Menu

Mode Gelap
Bersama Polisi Militer, Mutiara Sunah Padaherang Bagikan Ribuan Takjil, 1.045 Al-Qur’an, dan 2.000 Nasi Box Ramadan 2026, IJTI Galuh Raya Kembali Gelar Program IJTI Berbagi, Salurkan Bansos bagi Jompo dan Anak Yatim di Ciamis dan Pangandaran Angin Kencang Terjang Padaherang, Warung Didi Ambruk dan Rugi Rp 10 Juta KUA Cimerak Pangandaran Gencarkan Edukasi Keagamaan di Bulan Ramadan 2026 Pelaksanaan Program MBG di Pangandaran Disorot, Mulai Kualitas dan Nominal Anggaran Menu Tak Sesuai Harapan saat Ramadan 2026, Menu MBG di Pangandaran Diprotes Warga

Daerah

Penyebab dan Lokasi Rawan Celaka di Pangandaran

badge-check


					Penindakan Kendaraan muatan over load Perbesar

Penindakan Kendaraan muatan over load

LENSAPRIANGAN.COM – Wilayah kabupaten Pangandaran, Jawa Barat sering terjadi kecelakaan lalu lintas. Daerah yang dikenal surga wisata alam itu memiliki jalan yang cukup terjal dan berkelok.

Insiden kecelakaan itu tidak hanya menimpa para wisatawan, akan tetapi sering terjadi kepada warga setempat.

Menurut Kanit Gakum Sat Lantas Polres Pangandaran, Ipda Dimas Aditama, salah satu penyebab kecelakaan pemotor lantaran tingkat penggunaan helm masih rendah.

 

“Sebenarnya kecelakaanya tidak terlalu patal, misal keserempet. Karena tidak memakai helm, terus kepalanya membentur aspal. Jadi menambah fatalitas kecelakaan,” kata Dimas di Lantai 2 Pos Lantas Tantya Sudhirajati Selasa, (23/7/2024).

 

Penyebab lainnya, penggunaan spion yang masih rendah. Hal tersebut kerap terjadi kepada pemotor ibu-ibu saat sedang menyebrang.

“Ada ibu-ibu mau nyebrang ke kanan. Dia tidak melihat spion lalu ketabrak dari belakang. Kejadiannya itu di Wonoharjo,” katanya.

 

Kejadian serupa juga terjadi di dibeberapa ruas jalan di wilayah kabupaten Pangandaran.

Kemudian, minimnya kepatuhan rambu-rambu lalu lintas. Hal itu sering menjadi penyebab kecelakaan, seperti di bunderan Cikembulan pass.

Padahal, fungsi bunderan tersebut untuk mengurai kendaraan. Namun banyak pengendara roda dua yang mengindahkanya.

 

“Mereka (pemotor) justru malah melawan arus. Ahirnya terjadi tabrakan. Di jalan lain pun sama. Seperti arus one way di depan pasar Pangandaran dan taman pesona,” ucapnya.

 

Senada dengan kendaraan roda empat. Roda empat menjadi dua kategori yakni, kendaraan penumpang dan kendaraan barang.

Menurut Dimas, biasanya kendaraan penumpang wisatawan belum memahami culture pengendara di Pangandaran.

 

“Contoh di Padaherang. Yang lewat dari Bandung – Jakarta ngebut, sedangkan culture pengendara di padaherang ngebut tidak menggunakan helm dan spion. Ahirnya terjadi keserempet dan lainnya,” paparnya.

Selaras di wilayah Kalipucang. Di wilayah tersebut memiliki tanjakan, turunan dan berkelok, semisal di karangnini.

 

Di wilayah tersebut kata Dimas, minim rambu-rambu dan penerangan jalan ketika di malam hari.

“Sedangkan pengendara wisatawan ngebut dan tidak tahu medan di wilayah itu,” terangnya.

 

Selanjutnya, kendaraan barang. Menurutnya, kendaraan tersebut lebih kompleks. Terlebih lagi kondisi jalan di padaherang – Cimerak sempit.

“Kendaraan dumtruk atau fuso mogok disitu. Kemudian tidak ada tanda pengaman/pengenal seperti lampu darurat (bila malam hari). Kemudian ada motor ngebut dan terjadilah nabrak mobil yang mogok itu,” jelasnya.

 

Dia menambahkan, mobil mogok di wilayah tersebut tidak langsung cepat-cepat di derek. Padahal prasarana jalan sempit.

Begitupun dengan kendaraan muatan barang yang over load, menurutnya, di wilayah tersebut sering terguling.

 

“Hal itu sangat dikhawatirkan jika muatan berlebih akan berakibat kepada pengendara lain,” pungkasnya. (art).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Hotel Grand Palma Pangandaran by Horison Hadirkan Pengalaman Menginap Nyaman

14 Maret 2026 - 19:27 WIB

Bersama Polisi Militer, Mutiara Sunah Padaherang Bagikan Ribuan Takjil, 1.045 Al-Qur’an, dan 2.000 Nasi Box

13 Maret 2026 - 13:18 WIB

Jelang Operasi Ketupat 2026, Polres Banjar Salurkan Sembako dan Perlengkapan Lalulintas

13 Maret 2026 - 13:10 WIB

Penyegaran Organisasi, Bupati Pangandaran Lantik Pejabat Eselon III

12 Maret 2026 - 23:05 WIB

Jelang Lebaran 2026, Bupati Pangandaran Siagakan Layanan Kesehatan

12 Maret 2026 - 10:51 WIB

Trending di Daerah