Menu

Mode Gelap
Ribuan Warga Meriahkan Jalan Sehat Bulan Bung Karno 2026 di Pangandaran, Edukasi Pancasila hingga Doorprize Rp 60 Juta Big Mike Fighting Series Guncang Pangandaran, Ajang Tinju Siap Lahirkan Petarung Muda  Tebar Hewan Kurban, Ratusan Kambing Dibagikan ke Sejumlah DKM di Kabupaten Pangandaran  Pangandaran Berduka, Cawabup 2024 Dikabarkan Meninggal Dunia Pemotor RX KING Asal Cilacap Nyaris Jadi Korban Pembacokan di Pangandaran, Sempat Ditangkis Saat Diserang Rakor dan Evaluasi SPPG  di Pangandaran, BGN: Jurnalis Tak Boleh Meliput

Headline

Tanah 100 Bata di Ciganjeng Pangandaran Dikuasai Kemenkeu RI, Ini Kata Kadus

badge-check


					Tanah 100 Bata di Ciganjeng Pangandaran Dikuasai Kemenkeu RI, Ini Kata Kadus Perbesar

LENSAPRIANGAN.COM – Tanah seluas 1400 meter persegi ditempati warga dan kemudian diklaim Kemenkeu, Kadus di Pangandaran Jawa Barat menduga hal itu terjadi akibat masalah utang piutang.

Kejadian ini terjadi di Dusun Pasar RT 02/01 Desa Ciganjeng, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran beberapa waktu lalu.

 

Sebanyak 7 warga yang menempati lahan itu mengaku merasa resah dan kecewa setelah mengetahui lahannya dipasang plang bertulis “Aset ini dalam pengawasan dan penguasaan Kementrian Keuangan Republik Eks PT. PPA (Persero).”

Kadus Pasar, Adang Misbah mengaku, sebelumnya sudah menerima laporan dari masyarakat dan kedatangan dari pihak terkait termasuk dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Tasikmalaya.

“Bahwa, tanah ini dalam penguasaan atau kepemilikan Kementerian Keuangan.”

“Setelah kami telusuri, ternyata tanah ini dulunya atau pemilik awal itu kemungkinan mempunyai utang piutang yang dijaminkan ke perbankan,” katanya di Ciganjeng, Senin (27/1/2024).

 

Sehingga, karena mungkin tidak lancar terkait setoran atau alasan lainnya, pada akhirnya sampai di Kementerian Keuangan RI.

“Kemarin – kemarin saya sudah upayakan negosiasi dengan pihak ahli waris. Karena kebetulan pemilik awal pak Ade Dahman sudah meninggal dunia.”

“Saya coba mediasi ke ahli waris. Namun, sampai saat ini pihak ahli waris juga masih bingung jalan keluarnya,” ungkapnya.

Karena, ahli waris juga katanya sudah beberapa kali menempuh sampai ke KPKNL Tasikmalaya dan juga ke Bandung.

“Tapi, masih mentok. Katanya nunggu lelang tapi sampai sekarang enggak ada,” kata Adang.

 

Kemudian, beberapa bulan kebelakang ada informasi dari KPKNL Tasikmalaya bahwa ada aturan baru yang mengatakan bahwa bisa diajukan pembelian oleh warga yang sudah menempati lahan itu lebih dari 20 tahun.

“Dan warga di sini kebetulan sudah 20 tahun lebih. Makanya, kemarin pihak Desa sempat memfasilitasi membantu warga terdampak untuk mengajukan surat permohonan untuk membeli tanah ini, itu sekitar 6 bulan ke belakang.”

“Cuman, sampai sekarang kami belum menerima jawaban pasti dari pihak Kementerian Keuangan,” kata Adang.

 

Jelas, hingga kini Pemerintah Desa sudah berupaya negosiasi dengan keluarga ahli waris dan termasuk sudah melayangkan surat ke Kementerian Keuangan RI.

Menurutnya, untuk jumlah yang terdampak sengketa tanah ini ada sebanyak 7 warga dengan luas lahan 1400 meter persegi.

“Di lokasi itu, bangunan warga sudah dibangun permanen. Sehingga masyarakat sendiri bingung harus melangkah ke mana dan mau minta tolong ke siapa lagi.”

“Karena, pihak Desa pun sudah berupaya untuk membantu penyelesaian ini. Tapi, sampai sekarang belum ada hasil yang pasti,” ungkapnya. [©]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ribuan Warga Meriahkan Jalan Sehat Bulan Bung Karno 2026 di Pangandaran, Edukasi Pancasila hingga Doorprize Rp 60 Juta

20 Juni 2026 - 14:24 WIB

SPPG di Pangandaran Kembali Normal, Operasional Libur Sementara Ikuti Kalender Sekolah

20 Juni 2026 - 14:11 WIB

LBH Ansor Pangandaran Desak Investigasi Tumpahan Batu Bara, Harus Ada Pemulihan dan Penegakan Hukum

19 Juni 2026 - 16:52 WIB

Resmikan Jalan Jembatan Cantilan, Ida Nurlaela Dorong Konektivitas Pangandaran–Tasikmalaya dan Akses Ekonomi Warga

16 Juni 2026 - 14:11 WIB

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Satlantas Polres Banjar Bagikan 150 Paket Sembako untuk Pengemudi Becak

15 Juni 2026 - 19:00 WIB

Trending di Daerah