Menu

Mode Gelap
Bersama Polisi Militer, Mutiara Sunah Padaherang Bagikan Ribuan Takjil, 1.045 Al-Qur’an, dan 2.000 Nasi Box Ramadan 2026, IJTI Galuh Raya Kembali Gelar Program IJTI Berbagi, Salurkan Bansos bagi Jompo dan Anak Yatim di Ciamis dan Pangandaran Angin Kencang Terjang Padaherang, Warung Didi Ambruk dan Rugi Rp 10 Juta KUA Cimerak Pangandaran Gencarkan Edukasi Keagamaan di Bulan Ramadan 2026 Pelaksanaan Program MBG di Pangandaran Disorot, Mulai Kualitas dan Nominal Anggaran Menu Tak Sesuai Harapan saat Ramadan 2026, Menu MBG di Pangandaran Diprotes Warga

Daerah

Luapan Sungai Citanduy, Dua Kecamatan di Pangandaran Terendam Banjir

badge-check


					Luapan Sungai Citanduy, Dua Kecamatan di Pangandaran Terendam Banjir Perbesar

LENSAPRIANGAN.COM – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Pangandaran dan sekitarnya dalam beberapa hari terakhir menyebabkan Sungai Citanduy meluap.

Akibatnya, ratusan rumah di sejumlah desa di Kabupaten Pangandaran terendam banjir, Selasa (11/11/2025).

Banjir melanda sejumlah desa, di antaranya Desa Sukanegara dan Desa Ciganjeng di Kecamatan Padaherang, serta Desa Pamotan dan Desa Kalipucang di Kecamatan Kalipucang.

Air dengan ketinggian mencapai sekitar satu meter merendam permukiman warga, terutama di wilayah Desa Sukanegara.

Ketua Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Pangandaran, Nana Suryana, mengatakan banjir terjadi di dua kecamatan yakni Padaherang dan Kalipucang.

“Di Pamotan Kalipucang laporan sementara ada sekitar 115 rumah yang terdampak. Di Sukanegara Padaherang ada 23 kepala keluarga (KK), dan di Desa Kalipucang terdapat tiga dusun yang terendam banjir,” jelasnya.

Menurutnya, sebagian warga di Desa Sukanegara yang tinggal dekat tanggul Sungai Citanduy terpaksa mengungsi karena ketinggian air sudah berbahaya.

“Ada dua KK yang sudah mengungsi. Warga lainnya masih bertahan karena sudah terbiasa dengan kondisi banjir, padahal air sudah setinggi sekitar satu meter,” ungkap Nana.

Banjir itu juga mengganggu aktivitas sehari-hari warga.

Hingga kini, relawan Tagana bersama pihak terkait masih melakukan pemantauan dan asesmen di sejumlah lokasi terdampak.

“Kami terus memantau perkembangan kondisi di lapangan,” tegasnya.

Selain di Pangandaran, intensitas hujan tinggi juga terjadi di Kabupaten Ciamis, Kota Banjar, dan Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah yang memperparah debit air Sungai Citanduy.

“Karena kita berada di hilir sungai, otomatis terdampak luapan sungai Citanduy,” ungkap Nana. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Hotel Grand Palma Pangandaran by Horison Hadirkan Pengalaman Menginap Nyaman

14 Maret 2026 - 19:27 WIB

Bersama Polisi Militer, Mutiara Sunah Padaherang Bagikan Ribuan Takjil, 1.045 Al-Qur’an, dan 2.000 Nasi Box

13 Maret 2026 - 13:18 WIB

Jelang Operasi Ketupat 2026, Polres Banjar Salurkan Sembako dan Perlengkapan Lalulintas

13 Maret 2026 - 13:10 WIB

Penyegaran Organisasi, Bupati Pangandaran Lantik Pejabat Eselon III

12 Maret 2026 - 23:05 WIB

Jelang Lebaran 2026, Bupati Pangandaran Siagakan Layanan Kesehatan

12 Maret 2026 - 10:51 WIB

Trending di Daerah