Menu

Mode Gelap
Big Mike Fighting Series Guncang Pangandaran, Ajang Tinju Siap Lahirkan Petarung Muda  Tebar Hewan Kurban, Ratusan Kambing Dibagikan ke Sejumlah DKM di Kabupaten Pangandaran  Pangandaran Berduka, Cawabup 2024 Dikabarkan Meninggal Dunia Pemotor RX KING Asal Cilacap Nyaris Jadi Korban Pembacokan di Pangandaran, Sempat Ditangkis Saat Diserang Rakor dan Evaluasi SPPG  di Pangandaran, BGN: Jurnalis Tak Boleh Meliput BUMDes Masawah Soroti Krisis Sampah di Pantai Madasari, Desak Pemkab Pangandaran Bertindak Tegas

Daerah

Luapan Sungai Citanduy, Dua Kecamatan di Pangandaran Terendam Banjir

badge-check


					Luapan Sungai Citanduy, Dua Kecamatan di Pangandaran Terendam Banjir Perbesar

LENSAPRIANGAN.COM – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Pangandaran dan sekitarnya dalam beberapa hari terakhir menyebabkan Sungai Citanduy meluap.

Akibatnya, ratusan rumah di sejumlah desa di Kabupaten Pangandaran terendam banjir, Selasa (11/11/2025).

Banjir melanda sejumlah desa, di antaranya Desa Sukanegara dan Desa Ciganjeng di Kecamatan Padaherang, serta Desa Pamotan dan Desa Kalipucang di Kecamatan Kalipucang.

Air dengan ketinggian mencapai sekitar satu meter merendam permukiman warga, terutama di wilayah Desa Sukanegara.

Ketua Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Pangandaran, Nana Suryana, mengatakan banjir terjadi di dua kecamatan yakni Padaherang dan Kalipucang.

“Di Pamotan Kalipucang laporan sementara ada sekitar 115 rumah yang terdampak. Di Sukanegara Padaherang ada 23 kepala keluarga (KK), dan di Desa Kalipucang terdapat tiga dusun yang terendam banjir,” jelasnya.

Menurutnya, sebagian warga di Desa Sukanegara yang tinggal dekat tanggul Sungai Citanduy terpaksa mengungsi karena ketinggian air sudah berbahaya.

“Ada dua KK yang sudah mengungsi. Warga lainnya masih bertahan karena sudah terbiasa dengan kondisi banjir, padahal air sudah setinggi sekitar satu meter,” ungkap Nana.

Banjir itu juga mengganggu aktivitas sehari-hari warga.

Hingga kini, relawan Tagana bersama pihak terkait masih melakukan pemantauan dan asesmen di sejumlah lokasi terdampak.

“Kami terus memantau perkembangan kondisi di lapangan,” tegasnya.

Selain di Pangandaran, intensitas hujan tinggi juga terjadi di Kabupaten Ciamis, Kota Banjar, dan Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah yang memperparah debit air Sungai Citanduy.

“Karena kita berada di hilir sungai, otomatis terdampak luapan sungai Citanduy,” ungkap Nana. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Rekomendasi Menikmati Sunset dan Sunrise di Pangandaran

13 Juni 2026 - 13:03 WIB

Mahasiswa S2 UBHI dan Puskesmas Kalipucang Gelar GEMAR SANSET di PSM, Sasar 700 Santri Lewat Edukasi dan CKG

11 Juni 2026 - 19:44 WIB

Sambut Hari Bhayangkara ke 80, Polres Pangandaran Dorong Lomba Ketahanan Pangan

9 Juni 2026 - 19:25 WIB

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Pangandaran Soroti TPP ASN dan Gaji PPPK Paruh Waktu di Puskesmas – RSUD

7 Juni 2026 - 08:21 WIB

Hari Lansia Nasional 2026, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh Digelar di Kalipucang Pangandaran

5 Juni 2026 - 19:34 WIB

Trending di Daerah