Menu

Mode Gelap
Cegah Anak Kecanduan Gadget Saat Liburan, Yayasan Dangiang Galuh Pajajaran Luncurkan Program ULAS di Langkaplancar Warga Sekitar SPPG Pananjung Dua Pangandaran, Keluhkan Pola Pengadaan Bahan Baku MBG Ribuan Warga Meriahkan Jalan Sehat Bulan Bung Karno 2026 di Pangandaran, Edukasi Pancasila hingga Doorprize Rp 60 Juta Big Mike Fighting Series Guncang Pangandaran, Ajang Tinju Siap Lahirkan Petarung Muda  Tebar Hewan Kurban, Ratusan Kambing Dibagikan ke Sejumlah DKM di Kabupaten Pangandaran  Pangandaran Berduka, Cawabup 2024 Dikabarkan Meninggal Dunia

Daerah

Wisatawan Ke Pangandaran Akan Dijemput Pakai Damri

badge-check


					Bus Damri by web Perbesar

Bus Damri by web

Pangandaran, LENSAPRIANGAN.COM – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) kabupaten Pangandaran Jawa Barat menyebut dalam waktu dekat ini akan ada shuttle Damri dari stasiun Banjar ke Pangandaran.

Hal itu untuk memudahkan para pengunjung atau wisatawan dari luar kota yang ingin berkunjung ke Pangandaran.

“Rencananya bulan depan. Tapi nanti dikaji dulu dengan PT KAI – Damri dan Pemda,” kata Sekretaris Bappeda Pangandaran, Asep Suhendar melalui pesan WhatsApp Kamis, (12/9/2024) malam.

Untuk tiketnya, Asep mengatakan sudah langsung dari KAI Access. Artinya penumpang bisa membeli tiket langsung Gambir – Pangandaran begitupun sebaliknya.

 

Nantinya, para penumpang menyambung menggunakan bis Damri dari stasiun Banjar ke Pangandaran. Namun, masalah tarif belum diketahui.

Sementara, untuk jadwal pemberangkatan kata dia, akan di sesuaikan dengan jadwal Kereta Api (KA) Pangandaran.

 

“Tarifnya belum dihitung. Tapi untuk bus stop di Pangandaran sudah disediakan satu ruko di Grand Carita dekat KFC,” terangnya.

 

Kata Asep, Rencana Shuttle KA Pangandaran sudah dilakukan rapat bersama. Menurutnya, hanya tinggal survei. “Rencana (survei) Selasa depan,” ujarnya.

Dengan demikian, ia berharap permasalahan – permasalahan di Pangandaran terkait wisata bisa teratasi, salah satunya masalah aksesibilitas.

Sebab ia menilai, Okupansi hotel di hari kerja rendah karena rendahnya aksesibilitas.

 

Maka dari itu, Shuttle Damri difokuskan untuk meningkatkan aksesibilitas unsur wisata 4A. Yaitu, Attraction (Daya Tarik), Amenity (Fasilitas), Accessibility (Aksesibilitas) dan Anciliary (Lembaga pelayanan)

 

“Saya berharap bisa meningkatkan pariwisata, okupansi hotel dan kesejahteraan masyarakat. Kemudian PAD bisa meningkat dan masa tinggal wisatawan juga meningkat,” ungkapnya. (art).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Grand Palma Pangandaran Rayakan HUT ke-3, Perkuat Konsep Syariah dan Targetkan Ekspansi

31 Juli 2026 - 21:50 WIB

Akhirnya, Tiga Anak Pemulung Asal Bekasi Dapat Perhatian Disdikpora Pangandaran, PGRI, dan BAZNAS

31 Juli 2026 - 18:01 WIB

Antara Guru dan AI: Peran Pendidik Tetap Tak Tergantikan di Era Kecerdasan Artifisial

30 Juli 2026 - 10:07 WIB

Manfaat Aplikasi Pronalin Cek, Bantu Ibu Hamil Kenali Risiko hingga Siapkan Persalinan Lebih Aman

28 Juli 2026 - 16:12 WIB

Milad ke 51, MUI Pangandaran Soroti Isu Keagamaan Sensitif, Lakukan Identifikasi dan Antisipasi Gesekan

27 Juli 2026 - 14:43 WIB

Trending di Daerah