masing,” kata dia. (art).

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Guru MTs di Padaherang Pangandaran Laporkan MBG Bermasalah

4 Februari 2026 - 14:44 WIB

VIRAL! Guru Mts di Pangandaran Geger ada Ulat Belatung pada Hidangan MBG

4 Februari 2026 - 14:32 WIB

Dukung Program MBG, Petani di Ciganjeng Pangandaran Tanam Sayuran Selada

4 Februari 2026 - 13:37 WIB

Polemik Menjual BBM Eceran di Warung, Antara Kebutuhan dan Pelanggaran Aturan

3 Februari 2026 - 20:31 WIB

Antusiasme Pemuda Menguatkan Aksi Iklim Lewat RYCAM Short Video Contest 2025

3 Februari 2026 - 15:26 WIB

Trending di Bisnis