Menu ✖

Mode Gelap
Lamine Coffee & Bakery Hadir di Pangandaran, Tawarkan 50 Menu dan Konsep Kuliner Terpadu Cerita Sarkam, Tukang Bangunan Asal Pangandaran yang Tergiur Gaji Tinggi, Pulang dari Batam Tanpa Hasil JPKP Dorong BBWS Citanduy Segera Tangani Banjir yang Rendam 700 Hektare Sawah di Pangandaran ASN Kemensos di Kabupaten Pangandaran Dorong Digitalisasi Bansos Lewat Agen Perlinsos Razia Gabungan Pajak Kendaraan di Pangandaran Musim Kemarau Jadi Berkah, Pengrajin Layangan Sawangan di Pangandaran Kebanjiran Order

Bisnis

Hari Tani, Ida Nurlaela Sambangi Kelompok Tani di Ciganjeng Pangandaran, Petani adalah Ruh Bangsa

badge-check


					Hari Tani, Ida Nurlaela Sambangi Kelompok Tani di Ciganjeng Pangandaran, Petani adalah Ruh Bangsa Perbesar

LENSAPRIANGAN.COM – Dalam rangka memperingati Hari Tani Nasional, Anggota Komisi VI DPR RI Hj. Ida Nurlaela Wiradinata melakukan kunjungan kerja ke Kelompok Tani Mekar Bayu yang berada di Desa Ciganjeng, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, Rabu (15/10/2025).

Dalam kunjungan tersebut, Hj. Ida menyampaikan harapannya agar arah kebijakan politik dan anggaran negara lebih berpihak kepada petani.

Menurutnya, pertanian bukan sekadar sektor ekonomi, tetapi menyangkut hak dasar manusia yang berkaitan langsung dengan ketahanan pangan nasional.

“Jika sebuah negara kekurangan pangan, maka akan timbul persoalan besar, bahkan bisa mengarah pada bencana kelaparan.”

“Pangandaran ini punya potensi alam luar biasa, dan sudah seharusnya anggaran negara dialokasikan lebih banyak untuk mendukung kebijakan pertanian,” ujar Ida.

Ia menegaskan bahwa petani merupakan tulang punggung bangsa sejak dahulu, dan tetap menjadi kekuatan utama dalam pembangunan nasional, terutama dalam bidang ketahanan pangan.

Ida pun menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi dan pengembangan agroindustri sebagai solusi dalam menghadapi tantangan zaman.

“Sekarang kita hidup di era digital. Petani harus didorong untuk melek teknologi dan terlibat dalam agroindustri. Dengan begitu, hasil pertanian bisa meningkat, dan nilai tambahnya pun lebih besar,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Ida juga menyampaikan dukungannya terhadap program sertifikasi pangan untuk menjamin kualitas produk pertanian.

Ia mendorong para petani untuk tidak lelah dalam berjuang menghasilkan pangan yang berkualitas bagi bangsa.

Namun demikian, Ia juga menyoroti kekhawatiran terkait semakin berkurangnya jumlah petani muda. Banyak petani saat ini yang sudah berusia lanjut dan minim regenerasi.

“Petani kita hampir punah. Banyak yang sudah tua, dan generasi mudanya enggan melanjutkan.”

“Padahal, bertani bukan pekerjaan yang melelahkan jika dilakukan dengan cara yang modern. Justru ini adalah sumber kehidupan, terutama di daerah,” ungkap Ida.

Ida berharap ke depan lebih banyak anak muda tertarik untuk menekuni dunia pertanian, khususnya di tengah kemajuan teknologi yang dapat membantu mereka dalam meningkatkan efisiensi dan produktivitas.

“Dengan semangat dan dukungan yang tepat, para petani muda bisa menjadi ujung tombak penguatan pangan Indonesia,” ungkapnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Renovasi Dapur Tak Dikerjakan, Warga Padaherang Pangandaran Mengaku Rugi Rp 10 Juta

25 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Momen Puncak Milangkala ke-14 Pangandaran Sepi, Banyak Anggota DPRD Absen

25 Oktober 2026 - 12:51 WIB

Pakai Bus Dishub, Rombongan Bupati Pangandaran Silaturahmi ke Tokoh Presidium Dalam Milangkala ke14

20 Oktober 2026 - 13:36 WIB

Polres Pangandaran Perkuat Karakter Siswa Lewat Program Polisi Peduli Pendidikan

19 Oktober 2026 - 18:28 WIB

Bazar UMKM Rumah BUMN Pangandaran Jadi Ajang Promosi Produk Lokal

19 Oktober 2026 - 15:35 WIB

Trending di Bisnis