Menu

Mode Gelap
Bersama Polisi Militer, Mutiara Sunah Padaherang Bagikan Ribuan Takjil, 1.045 Al-Qur’an, dan 2.000 Nasi Box Ramadan 2026, IJTI Galuh Raya Kembali Gelar Program IJTI Berbagi, Salurkan Bansos bagi Jompo dan Anak Yatim di Ciamis dan Pangandaran Angin Kencang Terjang Padaherang, Warung Didi Ambruk dan Rugi Rp 10 Juta KUA Cimerak Pangandaran Gencarkan Edukasi Keagamaan di Bulan Ramadan 2026 Pelaksanaan Program MBG di Pangandaran Disorot, Mulai Kualitas dan Nominal Anggaran Menu Tak Sesuai Harapan saat Ramadan 2026, Menu MBG di Pangandaran Diprotes Warga

Daerah

Pilkada Pangandaran, Bawaslu sebut 2 Pasang Calon Rawan Konflik 

badge-check


					Ketua Bawaslu Kabupaten Pangandaran, Iwan Yudiawan Perbesar

Ketua Bawaslu Kabupaten Pangandaran, Iwan Yudiawan

LENSAPRIANGAN.COM – Bawaslu Kabupaten Pangandaran menyebut, sangat rawan konflik bila kontestasi Pilkada 2024 hanya dilakukan oleh dua pasang (head to head).

“Ya, tentunya sangat rawan, seperti Pilkada tahun 2020 lalu. Itu menjadi salah satu contoh,” kata ketua Bawaslu, Iwan Yudiawan kepada sejumlah wartawan, Jumat (7/6/2024)

 

Namun apapun itu, pihaknya melakukan antisipasi atau langkah-langkah preventif untuk mencegah hal tersebut bisa terjadi.

 

Meski 2 pasang calon kata dia, bukan tidak mungkin kesejukan bisa terjadi. Menurutnya, kembali lagi ke diri kita masing-masing.

 

“Termasuk awak media bisa menjaga dalam proses pemberitanya, tidak ada unsur-unsur provokatif atau unsur lainya, dan bisa menjaga kesejukan proses pilkada 2024 ini,” katanya.

 

Iwan menjelaskan, wilayah rawan konflik terletak di daerah padaherang. Hal tersebut berdasarkan pengalaman Pilkada tahun lalu.

 

Sebab, di wilayah tersebut indikatornya ada elit politik dan Secara Geografisnya wilayah padaherang sangat luas.

 

Bahkan, Daftar Pemilih Tetap (DPT) nya terbanyak dibanding wilayah lain. Selain itu juga, perbatasan ke Ciamis dan perbatasan lainya.

 

“Itu menjadi salah satu fokus pengawasan kami,” kata dia.

 

Upaya Bawaslu menekan kerawanan konflik dengan cara pemetaan di seluruh jajaran Bawaslu hingga ke tingkat desa.

 

“Kami sudah intruksikan melakukan pemetaan potensi kerawanan di masing-masing desa, habis itu ke kecamatan terus ke kabupaten,” katanya.

 

Iwan mengatakan, pekan depan pihaknya sudah bisa menganalisa potensi-potensi kerawanan yang terdapat di Kabupaten Pangandaran. (art).

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sedih! Mau Lebaran, Sepeda Motor Milik Paijan di Pangandaran Diambil Orang

18 Maret 2026 - 15:46 WIB

Coko Run 100 Meter Meriahkan Malam di Banjar, Polres Dorong Energi Positif Generasi Muda

18 Maret 2026 - 11:39 WIB

Kapolres Cek Pospam Operasi Ketupat Lodaya 2026, di Jalur Wisata Pangandaran

17 Maret 2026 - 14:11 WIB

Antisipasi Lonjakan Wisatawan Lebaran 2026, Pemkab Pangandaran Siapkan 12 Shuttle Gratis 

17 Maret 2026 - 13:49 WIB

Ram Cek Jelang Lebaran, Petugas Gabungan Periksa Bus Umum di Terminal Pangandaran

16 Maret 2026 - 21:22 WIB

Trending di Daerah