Menu ✖

Mode Gelap
Lamine Coffee & Bakery Hadir di Pangandaran, Tawarkan 50 Menu dan Konsep Kuliner Terpadu Cerita Sarkam, Tukang Bangunan Asal Pangandaran yang Tergiur Gaji Tinggi, Pulang dari Batam Tanpa Hasil JPKP Dorong BBWS Citanduy Segera Tangani Banjir yang Rendam 700 Hektare Sawah di Pangandaran ASN Kemensos di Kabupaten Pangandaran Dorong Digitalisasi Bansos Lewat Agen Perlinsos Razia Gabungan Pajak Kendaraan di Pangandaran Musim Kemarau Jadi Berkah, Pengrajin Layangan Sawangan di Pangandaran Kebanjiran Order

Daerah

Siswa MTs Al Khoeriyah Pangandaran Belajar Diemperan Akibat Kebakaran 

badge-check


					Penampakan pasca kebakaran Perbesar

Penampakan pasca kebakaran

Pangandaran, LENSAPRIANGAN.COM – Pasca kebakaran akibat konsleting listrik pada bulan lalu, bangunan sekolah MTs Al Khoeriyah Sidamulih belum diperbaiki lantaran tidak punya biaya.

Sekolah tersebut berlokasi di Dusun Gembor Desa Cikembulan Kecamatan Sidamulih kabupaten Pangandaran Jawa Barat (Jabar).

 

Menurut Kepala Sekolah Farhan Mausul Alawi, si jago merah melahap atap bangunan. Akibatnya kondisi atap rusak dan sebagian atap ambruk.

 

Untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan, terpaksa kegiatan belajar mengajar (KBM) kelas IX di pindahkan di area luar masjid.

 

“Pelajar kelas IX belajarnya di emperan masjid,” kata kepsek kepada FOKUSJabar.id Rabu, (21/8/2024).

 

Sementara untuk perbaikan bangunan, Farhan membutuhkan biaya sekitar Rp 150 juta. Ia mengaku saat ini baru mengumpulkan sebesar Rp 13 juta lebih dari berbagai donatur.

 

Diantaranya, dari Baznas provinsi sebesar Rp 7,5 juta, Baznas kabupaten Pangandaran Rp 2,4 juta , LazisNU provinsi Rp 2 juta dan LP Ma’arif Rp 2 juta.

 

“Tapi anggaran itu belum bisa digunakan. Karena belum mencukupi,” ujarnya.

 

Ia berharap ada bantuan dari dinas terkait, terlebih dari dinas BPBD kabupaten Pangandaran supaya bangunan tersebut bisa segera diperbaiki.

 

“Saya berharap ada uluran tangan dari para dermawan terutama dinas kementerian agama (Kemenag) dan BPBD. Karena ini kan bencana,” harapnya.

 

Untuk informasi, Siswa-siswi di MTs Al Khoeriyah Sidamulih sebanyak 104 dari 4 rombongan belajar (Rombel). Kelas VII 1 rombel, kelas VIII 2 rombel dan kelas IX 1 rombel. (art).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tak Hanya Bangun Infrastruktur, Satgas TMMD ke-130 Kodim Pangandaran Pererat Kebersamaan Lewat Makan Bersama Warga

5 November 2026 - 12:46 WIB

Brigjen TNI Raja Beni Arifin Tinjau Langsung Progres TMMD ke-130 di Pangandaran

4 November 2026 - 19:12 WIB

Puluhan Tahun Tinggal di Rumah Reyot, Maspuah di Langkaplancar Pangandaran Kini Miliki Rumah Permanen 

4 November 2026 - 16:42 WIB

Solar Subsidi Bersubsidi Diduga untuk Alat Berat di Pangandaran, Pengawasan Jangan Tutup Mata

2 November 2026 - 16:04 WIB

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0625/Pangandaran Perkuat Pondasi Rutilahu Milik Siti di Desa Mekarwangi

2 November 2026 - 13:58 WIB

Trending di Daerah