Menu

Mode Gelap
JPKP Dorong BBWS Citanduy Segera Tangani Banjir yang Rendam 700 Hektare Sawah di Pangandaran ASN Kemensos di Kabupaten Pangandaran Dorong Digitalisasi Bansos Lewat Agen Perlinsos Razia Gabungan Pajak Kendaraan di Pangandaran Musim Kemarau Jadi Berkah, Pengrajin Layangan Sawangan di Pangandaran Kebanjiran Order Festival & Expo KKN Berakhir, 30 Desa di Pangandaran-Tasikmalaya Pamer Karya Seni dan UMKM Diduga Akibat Faktor Ekonomi, Ibu Muda di Pangandaran Dipukul Suami Pakai Palu

Daerah

Kadinkes Pangandaran: Posyandu ILP Minimal Satu per-wilayah Kerja Puskesmas 

badge-check


					Kepala Dinas kesehatan kabupaten Pangandaran, Yadi Sukmayadi Perbesar

Kepala Dinas kesehatan kabupaten Pangandaran, Yadi Sukmayadi

LENSAPRIANGAN.COM – Kepala Dinas kesehatan kabupaten Pangandaran, Yadi Sukmayadi menargetkan pos pelayanan terpadu Terintegrasi Layanan Primer (Posyandu ILP) minimal satu perwilayah kerja puskesmas.

 

“ILP itu kan integrasi layanan primer. Jadi, layanan tersebut memang sekarang harus ada di tingkat bawah, diantaranya posyandu,” kata Yadi saat dihubungi melalui telepon Selasa, (14/5/2024).

 

“Nah, sekarang itu minimal di satu wilayah kerja puskesmas minimal ada satu Posyandu ILP”, Yadi menambahkan.

 

Untuk kedepanya, pihaknya sudah mengintruksikan kepada seluruh Puskesmas di kabupaten Pangandaran agar segera louncing program nasional tersebut.

“Teman-teman puskesmas merespon dengan baik. Dan yang akan segera louncing di bulan depan wilayah kerja puskesmas Pangandaran,” katanya.

Ia mengatakan, Posyandu ILP harus dibentuk di seluruh Kabupaten Pangandaran. Sebab, melayani dari semua usia.

 

Terlebih, di dalam posyandu ILP ada 5 kegiatan. Termasuk didalamnya terdapat kegiatan validasi data hasil pelayanan.

Menurutnya, program tersebut sangat efektif. Bagaimana tidak, dengan adanya posyandu ILP masyarakat bisa mengetahui riwayat penyakit sejak dini.

 

“kalau diketahui sejak dini kan, nanti pelayanannya semakin efektif,” kata dia.

 

Meski demikian, ia mengaku di Kabupaten Pangandaran ada keterbatasan di bidang SDM.

“karena pelayanan kesehatannya jadi semakin banyak, jadi, sasarannya semakin banyak. Bukan hanya anak balita dan ibu hamil saja. Tapi semua usia,” ungkapnya.

Namun, pihaknya akan terus mendorong posyandu ILP segera louncing di seluruh Puskesmas.

 

“Ketika ada yang sudah louncing itu bagus sekali. Untuk mendorong puskesmas yang lainnya segera louncing,” ucap Yadi.

Terkait dengan jadwal pelayananya, ia mengatakan, itu tekhnis di internal puskesmas yang mengaturnya.

“ya minimal sebulan sekali. Tapi nanti liat situasi. Kalau memang pihak puskesmas bisa mengatur lebih efektif lagi. Itu lebih bagus,” pungkasnya.

 

Sebelumnya, Posyandu dengan Konsep Puskesmas Terintegrasi Layanan Primer (ILP) Pasirgelis Padaherang merupakan posyandu satu-satunya di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.

Menurut Kepala UPTD Puskesmas Padaherang, Suryati mengatakan, Posyandu tersebut dapat melayani semua usia yakni dari 0 – lansia. Senin, (14/5/2024).

“biasanya posyandu balita kan hanya melayani balita saja, begitu juga dengan posyandu lainya seperti posyandu remaja melayani remaja saja dan posyandu lansia untuk lansia saja,” ungkapnya. (art).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Doa dan Lilin di Pantai Pangandaran, Solidaritas Jurnalis untuk Lima Rekan yang Hilang di Anak Krakatau

21 September 2026 - 10:22 WIB

Pemdes Limusgede Gelar Pendidikan Jurnalistik, Tingkatkan SDM Perangkat dan Lembaga 

19 September 2026 - 15:34 WIB

Harhubnas 2026 di Nusawiru, Pemkot Banjar Dorong Transportasi yang Mudahkan Mobilitas Warga

19 September 2026 - 15:12 WIB

JPKP Dorong BBWS Citanduy Segera Tangani Banjir yang Rendam 700 Hektare Sawah di Pangandaran

19 September 2026 - 10:55 WIB

ASN Kemensos di Kabupaten Pangandaran Dorong Digitalisasi Bansos Lewat Agen Perlinsos

17 September 2026 - 18:39 WIB

Trending di Daerah