Menu ✖

Mode Gelap
Lamine Coffee & Bakery Hadir di Pangandaran, Tawarkan 50 Menu dan Konsep Kuliner Terpadu Cerita Sarkam, Tukang Bangunan Asal Pangandaran yang Tergiur Gaji Tinggi, Pulang dari Batam Tanpa Hasil JPKP Dorong BBWS Citanduy Segera Tangani Banjir yang Rendam 700 Hektare Sawah di Pangandaran ASN Kemensos di Kabupaten Pangandaran Dorong Digitalisasi Bansos Lewat Agen Perlinsos Razia Gabungan Pajak Kendaraan di Pangandaran Musim Kemarau Jadi Berkah, Pengrajin Layangan Sawangan di Pangandaran Kebanjiran Order

Daerah

Kadinkes Pangandaran: Posyandu ILP Minimal Satu per-wilayah Kerja Puskesmas 

badge-check


					Kepala Dinas kesehatan kabupaten Pangandaran, Yadi Sukmayadi Perbesar

Kepala Dinas kesehatan kabupaten Pangandaran, Yadi Sukmayadi

LENSAPRIANGAN.COM – Kepala Dinas kesehatan kabupaten Pangandaran, Yadi Sukmayadi menargetkan pos pelayanan terpadu Terintegrasi Layanan Primer (Posyandu ILP) minimal satu perwilayah kerja puskesmas.

 

“ILP itu kan integrasi layanan primer. Jadi, layanan tersebut memang sekarang harus ada di tingkat bawah, diantaranya posyandu,” kata Yadi saat dihubungi melalui telepon Selasa, (14/5/2024).

 

“Nah, sekarang itu minimal di satu wilayah kerja puskesmas minimal ada satu Posyandu ILP”, Yadi menambahkan.

 

Untuk kedepanya, pihaknya sudah mengintruksikan kepada seluruh Puskesmas di kabupaten Pangandaran agar segera louncing program nasional tersebut.

“Teman-teman puskesmas merespon dengan baik. Dan yang akan segera louncing di bulan depan wilayah kerja puskesmas Pangandaran,” katanya.

Ia mengatakan, Posyandu ILP harus dibentuk di seluruh Kabupaten Pangandaran. Sebab, melayani dari semua usia.

 

Terlebih, di dalam posyandu ILP ada 5 kegiatan. Termasuk didalamnya terdapat kegiatan validasi data hasil pelayanan.

Menurutnya, program tersebut sangat efektif. Bagaimana tidak, dengan adanya posyandu ILP masyarakat bisa mengetahui riwayat penyakit sejak dini.

 

“kalau diketahui sejak dini kan, nanti pelayanannya semakin efektif,” kata dia.

 

Meski demikian, ia mengaku di Kabupaten Pangandaran ada keterbatasan di bidang SDM.

“karena pelayanan kesehatannya jadi semakin banyak, jadi, sasarannya semakin banyak. Bukan hanya anak balita dan ibu hamil saja. Tapi semua usia,” ungkapnya.

Namun, pihaknya akan terus mendorong posyandu ILP segera louncing di seluruh Puskesmas.

 

“Ketika ada yang sudah louncing itu bagus sekali. Untuk mendorong puskesmas yang lainnya segera louncing,” ucap Yadi.

Terkait dengan jadwal pelayananya, ia mengatakan, itu tekhnis di internal puskesmas yang mengaturnya.

“ya minimal sebulan sekali. Tapi nanti liat situasi. Kalau memang pihak puskesmas bisa mengatur lebih efektif lagi. Itu lebih bagus,” pungkasnya.

 

Sebelumnya, Posyandu dengan Konsep Puskesmas Terintegrasi Layanan Primer (ILP) Pasirgelis Padaherang merupakan posyandu satu-satunya di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.

Menurut Kepala UPTD Puskesmas Padaherang, Suryati mengatakan, Posyandu tersebut dapat melayani semua usia yakni dari 0 – lansia. Senin, (14/5/2024).

“biasanya posyandu balita kan hanya melayani balita saja, begitu juga dengan posyandu lainya seperti posyandu remaja melayani remaja saja dan posyandu lansia untuk lansia saja,” ungkapnya. (art).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tak Hanya Bangun Infrastruktur, Satgas TMMD ke-130 Kodim Pangandaran Pererat Kebersamaan Lewat Makan Bersama Warga

5 November 2026 - 12:46 WIB

Brigjen TNI Raja Beni Arifin Tinjau Langsung Progres TMMD ke-130 di Pangandaran

4 November 2026 - 19:12 WIB

Puluhan Tahun Tinggal di Rumah Reyot, Maspuah di Langkaplancar Pangandaran Kini Miliki Rumah Permanen 

4 November 2026 - 16:42 WIB

Solar Subsidi Bersubsidi Diduga untuk Alat Berat di Pangandaran, Pengawasan Jangan Tutup Mata

2 November 2026 - 16:04 WIB

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0625/Pangandaran Perkuat Pondasi Rutilahu Milik Siti di Desa Mekarwangi

2 November 2026 - 13:58 WIB

Trending di Daerah